Bayangan Dalam Pandang
Selanjutnya, aku berdiam diri di salah satu dahan dengan daun paling lebat, sambil menekan hawa keberadaanku.
Empat menit berlalu. Untuk pertama kali, aku menangkap tanda-tanda Shadow mendekat. Aku mendengar sesuatu telah memijak air. Posisinya masih agak jauh, tapi jelas bergerak mendekatiku. Bersamaan dengan suara pijakan itu, aku juga mendengar Shadow berseru, “Disitu! Oh, sayang sekali. Disitu? Hmm… bukan juga. Disitu! Bukan? Hahahaha! Mengasyikkan! Mengasyikkan! Di mana kamu, Bocah Hongo~?”
…
ตอนยอดนิยม