Kronik Negeri Nusa
Mada mencoba terdengar bersemangat, dalam hatinya ia mencoba untuk mengungkapkan perasaan yang dipendamnya sejak dahulu.
"Aku puas dengan kehidupanku sekarang, inilah yang aku inginkan, Nyi Sekar membayarku dengan baik, dia membeliku dari para penyamun, dia mengeluarkanku dari liang terburuk di Glora dan memberikanku kesempatan untuk menjadi penyanyi di tempat ini, kamu tahu aku selalu bermimpi menjadi seorang penyanyi, Mada." Gadis itu tersenyum, kali ini bukan senyum sinis tapi senyum manis yang Mada nantikan sejak dulu, senyum yang membuatnya melayang kembali ke pematang sawah milik paman Bapu. Mada ingat Lani memang selalu mengatakan bahwa mimpinya adalah menjadi penyanyi, pesinden, atau
Bab Populer