تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Juga ada beberapa hiasan berupa pohon bunga sakura mati mini. Di panggung kecil sana, di atas sepasang kursi tunggal terdapat tulisan L&L dengan huruf kaligrafi, dikelilingi rangkaian bunga poeny asli. Aroma vanilla dan mawar tercium tipis dari lilin aromaterapi di tiap meja tamu. Laura menjaga senyumnya, melempar pandang pada para tamu yang kini menatap mereka penuh kekaguman. Sampai langkah mereka membawanya ke panggung di mana sepasang kursi telah menunggu sejak tadi.
10979 وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 36 مرة ضمن lirik rangkaian melati
قراءة
+مكتبة
AIR MATA RINDU

AIR MATA RINDU

Tidak peduli Mas Janu dan ibu mertuaku masih tertinggal di belakang sana. "Rindu!" "Sayang, tunggu!" Aku tak menghiraukan panggilan Mas Janu. Kaki ini terus melangkah cepat di koridor sembari mengedarkan pandangan. Masih berusaha mencari nama ruangan. Kamar Melati. Ya, aku melihatnya. Di sanalah tempat Ibu dirawat. "Sayang, tunggu!" Mas Janu menahan tanganku saat hendak kembali melangkah. Ternyata dia berhasil menyusul. Tapi, kenapa hanya sendiri?
1013.7K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 505 مرة ضمن lirik rangkaian melati
قراءة
+مكتبة
Mimpi Kelam Lilian

Mimpi Kelam Lilian

**** Di malam hari yang tenang dan sunyi, Lilian yang terlelap dalam dekapan Jaden perlahan-lahan mulai memasuki mimpinya. Bukan mimpi buruk ataupun gelap. Melainkan mimpi yang bersinar dan hangat, sehangat mentari pagi yang menyinari sebuah taman berumput luas yang memiliki danau kecil beserta beberapa naungan pohon-pohon rindang di sekelilingnya. "Hei, putri tidur ... apa kau tak ingin menikmati pemandangan hangat pagi ini?" suara lembut yang familier membuatnya tersentak dan membuka matanya.
109.7K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 349 مرة ضمن lirik rangkaian melati
قراءة
+مكتبة
Rindu Yang Terpendam

Rindu Yang Terpendam

Ucapnya sambil menghapus bulir bening yang kini jatuh di pelupuk matanya. Di peluknya gadis itu dengan erat, ia benar-benar sangat merindukannya. Tiba-tiba saja tik...tik....tikkk .... Garis melengkung yang tadinya berjalan di monitor komputer kini menjadi garis lurus. "Sayang bangun sayang, jangan tinggalkan aku.. Bersambung..
106.4K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 165 مرة ضمن lirik rangkaian melati
قراءة
+مكتبة
MATI RASA

MATI RASA

"Mari, Abi antarkan." Farhan pun di tuntun menuju ruang tengah yang ada di balik tirai, disana sudah ada Nabil umi Habibah dan Aulya mereka semua menutupi wajahnya dengan cadar serba hitam, Abi Ilyas juga ada di sana menemani Farhan. Duduk lah Farhan di hadapan Aulya yang berjarak satu setengah meter dengannya, di satu sisi aulya merasakan darah mengalir kencang di tubuhnya jantung nya juga berdebar saat mata mereka saling bertatapan. "Ya Allah, kenapa denganku!" Gumam Aulya dalam hatinya.
107.2K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 264 مرة ضمن lirik rangkaian melati
قراءة
+مكتبة
Cinta Dalam Kilauan Senja

Cinta Dalam Kilauan Senja

Dalam perjalanan mereka tiba-tiba “Eh, lihat deh, indah banget ya pemandangannya,” kata Maya sambil menghirup udara segar dipagi hari. “Betul, Maya. Rasanya lega banget, melihat pemandangan yang indah ini, apalagi ada kamu di sisiku” kata Arif sambil tersenyum. "lebay.... lu, Rif" celetuk Dika kepada Arif. "sirik aja lu" jawab Dika yang gak mau memperpanjang lagi.
101.1K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 41 مرة ضمن lirik rangkaian melati
قراءة
+مكتبة
Rindu Di Ujung Senja

Rindu Di Ujung Senja

kata Aretha. "Happy brithay Aretha. Tidak usah biar aku duduk disitu saja," jawab Ayu sambil menunjukkan kursi yang dekat dengan kolam renang. "Kenapa kamu mau duduk diluar?" Kata Kenzo. "Ya sudahlah tidak apa - apa kalau Ayu nyaman disana," jawab Aretha. Ayu hanya tersenyum dan berjalan menuju kursi yang tepat disamping kolam renang itu.
103.8K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 109 مرة ضمن lirik rangkaian melati
قراءة
+مكتبة
Alkisah Bunga Teratai

Alkisah Bunga Teratai

serunya yang langsung bergerak setelah mengakhiri kalimatnya. "Saya kayaknya tau deh nama di bawah Julius. Kalau dilihat dari susunan hurufnya, ada nama Jeffrey deh. Di bawahnya itu ... Ronald," ujar Mentari yang memaparkan apa yang dia lihat berdasarkan kemampuan penglihatan dengan mata telanjang.
4.5K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 149 مرة ضمن lirik rangkaian melati
قراءة
+مكتبة
SANG KUPU-KUPU MALAM

SANG KUPU-KUPU MALAM

jawab Alex singkat dengan mata berbinar menatap kearah laut. “Boleh tapi aku mau mendengarmu main piano dulu baru kita berlayar. Apa kau mau bermain piano denganku nanti?” Alex memberikan senyum termanisnya pada sang ayah lalu menggangguk. “Aku belajar lagu baru!” ucap Alex ingin menceritakan apa yang sudah dipelajarinya hari ini. Tapi karena kosa katanya masih terbatas dia tidak tahu bagaimana mengucapkannya dengan rangkaian kalimat.
1.4K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 40 مرة ضمن lirik rangkaian melati
قراءة
+مكتبة
السابق
1
...
5678910
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status