Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Nyonya, Tuan Presdir Jatuh Cinta Lagi Padamu!

Nyonya, Tuan Presdir Jatuh Cinta Lagi Padamu!

Ia menggigit bibir dalam diam, tak ingin rahasianya terbongkar. Dalam hati, Jeandra menjerit. Beraninya manusia arogan itu mengatai dirinya kekanak-kanakan, padahal Kenan duluan yang menghina lukisannya. Dengan nada penuh tuntutan, Kenan menambahkan. “Hubungi pelukis itu sekarang, dan pastikan lukisannya yang berjudul ‘Senandung Senja’, bisa diantar hari ini ke kantor. Jika kamu gagal mendapatkan lukisan itu, berarti tugas yang lebih besar tidak akan sanggup kamu lakukan.”
10115.9K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 2.7K fois en tant que lirik lagu melukis senja
Afficher les avis (10)
Read
+Librairie
Risca Amelia
Halo, Kakak cantik dan ganteng. Author punya novel baru. Jangan lupa mampir ya. Judulnya : Membalas Mantan : Cinta Sejatiku Datang Setelah Kematian. Ditunggu komen, ulasan, dan votenya. Terima kasih. Saranghaeyo
Rahman Nita
baca dr kisah suri-romeo, sekarang lanjut ke story nya kembar jevan & jea... Jevan bakal bucin nih sm serin, kyk papanya yg bucin ke mamanya haha. up nya tiap hari brpa bab sih kak? & up jam brpa aja?
Lire tous les avis
Setelah Aku Pergi

Setelah Aku Pergi

Aileen menarik napas pelan sebelum menjawab, “Melukis selalu jadi bagian dari diri saya. Tapi ada masa di mana saya... menjauh dari banyak hal. Sekarang, ketika hidup saya berubah, saya ingin kembali pada sesuatu yang membuat saya merasa hidup.” Nanda mengangguk pelan. “Jawaban yang jujur,” ucapnya singkat, lalu kembali membuka halaman lain. Ia menunjuk salah satu lukisan berjudul Senja Terluka. “Lukisan ini... sangat ekspresif. Apakah ini berdasarkan pengalaman pribadi?”
1.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 70 fois en tant que lirik lagu melukis senja
Read
+Librairie
LANGIT penuh MELODY

LANGIT penuh MELODY

Senja menangis, dan Melody memberikan asi pertama untuk sang Putra lalu diikuti oleh Jingga yang menangis secara bersamaan. “Senja tampan seperti kamu,” kata Melody menatap Senja yang kini kembali terlelap setelah menyusu. “Jingga pun cantik seperti dirimu,” balas Langit yang saat ini menggendong Jingga. Langit dan Melody berbahagia dengan kehadiran Senja dan Jingga dalam hidup mereka, lelaki itu bersyukur karena dipertemukan dengan wanita yang tepat dan mampu mengisi kekosongan hati Langit.
102.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 52 fois en tant que lirik lagu melukis senja
Read
+Librairie
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Dia tetap menungguku di samping tempat tidur seperti biasanya, lalu berkata datar, "Kalau balas dendam ini bisa bikin kamu senang dan lega, aku nggak keberatan kalau harus hancur dan dipermalukan." Sambil bicara, dia menata beberapa kotak makan dengan rapi di hadapanku lalu mengambil sendok untuk menyuapiku. "Makan sedikit ya, kalau nggak makan mana mungkin tubuhmu bisa sehat?" Aku menggelengkan kepala pelan dan berkata dengan nada serius, "Kamu tanda tangani saja surat cerainya, biarin aku pergi dengan tenang." "Aku juga sudah nggak mau benci kamu lagi, nggak ada gunanya. Biarin semuanya berakhir dan kembali menjadi debu."
12.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 271 fois en tant que lirik lagu melukis senja
Read
+Librairie
Dokter Sakti Penguasa Dunia

Dokter Sakti Penguasa Dunia

Layar di depan ruangan menyala, menampilkan sebuah lukisan tinta hitam-putih bergaya klasik. "Lukisan ini berjudul 'Renungan di Musim Gugur'. Sang pelukis terinspirasi dari bait puisi karya Edward yang berbunyi: 'Pohon tua, ranting kering, gagak senja, rumah kecil di tepi jembatan, aliran air mengalun. Kuda berderap di jalan tua diterpa angin barat, matahari terbenam, dan hati yang merana di tanah perantauan.'" "Yang menarik, pelukisnya tidak menuliskan nama di lukisan ini. Bagaimana kalau kita coba tebak, siapa kira-kira penciptanya?"
9.51.1M VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 37.7K fois en tant que lirik lagu melukis senja
Read
+Librairie
ISTRI SIRI TENTARA  ALIM

ISTRI SIRI TENTARA ALIM

panggil Lani lembut, suaranya mencoba menenangkan. Tidak ada jawaban. Dengan hati-hati, Lani membuka pintu. Di dalam, ia melihat Senja duduk di sudut kamar, memeluk lututnya erat. Rambutnya berantakan, wajahnya sembab, sementara pandangan matanya kosong menatap foto yang tergenggam erat di tangannya. Hati Lani teriris melihat semua itu. Haruskah kukatakan yang sebenarnya pada Senja, bahwa aku ibunya agar dia tak merasa sendiri? "Mbak..." Suara Senja serak, seolah seluruh energinya telah terkuras habis. Ketika melihat Lani, ia langsung bangkit dan merangkul wanita itu erat. Tangisnya pecah dalam pelukan Lani.
1045.9K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 917 fois en tant que lirik lagu melukis senja
Read
+Librairie
DIABAIKAN MENTANG-MENTANG HANYA ANAK PANCINGAN

DIABAIKAN MENTANG-MENTANG HANYA ANAK PANCINGAN

tanyaku menatapnya. Ia tersenyum, lebih ke menahan tawa. "Lupa," katanya dengan enteng. Kemudian ia mengambil barang-barang yang diperlukan. Ada banyak lukisan di sana, sebagiannya ditutup dengan kain mungkin agar debu tak menempel. Aku berjalan menuju lukisan-lukisannya, selalu menarik perhatian untuk dilihat. Lukisan seorang anak lelaki yang berada di tengah padang rumput, dengan cat berwarna siluet senja. Anak lelaki yang menatap matahari tenggelam seperti ada harapan yang coba ia katakan pada pemilik alam.
1010.4K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 374 fois en tant que lirik lagu melukis senja
Read
+Librairie
Menikah Muda dengan Anak Rentenir

Menikah Muda dengan Anak Rentenir

“Apa kamu melupakan semua kenanganmu bersama Azwa, El?” Dia mengambil ponselnya dari dalam tas kemudian memutar sebuah lagu. “Kamu ingat lagu ini kan? Lagu yang akhir-akhir ini menjadi favorit kita atas rekomendasi Azwa.” Lagu berjudul Melukis Senja yang dinyanyikan oleh Budi Doremi mengalun indah di tengah-tengah mereka. Eliza terdiam mendengarkan lagu itu dengan seksama. Seiring lagu terputar, beberapa kenangan bersama Azwa pun ikut terbayang dalam benaknya.
104.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 121 fois en tant que lirik lagu melukis senja
Read
+Librairie
Kemarau Di Ujung Senja

Kemarau Di Ujung Senja

"Gak popo, Lif. Lain kali ketemu lagi." "Nggih.." *** Neng Lia Secercah impian kian mengena. Seberkas kesempurnan mulai tercipta Bukan hanya sekedar fatamorgana Namun kegemilangan yang kan jadi nyata Di sini … Di lubuk hati ini Kamu kan tumbuh dengan keindahan tak terperi Membawa kesejukan yang membuat lupa diri Dan kan menepi Jika tak disayangi Kurang dicintai
102.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 45 fois en tant que lirik lagu melukis senja
Read
+Librairie
Sepuluh Senja Terakhir Asa

Sepuluh Senja Terakhir Asa

Regan melingkarkan tangannya ke pinggang Sei. "Tergantung dulu waktu senja aku lagi sama siapa. Kalo sama kamu ya ga buang-buang waktu. Kalo sama yang lain liatin senja kaya gini ya buang-buang waktu aku." Jelas Regan panjang. Sei tersenyum pahit, cewek cantik itu menyampirkan rambutnya ke telinga. "Kalo suatu saat kamu lihat senja bukan sama aku, gimana?" Sei memeluk lengan Regan.
101.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 43 fois en tant que lirik lagu melukis senja
Read
+Librairie
Dernier
1
...
34567
...
10
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status