Pendekar Kera Sakti
Pada saat itu, terdengar suara merdu Ratu Peri Malam melantunkan tembang yang berirama mesra.
“Kudekap hatimu, dan kau dekap hatiku Kita menyatu di dalam kalbu. Kita bercumbu penuh alunan cinta suci Ingin kunikmati hangat tubuhmu, kuresapkan di hati….”
Suara bening, lembut, enak didengar, syair yang menggelitik jiwa, membuat Baraka mulai tambah gelisah. Pandangannya tak mau lepas dari raut wajah Ratu Peri Malam, kadang menyusuri sampai ke betis.
Bab Populer