Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Marga Kuromori

Marga Kuromori

“Saya sudah menulis surat tentang undangan pernikahanku dengan Mirae jauh hari, namun sampai sekarang tidak ada balasan. Mungkin beliau sedang sibuk.” Pak Orochi mengangguk, lantas meminta Yosihara agar memberitahu dirinya jikalau pamannya Yosihara sudah pulang. Glosarium: 1. Ushi no koku mairi: Ritual mengutuk seseorang saat di jam 1-3 dini hari. Mereka akan pergi ke kuil shinto di jam tersebut dengan pakaian serba putih secara diam-diam. Mereka akan membuat boneka jerami yang sudah terselip foto, DNA (rambut, kuku, dsb), atau nama orang yang akan di kutuk. Boneka diikat di pohon keramat yang dekat dengan kuil shinto, setelahnya mereka akan menusuk boneka jerami dengan paku.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 140 Times as lum urusei yatsura
Read
+Library
Ujung Senja

Ujung Senja

Kak Hanum menatapku, matanya bersinar jenaka. “Jantan mano?” Aku mencicipi tempe yang sudah ditiriskan. “Hei, lupo dio? Yang kulitnyo putih melepah tu.” Ingatanku tertuju pada Dayu. Bocah itu memang berkulit sangat putih nyaris pucat seperti mayat menurutku. “Dayu maksud Akak? Dio anak buah Bang Asman, Kak. Kalau tak ada dio, Era tak yakin jenazah Bang Asman bisa dibawa ke sini.”
108.5K viewsCompletedAdded to Library 279 Times as lum urusei yatsura
Read
+Library
De Crepusculum

De Crepusculum

Lelaki yang berdiri tenang di hadapannya kini berkulit amat putih meski tak seputih dirinya, tapi warna kulit lelaki ini terlalu mencolok jika disandingkan dengan warga negara ini. "Ya." Kanzo mengangguk. "Ibuku orang Hiroshima. Dan bagaimana denganmu? It is clear that you are not native to this area," tebak Kanzo, "Kulitmu terlalu mencolok dan... matamu biru? Entah kenapa terlihat seperti ungu di penglihatanku," celoteh Kanzo. Ia terkekeh sembari mengelus seekor merpati putih yang sedari tadi memang ada di pelukannya. Tatapan matanya tak lepas dari Atha yang tampak begitu bersinar di bawah cahaya matahari senja.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as lum urusei yatsura
Read
+Library
Hayu

Hayu

Hayu melajukan kendaraannya lagi, sambil berpikir tentang apa yang dia lihat barusan. Akhirnya setelah hampir satu jam berkendara, dia sampai juga di apartemen Candra. Dia memiliki kartu khusus untuk bisa mengakses masuk ke sana, jadi tak perlu merepotkan bosnya untuk bisa masuk ke dalam tower apartemen mewah itu. Memasuki lift dengan melamun, membuatnya membuang waktu yang ada, hingga tak sadar dia tak memencet tombol lift dan hanya berada di dalam saja. Dia baru sadar ketika atasannya itu meneleponnya.
105.2K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as lum urusei yatsura
Read
+Library
BATARI

BATARI

Sebuah kalimat yang terdengar bersih, padahal artinya sederhana: hadir, tersenyum, dan biarkan mereka memakaimu sebagai dekorasi. Vila itu menyerupai oase. Kolam renang infinity menelan langit, musik chill-out mengalun lembut, dan aroma kamboja menempel di udara. Para tamu tertawa ringan, seperti dunia tidak pernah punya gigi. Bagi Batari, semuanya terasa terlalu halus—seolah permukaan pesta ini sengaja dibuat licin agar seseorang mudah terpeleset.
10581 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as lum urusei yatsura
Read
+Library
SUSUK TERATAI PUTIH

SUSUK TERATAI PUTIH

) Sumirah membuka pelan matanya, detik kemudian matanya terbuka lebar, matanya melotot melihat apa yang ada di depannya. Seekor ular kobra sebesar pohon jati yang berusia ratusan tahun tengah menatap wajahnya, sisiknya yang berwarna putih susu berkilau memantulkan cahaya rembulan. Matanya merah bagaikan batu delima, gigi taringnya tajam bagai sebilah pedang. Ular itu tapi tak beraroma amis khas hewan melata, melainkan ber-aromakan wangi bunga kantil. Perlahan kepala ular semakin mendekati wajah Sumirah.
9.751.1K viewsOngoingAdded to Library 2.0K Times as lum urusei yatsura
Read
+Library
KURENSIA

KURENSIA

Entah mengapa, gadis itu membuat Agarish merasa aneh dengan perasaannya. “Mana alamatnya?” tagih Agarish Gino dan Tiara langsung tersenyum senang. “Jalan Winata, komplek Matahari, blok C, no 126A. Warna rumah nya biru tua sama putih, di blok C cuma rumah Aira yang warna nya biru tua sama putih.” jawab Tiara
102.5K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as lum urusei yatsura
Read
+Library
U

U

Yuda mengetahui bahwa si wanita tersebut adalah Yura dari salah satu teman di kelasnya Yura. Hingga pada suatu hari, Yuda pergi ke supermarket dekat rumahnya dan melihat botol minuman yang Yura berikan waktu itu. Yuda mengambil minuman tersebut kemudian tersenyum manis sampai terlihat jelas lesung pipitnya yang indah.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as lum urusei yatsura
Read
+Library
LORO

LORO

Aura sinis bersatu dengan gemuruh dan petir yang saling menyambar membunuh kebaikan di mata Bumyen bagi Zahra. "Lompat!" Suara kecil mengusik gendang telinga Zahra yang hampir terpecah karena sekali lagi Bumyen melemparkan suriken yang menancap ke bahunya. Cring "Lompat!" Bibir Bumyen dan Chan tidak bergerak dan terbuka. Begitu pula para awak kapal yang hanya diam bersembunyi menahan diri dari suriken Bumyen yang tak dapat mereka hindari. Zahra yakin, suara itu begitu asing dan terdengar sangat kecil.
104.1K viewsOn holdAdded to Library 127 Times as lum urusei yatsura
Read
+Library
THE CURSED MIKO (INDONESIA)

THE CURSED MIKO (INDONESIA)

ucapnya seraya tersenyum. Yuuto menyodorkan tangan kanannya yang sebelumnya sempat menyentuh ranting yang panas kepada Zura. Dengan cepat, pemuda bermanik mata merah menyapukan krim tersebut ke tangan Yuuto. "Hei, apa itu tidak terlalu banyak?" tanya Yuuto setelah melihat Zura mengoleskan krim itu banyak sekali di tangannya yang terkena luka bakar. Zura menggeleng dan menjawab cepat, "Tidak, tenang saja. Ini adalah salep herbal, dia akan menyembuhkan lukamu dalam sekali oles."
1020.6K viewsCompletedAdded to Library 783 Times as lum urusei yatsura
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status