QUEEN: I LOVE YOU PAPA
Tanya Alesha, yang memang sedari tadi melihat santri-santri yang lebih sering berlari.
Aflah tersenyum mendengar pertanyaan kakaknya, lalu remaja tanggung yang terlihat tampan dengan sarung dan pecinya itu beralih melihat rekan-rekannya sesame santri yang berlari-lari seperti takut akan kehilangan sesuatu, “Di sini itu suasananya memang dinamis seperti ini, Kak.” Jawab Aflah yang masih memperhatikan santri-santri yang berlari, “Antri dan lari, sudah biasa disini.” Aflah terkekeh, “Mau mandi lari kemudian antri, makan pun musti lari kemudian antri.” Cerita Aflah, “Menuju kelas juga lari, atau jalan rapi berduyun-duyun, pokoknya menyenangkan deh.”
Hot Chapters