Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Begitu Aurora maju, ia memperkenalkan lagu itu: “Judulnya... ‘Tentang Kamu yang Diam Tapi Ada’. Lagu ini untuk seseorang yang membuatku merasa cukup, bahkan ketika aku merasa pecah.” Aurora mulai memetik gitar dan menyanyi. Suaranya jernih, tenang, dan dalam. Liriknya seperti surat, seperti puisi. Raku tak berkedip. Dadanya hangat dan matanya basah, tapi ia diam. Setelah lagu usai, tepuk tangan bergema. Tapi yang Aurora cari hanyalah satu ekspresi. Dan saat matanya bertemu mata Raku, ia tahu: lagu itu sampai.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai lirik tentang aku dan dia
Baca
+Pustaka
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

“Aku hanyalah orang yang penuh rasa cemburu.. Bila kau tak di sampingku Bila kau tak di sampingku..” Ridwan, Lili, Riris dan Rianti bernyanyi bersama-sama. “Hup! Semua! Tangannya ke atas! Tere rere rereng tererereng..” ucap Ridwan bersemangat. “Takkan kubiarkan kau menangis Takkan kubiarkan kau terkikis Terluka perasaan oleh semua ucapanku..”
108.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai lirik tentang aku dan dia
Baca
+Pustaka
Penggoda Dalam Rumah

Penggoda Dalam Rumah

Pandanganku kembali ke laut lepas menembus batas cakrawala, menyaksikan sang mentari yang mulai memasuki peraduan dan berganti tugas dengan rembulan yang muncul membentuk sabit. Kuabaikan segala rasa yang membuncah dan memilih menghabiskan waktu di dalam mobil hingga petang berlalu. Lirik lagu 'Tak Ingin Dia' milik Dewi Sandra mengiringi anganku yang menerawang jauh. “Apapun alasanmu kuingin kau sengsara tuk selama-lamanya. Kuyakin kau kini akan menyesali, walau memohon tuk kembali silakan saja kau bermimpi.”
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai lirik tentang aku dan dia
Baca
+Pustaka
Cinta Terlambat

Cinta Terlambat

Di setiap kataku Ku sampaikan cinta ini Ohh cinta kita Ku tak akan mundur Ku tak akan goyah Meyakinkan kamu mencintaiku Tuhan ku cinta dia Ku ingin bersamanya Ku ingin habiskan nafas ini berdua dengannya Jangan rubah takdirku, satukanlah hatiku dengan hatinya Bersama sampai akhir Tuhan ku cinta dia Ku ingin bersamanya Ku ingin habiskan nafas ini berdua dengannya Jangan rubah takdirku, satukanlah hatiku dengan hatinya Bersama sampai akhir "Kamu kenapa Kaina?" Bunyi piano yang dimainkan oleh Kaina seketika terhenti, membuat Kaina menoleh ke arah sumber suara. "Eh kak Feby, aku gapapa kok memangnya kenapa?" ucap nya menanyakan balik.
1016.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 557 kali sebagai lirik tentang aku dan dia
Baca
+Pustaka
Saat Dia Menang, Aku Hilang

Saat Dia Menang, Aku Hilang

“Tapi aku rasa kau perlu tahu semuanya.” Orang-orang di pemakaman mulai pergi hingga Julian saja yang tersisa. Julian berlutut di lumpur, jarinya mencengkram halaman-halaman itu dengan erat. Matanya merah, tapi Julian nggak mampu berkata sepatah kata pun. Hujan turun semakin deras. Wujudku makin tembus pandang, seolah hujan sedang mencuciku. Aku menyentuh pipi Julian yang basah dengan lembut dan berkata, “Ngaku saja, Julian. Kau nggak pernah beneran mencintaiku.”
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai lirik tentang aku dan dia
Baca
+Pustaka
Sentuh Aku Seperti Kau Milikku

Sentuh Aku Seperti Kau Milikku

“Tapi kalau aku hanya bicara, dia mungkin tidak tahu seberapa dalam cintaku pada ibunya.” Ia menarik napas, suaranya menurun menjadi serak dan hangat. “Setiap kali aku bersamamu, menyatu denganmu, aku merasa sedang memeluk hidupku... lengkap, nyata.” Leah menggeleng, pura-pura mengabaikan kata-kata itu meski jantungnya berdetak cepat. “Kau benar-benar berbahaya kalau sudah mulai bicara seperti itu.”
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 312 kali sebagai lirik tentang aku dan dia
Baca
+Pustaka
Aku dan Pacar Menikah Di Hari Yang Sama

Aku dan Pacar Menikah Di Hari Yang Sama

Jendela mobil tertutup kembali, mobil dinyalakan kembali dan kedua mobil melanjutkan jalan masing-masing yang saling berlawanan. Sama seperti hubungan aku dan Willy, sudah ditakdirkan untuk berpisah dan mengambil jalan yang berbeda. Hanya saja, di saat mobil pergi, aku sepertinya mendengar suara teriakan yang memedihkan hati. Aku refleks melihat ke arah suara tersebut. Adam yang duduk di sampingku menggunakan tangannya menutupi mataku. Suaranya terdengar sedikit kecewa: “Sarah, kamu sudah berjanji, tidak bisa mundur lagi.”
7.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai lirik tentang aku dan dia
Baca
+Pustaka
Aku Madu Kembaranku

Aku Madu Kembaranku

Dia mati kutu dengan sikap Tania yang sukse merusak acara makan malamnya. Kini Tania semakin memberanikan diri duduk di pangkuan Malik. Matanya menatap satu persatu tiga pasang mata yang tertuju padanya. Mely mengepalkan tangan merasa muak dengan tingkah Tania. "Doakan kami selalu bahagia. Apalagi aku sedang mengandung keturunan keluarga Hadiguna," ucap Tania penuh percaya diri. "Dan kamu sayang. Jangan pernah bermimpi bermain api di belakang ku! Apalagi sampai memiliki wanita lain," tegas Tania pada Malik seraysbmehecup bibir Malik.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai lirik tentang aku dan dia
Baca
+Pustaka
Demi Dirinya Kau Meninggalkan Aku?

Demi Dirinya Kau Meninggalkan Aku?

“Tidak apa-apa jika njennegan ku minta maaf atas apa pun yang dariku yang melukaimu, atas segala hal yang membuat tangismu itu terus bercucuran tanpa mampu aku menghentikannya. Sungguh aku tidak bermaksud. Aku pun tak ingin ini terjadi, tapi mengertilah, Ning, aku benar-benar telah kalah, takdir telah mematahkan seluruh perjuanganku untukmu. Kini tolong jangan siksa dirimu sendiri dan membuatku semakin merasa bersalah, Ning.” “Takdir apa yang kau sebut? Perjuangan apa yang kau maksud? Kau tau, Kang? Hatiku begitu hancur kala itu. Semesta seolah memaksaku meneguk kenyataan pahit bahwa lelaki yang selama ini kunanti-nanti telah beranak istri. Jiwa perempuan mana yang tak porak poranda, Kang? L
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai lirik tentang aku dan dia
Baca
+Pustaka
Jangan Siksa Aku, Suamiku

Jangan Siksa Aku, Suamiku

Tidak mungkin ibunya dan tidak mungkin ayahnya, karena kedua orang tuanya sudah tiada. Pertanyaan itulah yang berputar-putar di kepala Alena saat ini. Bahkan dia sampai tidak sadar, kalau Briyan sudah pulang dan duduk di sofa sambil memperhatikannya. "Apa khayalannya sudah selesai?" ucap Briyan. Alena terperanjat karena terkejut, mulutnya refleks terbuka. "aw...iya...iya...iya..." Briyan mengerutkan kening sambil menggeleng, "apa yang iya?"
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai lirik tentang aku dan dia
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status