Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Purnama

Purnama

" Dokter Surya mengusap kepala Langit. "Suka, suka banget." "Suka rasa apa?" "Rasa vanilla, Om Dokter suka rasa apa?" "Rasa vanilla juga. Kita samaan, tos dulu." Surya dan Langit melakukan tos bersama, Purnama yang melihat hal itu tersenyum. "Kapan-kapan kita makan ice cream bareng ya. Om tau tempat yang jual ice cream paling enak di sekitar sini. Mau ya?"
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai lum urusei yatsura
Baca
+Pustaka
Teratai Yang Layu

Teratai Yang Layu

Yuni pun mengerang dan terus mendesah menikmati pergerakan mulut Yuda. Yuni tak ingin kalah meski gerakannya terhalang oleh kondisi perutnya, dia mengambil posisi membungkuk karena ingin memegang, meremas serta menikmati benda panjang kenyal milik Yuda seperti mengulum permen lolypop. Sudah satu jam mereka bertempur dalam pertarungan sengit, tak terasa keringat membanjiri badan masing-masing juga hampir seluruh bagian ranjang.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai lum urusei yatsura
Baca
+Pustaka
Yang Ternoda

Yang Ternoda

“Baik, Nyonya.” Suasana pagi yang adem di taman yang dipenuhi berbagai macam bunga berwarna-warni membuat hati Zafira sedikit terhibur. Zafira tersenyum manis melihat beberapa anak kecil berlari-lari di taman. Zafira memilih duduk di kursi panjang yang memang tersedia di taman, gadis itu memejamkan mata sambil menghirup nafas dalam-dalam menikmati aroma bunga kemudian menghempaskannya kembali.
1060.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai lum urusei yatsura
Baca
+Pustaka
Tokyo Dai Roman

Tokyo Dai Roman

Pantai Yuigahama selalu jadi yang paling ramai dikunjungi karena lokasinya paling dekat dengan pusat kota Kamakura. “Waaaa pantaaii!” Chika menjerit senang sambil merentangkan tangannya menghadap pantai. Mereka saat ini sudah selesai berganti baju. Hasumi memakai baju putih lengan pendek yang panjangnya selutut, Chika memakai celana pendek dan atasan tanpa lengan, sementara Yurika dan Jurina memakai baju tanpa lengan yang panjangnya sepaha. Di liburan kali ini, Gotou, Arata dan ayahnya Jurina tidak ikut karena masalah pekerjaan. Jadilah Hasumi sebenarnya agak kesepian karena tidak ada Arata.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai lum urusei yatsura
Tampilkan Ulasan (5)
Baca
+Pustaka
Sora Takahashi
Halo~ Sudah lama sekali tidak update. Maaf author sempat menghilang selama beberapa tahun lamanya karena kesibukan kuliah dan kerja. Banyak sekali hal yang dilalui sampai tidak sempat untuk update cerita. Di tahun 2022, author diberi kesempatan untuk tinggal selama 1 tahun di Jepang, negara impian..
FETER GAMING
emang sakit, but life must go on hasumi. mgkn km pernah mencintai sensei seperti derasnya hujan, tapi pda masanya hujan itu akan berhenti juga ga kan. terimakasih thor buat updatenya. luv bangettt. always waiting....
Baca Semua Ulasan
Lusia

Lusia

“Ini Nona, minuman dingin untuk anda.... “ Emma mengulurkan segelas besar limun yang nampak segar. Tanpa berpikir panjang, Lusia segera menerima limun dari Emma dan meneguknya. Rasa haus itu perlahan hilang, rasa masam dan juga manis limun, terasa sangat menyegarkan. Tak terasa matahari sudah membumbung tinggi, meski sinarnya tidak bisa membuat sirna kabut di Rose Hill, sepertinya Tuhan telah memutuskan kalau kabut di Rose hill akan seterusnya seperti ini, abadi.
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai lum urusei yatsura
Baca
+Pustaka
LORO

LORO

"Cy, yang kukatakan hanya hipotesa terburuk yang mudah dibantahkan mengingat Bi Lisa tak mendengar ada keributan atau orang yang datang ke rumah Arum malam itu, ok." Lency menatapi manik mengintimidasi Sani. Lency tak menemukan apapun karena ia jadi malu dan mengalihkan pandangannya dari pria super tinggi yang menyerahkan tas bergambar beruang untuk diberikan pada Arimbi. "Aku titip ini untuk Arimbi, terimakasih." Lency mengangguk dan keluar setelah pamit pada pria tinggi yang terus berdiri di tempat sama setelah pintu tertutup rapat, "hipotesa terburuk yang mudah dibantahkan?"
9.79.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai lum urusei yatsura
Baca
+Pustaka
AMORAGA

AMORAGA

Raga tidak terlalu yakin, mengingat Amora saja tidak tahu nama kedua orang tuanya apalagi wajahnya. Raga mengantar Amora ke kamarnya. Kamar dengan nuansa vintage yang memanjakan mata. Amora terpesona dengan balkon yang mengarah ke jalan besar. Sangat ramai dan indah. Gedung-gedung pencakar langit seperti lautan bintang. "Gue gak tahu, kalo Italia secantik ini." "Gue juga gak tahu, kalo Italia kalah cantik sama lo." Raga muncul dari belakang, sambil membawa sebuah selimut dan memberikannya pada Amora.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai lum urusei yatsura
Baca
+Pustaka
Hayu

Hayu

Hayu melajukan kendaraannya lagi, sambil berpikir tentang apa yang dia lihat barusan. Akhirnya setelah hampir satu jam berkendara, dia sampai juga di apartemen Candra. Dia memiliki kartu khusus untuk bisa mengakses masuk ke sana, jadi tak perlu merepotkan bosnya untuk bisa masuk ke dalam tower apartemen mewah itu. Memasuki lift dengan melamun, membuatnya membuang waktu yang ada, hingga tak sadar dia tak memencet tombol lift dan hanya berada di dalam saja. Dia baru sadar ketika atasannya itu meneleponnya.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai lum urusei yatsura
Baca
+Pustaka
Seuntai Janji

Seuntai Janji

tambah Aldo yang menyebabkan Arya meringis. "Repot miaranya. Karena nggak bisa pakai air biasa. Harus air laut," jelas Arya. "Kalau mau yang mirip itu, kalian miara kura-kura aja," usulnya. "Mau!" teriak kedua bocah. "Kura-kura yang mana, Mas? Hijau atau yang ada matahari di punggungnya?" tanya Dahayu. "Belum tahu. Aku harus nanya dulu ke Gayatri. Dia lebih paham tentang jenis kura-kura," ungkap Arya.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai lum urusei yatsura
Baca
+Pustaka
STARMOON

STARMOON

ucap Liam dengan tangisnya yang merintih dan memohon jika bisa membaginya “Liam” seru Ken dari belakang “kau tidak bisa membaginya itu porsi satu teguk racun, dan aku Bersama Ricky tidak menemukannya dimanapun” “tapi aku tahu racun ini, ini berasal dari bunga Ranuculus kau harus cari ke menara hitam Rostov aku sering melihat laboratorium racun untuk perang disana, ini racun berbahaya Liam, bisa membunuh dalam dua jam bahkan, biasa kita gunakan pada panah kita sebelum perang”
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai lum urusei yatsura
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status