Kau yang Diantaranya
Panggilan dimatikan, Wira menarik napas.
"Derana. Sebelumnya, gua minta maaf. Lu salah paham. Yang mau ketemu dan jatuh cinta sama lu, bukan gua. Tapi Taklif. Dia yang harusnya datang ngasih kejutan buat lu hari ini, sorry.. mungkin dia denger ucapan lu tadi. Jawaban gua buat lu adalah, gua menganggap lu sebagai teman. Dan gua akan sangat mendukung lu dan Taklif, kalau lu liat gua karena tampan. Ya, gua akui gua emang cakep." (Narsis abis si mamang!) "Tapi kalau harus milih, gua memilih Taklif jadi sobat gua daripada perasaan lu. Sorry, sekarang gua harus cabut!" Wira lekas berlari keluar aula, meninggalkan Derana yang merasa malu sendiri dengan kejadian ini.
Hot Chapters