Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Penghujung Waktu

Di Penghujung Waktu

Kemudian ia dengan merdu nya mulai menyanyi, sebuah shalawat yang dinyanyikan oleh sabyan, LAUKANA. لو كان بيننا الحببيب. لذنى القا صي والقريب. من طيبة قبل المغيب. طالبا قرب الحببيب. بقر به النفس تطيب. و تد عو الله يجيب. انوار طه لا تغيب.
4.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai sholawat padang bulan lirik
Baca
+Pustaka
LATIFAH: Derita Istri yang Terbuang

LATIFAH: Derita Istri yang Terbuang

Dan, tanpa menunggu lama, Latifah pun mulai mengaji. Lantunan ta'awudz dan basamallahnya saja demikian merdu dan sedap di telinga. Surah yang ia lantunkan adalah Arrahman. Subhanallah, lagi-lagi Zoelva dibuat terkesima, bukan karena hanya oleh keindahan suaranya sang bidadari, tetapi karena sang bidadari melantunkan ayat-ayat suci itu dengan menghafal. Lagu dan tadwidnya demikian fasih dan pas, menurut Zoelva yang awam. Ia sampai memejamkan mata untuk menikmati dan menghayatinya. Ia seolah-olah terbawa ke suatu alam fantasi yang demikian mendamaikan jiwanya.
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai sholawat padang bulan lirik
Baca
+Pustaka
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

sang Bayu Cukuplah engkau bersamaku Mendengarkan nyanyian pilu Dari jiwa yang terpaku Walau lelah Walau payah Takkan diriku jengah Berharap semua 'kan indah Selesai menulis Raya kembali berbaring. Perasaannya mulai kacau. Ia kembali terbayang wajah tuan muda. Sejurus kemudian pintu kamar kembali terbuka. Seorang teman dengan napas terengah memintanya bersiap dan segera keluar kamar untuk mengikuti lomba berpuisi. Raya sangat bingung, tetapi belum sempat bertanya gadis itu telah berlalu.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai sholawat padang bulan lirik
Baca
+Pustaka
ISTRI YANG DISIA-SIAKAN

ISTRI YANG DISIA-SIAKAN

Duhai engkau, sang belahan Jiwa Namamu terukir dalam pusara Di setiap langkah, ku s'lalu berdoa Semoga kita bersama Duhai engkau, tambatan hatiku Labuhkanlah cintamu di hidupku Ku ingin kau tahu betapa merindu Hiduplah engkau denganku Dengarkanlah Di sepanjang malam, aku berdoa Bersujud dan lalu aku meminta Semoga kita bersama Dengarkanlah Di sepanjang malam, aku berdoa Cintaku untukmu s'lalu terjaga Dan aku pasti setia “Lagu siapa ini, Pak?” Airlangga bertanya pada Herman ketika lagu itu sudah hampir selesai. Dia mengunci layar gawai dan menyimpannya.
1071.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai sholawat padang bulan lirik
Baca
+Pustaka
Cinta dalam Balutan Doa

Cinta dalam Balutan Doa

Hambali ikut membantu berdzikir dan berdoa أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ الَّتِيْ لاَ يُجَاوِزُهُنَّ بِرٌّ وَلاَ فَاجِرٌ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ، وَبَرَأَ وَذَرَأَ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيْهَا، وَمِنْ شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي اْلأَرْضِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْه َا، وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلاَّ طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَانُ "Bismillahirrohmanirrohiim. Salamun qoulam mirrobbirrohiim. Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad," ucap Hambali berdzikir mengucapkan kalimat itu berulang kali. Achmad dan Haikal masih membaca bacaan rukyah mereka. Diana dan Arya tidak mau kalah dengan
9.317.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 359 kali sebagai sholawat padang bulan lirik
Baca
+Pustaka
Kulepas Kau Dengan Ikhlas

Kulepas Kau Dengan Ikhlas

Selamat kuucapkan padamu Wahai orang yang pernah paling aku sayang Kulepas dirimu dengan ikhlas Moga Tuhan jagakan dirimu dan dia Kudatang memberikan selamat Walau langkah kaki gamang Untuk kamu, aku datang Semoga dirimu bahagia Kulepas dirimu dengan ikhlas Semoga engkau dan dia bahagia Dulu kita pernah berbagi rasa Kini kita hanya teman yang biasa Dulu kita bisa berencana Tapi Tuhanlah yang menakdirkan Hidup terus berjalan Engkau t'lah kurelakan Pada Tuhan semua Kupasrahkan Selamat kuucapkan padamu Wahai orang yang pernah paling aku sayang Hoo-oo Hoo-oo Hoo-oo Hoo-oo Dulu kita pernah berbagi rasa Kini kita hanya teman yang biasa
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai sholawat padang bulan lirik
Baca
+Pustaka
Kau Lah Takdir Ku

Kau Lah Takdir Ku

Tidak terasa sudah hampir satu tahun ini Pras memperbaiki diri menuju jalan yang benar. Tak belok sana sini lagi. Ia juga sudah menjauh dari teman - temannya dulu ketika masih bersama Sam. Pras benar - benar berusaha menjadi pria normal seperti pada umumnya. Dia juga sekarang lebih banyak beribadah dan mencurahkan isi hatinya langsung pada sang pencipta. Sholat lima waktu nya tak pernah putus satu pun. Begitu juga dengan sholat sunahnya tak pernah ia tinggalkan.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai sholawat padang bulan lirik
Baca
+Pustaka
Rela Menjadi Madu Sahabatku

Rela Menjadi Madu Sahabatku

Suma ikut senang mendengarnya. “Mama udah makan belum?” tanya Sahira. “Sudah kok tadi dibuatkan roti bakar dan teh tawar hangat sama Asha,” jawab Suma. “Oh iya Mama ke sini juga ingin memberimu ini.” Suma mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya. “Apa ini Mah?” tanya Sahira penuh rasa penasaran. “Ini tiket bulan madu khusus Mama dan Papa belikan untuk kamu dan Cakra,” jelas Suma, senyum di wajahnya semakin terpancar tatkala membayangkan Sahira mengandung anak Cakra.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai sholawat padang bulan lirik
Baca
+Pustaka
Masak Daging Misterius

Masak Daging Misterius

Ia akan mendengarkan sholawat demi menenangkan hatinya dan meleburkan suara gedoran itu. Sambil berkumandang lirih, Widia menikmati lantunan sholawat yang dinyanyikan oleh salah seorang Ning dari sebuah pesantren. "Adem sekali suaranya, MasyaAllah ...," ucap Widia sambil terus terhanyut dalam lantunan tersebut. Dan tanpa ia sadari, suara itu telah lenyap seperti hanya sebuah teror ringan yang tak berlangsung lama.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai sholawat padang bulan lirik
Baca
+Pustaka
Misi Bertemu Cinta

Misi Bertemu Cinta

Akan karunia-Mu Tanah air pusaka Indonesia merdeka Syukur aku sembahkan Ke hadirat-Mu Tuhan Dari yakin 'ku teguh Cinta ikhlas 'ku penuh Akan jasa usaha Pahlawanku yang baka Indonesia merdeka Syukur aku hunjukkan Ke bawah duli tuan Dari yakin 'ku teguh Bakti ikhlas 'ku penuh Akan azas rukunmu Pandu bangsa yang nyata Indonesia merdeka Syukur aku hunjukkan Ke hadapanmu tuan Syukur aku sembahkan Ke hadirat-Mu Tuhan Tanpa iringan lagu, dengan suara syahdu, lagu telah dipersembahkan untuk segenap santri yang berkumpul di madrasah. "Sesuai lagu hari ini, saya membawakan tema bersyukur. Namanya syukur pasti menyangkut soal hati. Lalu, apa itu syuk ur? Apa itu hati?"
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai sholawat padang bulan lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status