Aku istrimu suamiku
Bahkan saking terburu-burunya, ia lupa membawa ponsel, dompet juga es kopi miliknya.
Dena menghela napas begitu keluar dari pintu lift, berjalan lemas sambil bersedekap. "es kopi gue mane, neng?" tegur Loli. Dena berhenti, ia berbalik badan. Lalu menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan.
"Lupaaa... maaf, Loli..." lirihnya. Loli menghela napas.
"Kenapa sembab, diapain sama Pak Adim? Disosor lo ya, ngakuuu..." goda Loli. Dena diam, menatap Loli begitu sendu.
Hot Chapters