Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Antara Dua Senja

Di Antara Dua Senja

Kecuali kepada yang lebih tua. Sedang yang diacuhkan merasa terkekeuh. Menghampiri gadis terbalut jilbab army dihadapannya. “Bagaimana, boleh aku menjadi anginnya?” bertanya tanpa menatap yang ditanya. Asik menikmati rintikan hujan. “Niat bertanya gak, sih?” obyek dimana, mata kemana! “Gadhul bashar (menundukan pandangan) itu lebih baik, kan?”
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Autophile

Autophile

Aku pengagum senja Dari senja aku belajar tentang sebuah kepergian yang selalu meninggalkan kesan indah Begitu indah, hingga aku terpesona Rona jingga yang membuatku terpaku takjub Begitu damai, hingga buatku candu Namun kini, Ku temukan sebuah keindahan baru yang jauh lebih indah Tak kalah indah dengan senja Senyummu Sama seperti senja Hadirnya membuat semesta takjub Namun menghilangnya mengundang gelap Sama seperti senja Menghilang dan mendatangkan malam Semoga senjaku dan senyummu takkan pudar Meski kadang badai berkecamuk menghantam tapianmu Izinkan kurawat lengkungan indah itu Merekahlah dengan indah, senja baruku pada senyummu.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Istri Nakal Mas Petani

Istri Nakal Mas Petani

Di suatu senja, di musim yang lalu Ketika itu hujan rintik Terpukau aku menatap wajahmu Di remang cahaya sinar pelangi Lalu engkau tersenyum, ku menyesali diri Tak tahu apakah arti senyummu (Widuri – Bob Tutupoly)
10820.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23.0K kali sebagai lirik melukis senja
Tampilkan Ulasan (334)
Baca
+Pustaka
evvimn
entah berapa ratus ribu rupiah yang saya habiskan untuk membeli koin untuk membaca buku ini... Tapi semua itu worthed, bukunya bagus banget... saya bisa nangis, tertawa, senyum senyum sendiri ketika membaca buku ini....
Maxime & Reina 🩵
Aku baca bulan september 2024. Gak sengaja baca ternyata se keren itu, semenyentuh itu, sosok wira dan sulis bner bner luar biasa. Makasih kak atas karya nya.. Semoga ngga hilang kalo mau baca lagi.. 🩵🩵............
Baca Semua Ulasan
Serenade Cinta Dibawah Bintang

Serenade Cinta Dibawah Bintang

Hanya sapaan singkat dari Luna. “Selamat malam. Lagu ini berjudul ‘Senyap’. Untuk semua yang pernah belajar melepaskan, dan tetap memilih mendukung.” Musik mengalun. “Di balik kata yang tak sempat terucap, Ada hati yang tetap mengharap, Bukan untuk kembali... Tapi untuk tahu, kita pernah berarti…”
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Menikah Dengan Duda

Menikah Dengan Duda

Dan yang tersisa dari kita hanyalah bahagia serta amin dari orang-orang yang turut mendoakan cinta kita. Sayang sekali itu hanya karya tulisan tangan di selembar kertas putih. Yang awalnya kosong kini telah bercampur dengan tinta hitam. Melukiskan suasana hati sang penulis; Alara Senja. Di mana netra hitamnya memandangi awan sore yang kelabu. Berarak mengikuti angin di sertai lukisan orange sebagai latar.
7.79.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Sebening Senja

Sebening Senja

Hanya di kamar ini ia bisa menunjukkan sebenar-benar dirinya, tanpa seorang pun tahu yang ia pikirkan bahkan rasakan. Jalinan air dan bumi, semakin merapat hingga tak ada celah untuk tak membasahi setiap benda yang terusap. Hadirnya selalu mampu memaksa Senja mengingat jejak lapuk yang kusut namun sulit untuk surut. Selalu ia nikmati meski pahit, selalu nagih seperti kopi dalam gelas gelatik yang ia genggam. Bersama tegukan dari bibirnya mengalir rindu menyesap hingga ke hati. "Senja, hujan." Bibir itu bergetar menahan dingin. Ia melipat tangan di depan dada seraya mendekap jaket yang terlihat lebih besar dari ukuran badannya.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Lebih dari selamanya

Lebih dari selamanya

Menjelajahi jalan raya yang padat kendaraan. Para kolega merasa bosan hanya diam di bus tanpa adanya hiburan. Alifa yang sikapnya bodo amat dengan malunya, ia meminta pak sopir menyalakan musiknya. Seisi bus pada menatapnya. Langsung salah satu dari mereka menyetujui. Lamban laun, semua berteriak musik. Pak Sopir menuruti kemauan penumpang. Dan pada akhirnya, musik dimainkan. Lagu yang dimainkan saat itu adalah lagu berjudul melukis senja. Amanda seperti pernah dinyanyikan seseorang tapi entah siapa. izinkan ku lukis senja....mengukir namamu disana...
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Bukan Pernikahan Biasa

Bukan Pernikahan Biasa

Melihat-lihat gedung Graha Pena, pusat kegiatan literasi dan berkumpulnya komunitas yang ada di kota itu. Di sebuah lorong, Senja memperhatikan lukisan yang menempel di dinding sepanjang lorong itu. Lukisan abstrak, lukisan cat air dengan berbagai tema di pajang di sana. "Aku minta maaf untuk apa yang telah kukatakan tadi." Arga sudah berdiri di belakang Senja. Namun perempuan itu masih diam. "Kamu benar. Bahwa semua telah selesai. Aku yang nyatanya nggak bisa menerima semua ini. Padahal aku sendiri yang telah membuat kesalahan. Aku minta maaf, Senja."
10404.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.1K kali sebagai lirik melukis senja
Tampilkan Ulasan (92)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, DNA ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Endah Ariyani
kak Lis, kalau boleh tahu asli darimana yaa? Blitar kah? Jatuh cinta nta sama karya kakak Bukan Pernikahan Biasa, bener bener bagus...... ga ada rencana buat season 2 kak? aku baca maraton, sampai beberapa kali top up...
Baca Semua Ulasan
Jodoh untuk Senja

Jodoh untuk Senja

katanya sambil tersenyum pada Senja. "Setidaknya, nggak ditolak lagi." balas Senja pada Langit yang sukses membuat Langit langsung terpegun dan setelahnya tertawa renyah karena Senja sedang menyindirnya. "Maaf ya karena aku dulu sok ganteng." ucapnya, "Tapi, aku emang ganteng sih. Sampe kamu tembak dua lagi." katanya sambil mengambil minuman di dekat Senja.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Cinta Dalam Kilauan Senja

Cinta Dalam Kilauan Senja

jawab Arif sambil menggenggam tangannya. "Selamat malam," kata Luki dengan senyum. Dalam keheningan malam, mereka tertidur dengan tenang, bermimpi tentang petualangan yang menanti di depan. Di puncak gunung Senja, cinta mereka akan diuji dan dikuatkan, membawa mereka lebih dekat satu sama lain.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status