Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Dalam Kilauan Senja

Cinta Dalam Kilauan Senja

jawab Arif sambil menggenggam tangannya. "Selamat malam," kata Luki dengan senyum. Dalam keheningan malam, mereka tertidur dengan tenang, bermimpi tentang petualangan yang menanti di depan. Di puncak gunung Senja, cinta mereka akan diuji dan dikuatkan, membawa mereka lebih dekat satu sama lain.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Biduk Cinta Senja

Biduk Cinta Senja

Luka memar pun tampak di beberapa bagian tubuh Senja. Langit mendekati Senja yang terkulai lemah. Napasnya pun terdengar lambat. Detak jantung berdenyut pelan. Langit mencium puncak kepala Senja dan memeluknya. Ari mata luruh menetes membasahi kedua pipi Langit.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Jasad di Kala Senja

Jasad di Kala Senja

ucap Lilian “Iya benar,” sahut Diana “Ayo cepat kembali dan ambil tas.” “Oke.” Mereka berdua kemudian pergi ke kelas dan megambil tas milik mereka. Di sana, Lilian menyadari bahwa tas milik Eri sudah tidak ada di sana. Dengan kata lain dia sudah pulang. Melihat hal itu, Lilian pun menghembuskan nafas penyesalan karena selama beberapa jam dia mencarinya dan ternyata orang yang di carinya sudah pulang. Kali ini di dalam bus. Eri yang menaiki bus tersebut kemudian duduk di kursi tengah sambil menyender ke jendela bus. Tatapannya yang penuh dengan penderitaan membuatnya semakin suram. Tidak lama kemudian, dia sudah sampai di halte dan berjalan menuju ke rumahnya. Cuaca yang terlihat cerah tapi i
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Seseorang Yang Pernah Aku Kenal

Seseorang Yang Pernah Aku Kenal

Aku ingin menuliskannya dalam lirik lagu Jadi aku akan menunjukkan dan menuliskan perasaanku kepadamu Aku hanya ingin mencintaimu Aku tidak akan meninggalkanmu sendiri Aku hanya menginginkanmu aku membutuhkanmu Malam ini sangat singkat, kau berharga bagiku Aku katakan padamu Saat ini aku ingin menari bersamamu Cahaya bulan malam ini bersinar untukmu” (Seventeen - Rock with You) “Love resembles misty dream Like a floating cloud” (IU – LILAC) “At last My love has come along My lonely days are over and life is like a song At last The skies above are blue My heart was wrapped up in clover” (Etta James - At Last) “Saat kau memandangku Saat kau melihatku dan tersenyum Rasanya jantungku akan berhen
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Suatu Senja di Tanah Senja

Suatu Senja di Tanah Senja

Dia memejamkan mata, memasrahkan seluruhnya atas panas gairah yang melumat dada, melumat mulutnya. “Jadi, perlukah aku menjelaskan lebih jauh lagi tentang apa itu senja?” Mardian meletakan sebelah tangan di atas bahu Marni seakan-akan sedang melindunginya. “Itu tidak perlu.” Marni membelai wajah Mardian. “Kalau begitu, sekarang bukan lagi saya. Tapi aku; kau dan aku.” “Apa pun yang kau mau, Sayangku.”
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Senja Pertama

Senja Pertama

Sendanu berputar ke kemudi saat Nana malah melanjutkan kalimat itu menjadi sebuah nyanyian. “Yang tak sempurna dan kadang salah. Namun dihatimu hanya satu, cinta untukku luar biasa.” Sendanu memutar bola matanya karena kesal. Lirik yang benar bukan seperti itu. Nana mengubahnya menjadi buruk menurut Sendanu. “Kalau nggak bisa nyanyi mending diem aja.” “Give me your happy, give me your sad, I maybe staying, I maybe going.”
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Rahasia Senja

Rahasia Senja

jelas Senja Ucapan Senja membuat Galuh berbinar-binar. "Ide bagus tuh, Nja. Pas bener perut gua juga keroncongan." Semangat Galuh sambil menepuk-nepuk perutnya. Asta menggelengkan kepalanya. Melihat tingkah Galuh. "Emang dari dulu sukanya gratisan," sindir Asta. "Karna yang gratis itu nikmat," jawab Galuh.
9.97.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
LANGIT penuh MELODY

LANGIT penuh MELODY

Senja menangis, dan Melody memberikan asi pertama untuk sang Putra lalu diikuti oleh Jingga yang menangis secara bersamaan. “Senja tampan seperti kamu,” kata Melody menatap Senja yang kini kembali terlelap setelah menyusu. “Jingga pun cantik seperti dirimu,” balas Langit yang saat ini menggendong Jingga. Langit dan Melody berbahagia dengan kehadiran Senja dan Jingga dalam hidup mereka, lelaki itu bersyukur karena dipertemukan dengan wanita yang tepat dan mampu mengisi kekosongan hati Langit.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Istri Yang Menanti Sentuhanmu

Istri Yang Menanti Sentuhanmu

Dipeluk seperti ini rasanya benar-benar melayang apalagi didukung dengan view laut serta suara ombak. Dunia serasa dalam genggaman kami, tak ada lagi yang kami inginkan selain cinta. "Kamu suka sayang?" Bisik Mas Raka. "Suka Mas, disini sangat indah. Kita bisa melihat cahaya rembulan, bisa mendengar suara ombak bisa melihat hamparan laut yang luas, sungguh menyenangkan sekali." Kataku dengan mata berbinar. "Syukurlah kalau kamu senang," sahut mas Raka.
1032.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 995 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Di Bawah Langit Senja

Di Bawah Langit Senja

Pernah kita lalui semua, jerit tangis, canda tawa Kini hanya untaian kata, hanya itulah yang aku punya Tidurlah, selamat malam, lupakan sajalah aku Mimpilah dalam tidurmu bersama bintang -Drive, “Bersama bintang” Matahari hampir tenggelam ketika Carine dan Ulfa keluar dari taman Maerakaca,
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status