Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hadirmu Menghancurkanku

Hadirmu Menghancurkanku

Lia berteriak ketakutan "Tolong jangan siksa lagi aku mas, tolong..."Suara Lia terdengar lemah. Dia tidak punya tenaga lagi, dan tubuhnya lemah sekali. "Mbak, maafkan aku. Ini aku Bani. Ayo mbak..." Lia berlahan kembali kedunia nyata setelah mendengar nama Bani. Lia memeluk Bani. "Terimakasih sudah datang, aku takut sekali" Lia menangis.
7.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai lirik to the bone pamungkas
Baca
+Pustaka
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

“Kau harus tidur. Aku akan memanggil—“ Tiba-tiba, ponsel darurat yang ada di meja kembali bergetar, memotong kata-kata Kirana di tengah jalan. Mereka berdua terdiam, menatap layar yang kembali memancarkan cahaya di ruangan gelap itu. Sebuah pesan video pendek. Video itu dibuka otomatis, menampilkan sosok Banyu di balik kelir yang baru terpasang, sedang merapikan boneka-boneka wayang. Banyu tersenyum sinis di balik sorotan lampu wayang, lalu memiringkan kepalanya dan berbisik dengan nada yang sangat pelan, langsung ke kamera: “Arjuna. Kau sudah menemukan Bunga. Sekarang, apa yang akan kau lakukan dengan Kusir-mu? Karena aku sudah menulis ulang babak terakhir, dan dalam versi baruku … dan dala
840 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai lirik to the bone pamungkas
Baca
+Pustaka
Hari Pamermu, Hari Kematianku

Hari Pamermu, Hari Kematianku

Emily yang berdiri di samping terlihat beberapa tahun lebih tua. Dia mengelus batu nisan, lalu meletakkan makanan kesukaanku di depannya. "Julie, kamu sudah mengalami begitu banyak penderitaan dan rasa rasa sakit. Kamu pasti sangat kesakitan ...." Aku yang berdiri di samping bisa merasakan jika jiwaku perlahan-lahan memudar. "Ibu, jangan nangis. Aku sudah nggak merasa sakit lagi."
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai lirik to the bone pamungkas
Baca
+Pustaka
Malam Membara Bersama Pamanmu

Malam Membara Bersama Pamanmu

Dengan beberapa susulan ledakan lain yang dapat disaksikan oleh semua pengunjung yang malam itu datang di Fairy Land. [Liora Serenity, My Lullaby. Thank you for being my last love.] .... "Terima kasih sudah menjadi cinta terakhirku."
1069.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai lirik to the bone pamungkas
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang suami yang dikhianati istrinya menjadi seorang penulis kaya raya dan mendapatkan jodoh yang tidak disangka-sangka di novel berjudul DERITA WAJAH JELEK. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Almiftiafay
terima kasih sudah membaca ya (⁠◕⁠ᴗ⁠◕⁠✿⁠) perjalanan kita kali ini ditemani oleh Liora yang baik hati dan Kayden yang dingin dan tak bisa ditebak. Thor sekali lagi ucapkan Selamat naik rollercoaster, jangan lupa kencangkan sabuk pengaman (⁠ ⁠ꈍ⁠ᴗ⁠ꈍ⁠)
Baca Semua Ulasan
Ujung Senja

Ujung Senja

Kering kini taman sanubari, tiada lagi senyum indah. Lagu lawas milik Ahmad Jaiz, dinyanyikan oleh Fahmi di atas panggung. Tanpa melihat pun, aku tahu suara lelaki itu. Air mataku jatuh tak tertahan. Bagaimana aku tak sedih, Fahmi bernyanyi dengan suara penuh getaran, sesekali isaknya terlepas. Aku telah melukainya begitu dalam. Bukan hanya dia, aku juga melukai hatiku sendiri. Menusuknya dengan sembilu, dan membiarkan dia membusuk bersama sembilu itu di dalam sana.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai lirik to the bone pamungkas
Baca
+Pustaka
Hate You To The Bone

Hate You To The Bone

Dan sekarang, pria itu memeluknya erat, membisikkan cinta, menyebut semua ini sebagai “yang terbaik” Silvi menatap boneka tersebut, yang menatap balik padanya dari balik kaca. Boneka itu seolah menghakiminya, mengutuki kebodohan Silvi yang tak segera lari sejak malam pertama bertemu Julian kembali.. =
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai lirik to the bone pamungkas
Baca
+Pustaka
Suami Dibuang Sayang

Suami Dibuang Sayang

Eksperimen ini menunjukkan dugaan Michael yang terakhir. Dia gagal! "Tidak!" Teriakan Pam membahana. Dia mengerti apa arti kejadian ini. Pam merasa putus asa sehingga dia ingin melemparkan dirinya ke dalam api. Cepat-cepat Bulan memeluk Pam untuk menahannya maju. Dia menggelengkan kepalanya dengan sedih dan berkata, "Pam, tenanglah. Jangan lakukan hal bodoh. Bibit itu sudah hilang."
8.82.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77.9K kali sebagai lirik to the bone pamungkas
Tampilkan Ulasan (474)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Rafa Khan
aslinya bagus ceritanya, tapi tambah kesini tambah gak jelas. banyak tokoh baru yang bermunculan, ceritanya jadi bias. yang paling lucu kamatian buah ginseng, marcus yang sudah mati malah dihidupkan lagi sam buah ginseng. cameron sebagai kepala keluarga Fu seperti tidak punya kekuatan apapun. ......
Baca Semua Ulasan
Ditikam CInta 2

Ditikam CInta 2

ujar Aarav “Apa maksudmu.” ujar Elard “Kau sadar bahwa kau sudah terobesi dengan Wanitaku sampai bisa menjadi Boneka dari Josep yang masih terobsesi dengan Mendiang istrinya yang mirip dengan Bora.” ujar Aarav Elard terdiam saat mendengar apa yang Aarav katakan, “Kau hanya Bonekanya, dimana Bora hanya di ciptakan untuk Josep, dimana Rupa Bora sama seperti mendiang Istrinya Josep yang telah tiada.” ujar Aarav.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai lirik to the bone pamungkas
Baca
+Pustaka
Cahaya di Ujung Jalan

Cahaya di Ujung Jalan

Tangannya gemetar saat membuka kotak tersebut. Di dalamnya ada sebuah boneka kecil dengan suara rekaman yang berbunyi. "Kami memperhatikanmu. Jangan berpikir untuk melawan, atau segalanya akan berakhir tragis." Sarah menjerit pelan, buru-buru membuang boneka itu ke lantai. Ia meraih ponselnya dan mencoba menghubungi Fajar, tapi panggilannya langsung dialihkan ke pesan suara.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai lirik to the bone pamungkas
Baca
+Pustaka
Pengorbananku yang Tak Pernah Kau Hargai

Pengorbananku yang Tak Pernah Kau Hargai

"Aku ada sedikit urusan di luar. Kamu istirahatlah yang baik." Kaivan berbalik dan pergi. Sosoknya yang tinggi dan ramping masih terlihat mirip dengan pemuda yang pernah dibawa Noreen pulang bertahun-tahun lalu. Noreen membuka mulutnya, tetapi kata-kata "aku akan kembali ke kampung halamanku" tetap tak terucap. Pintu tertutup dengan pelan, tetapi terasa seperti hantaman palu ke hatinya. Dia duduk sendirian dalam kegelapan hingga jam menunjukkan pukul 12 malam.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai lirik to the bone pamungkas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status