Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MADU YANG BERACUN

MADU YANG BERACUN

kata Jafar sambil berdiri di depan ranjang. “Jafar kenapa kau begitu bodoh? Apa kau mau memasang perangkap untuk kita?” semprot Jenar, dia benar-benar kesal dengan lelaki itu. Jafar mengernyitkan dahi dan melihat ke arah ponsel dengan bingung. “Apa yang kau bicarakan? Kau mabuk?” Jafar kembali menempelkan ponsel ke telinga.
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai mad dog ff
Baca
+Pustaka
MADU HITAM

MADU HITAM

Hari sudah pukul sebelas malam, Alina dan Celine pun terlelap di kontrakan yang berukuran kecil itu. Mengenai klien dari Jepang, Ferdi telah berhasil membujuknya agar nama perusahaan yang dipegang oleh Justin tidak di-blacklist. Mendengar kabar baik ini, Justin merasa cukup lega. Tapi di sisi lain, Ferdi sangat bingung karena pria itu masih memiliki perihal utang pada Madam Aurora, pemilik klub Butterfly. Kebiasaan Ferdi gonta-ganti wanita membuatnya terjun ke dalam dunia malam. Uang yang dihabiskan dalam satu malam sangat fantastis, apalagi jika memilih klien dari VIP, sangat menguras kantong. Mengenai kasus Justin di sebuah klub, Madam Aurora akan melelang Justin malam itu, tetapi seseoran
958 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai mad dog ff
Baca
+Pustaka
Obsesi Liar Maduku

Obsesi Liar Maduku

Kubuka kembali aplikasi pesan chatting dan melihat pesan apa lagi yang masuk. Aku membelalak lebar bahkan aku hampir terpekik saat melihat ada video kedua berdurasi tiga menit. Lebih lama dari video yang pertama. Isi dari video itu adalah, Zea yang sedang duduk mengangkang dan memainkan alat kelaminnya sendiri dengan memasukkan jari-jarinya ke dalam sana. Aku bergidik antara jijik dan ngeri melebur jadi satu mengetahui tingkah liar perempuan yang baru beberapa bulan menjadi maduku.
13.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 410 kali sebagai mad dog ff
Baca
+Pustaka
Anak Untuk Maduku

Anak Untuk Maduku

ucap mommy Noura sambil menghentikan mobil nya di depan gerbang rumah Moana yang di jaga oleh security. Saat gerbang di buka terlihat Allarick berdiri di sana menunggu mereka. Saat Moana turun dari mobil Allarick berjalan mendekati mobil. "Kalian udah pulang?" tanya Allarick pada Moana dengan lembut. "Iya mas... Maaf ya mas, kami pulang telat, kami keasikan main sama mommy di Mall" ucap Moana sambil mencium tangan Allarick dengan takzim.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai mad dog ff
Baca
+Pustaka
MADU YANG KUPILIH

MADU YANG KUPILIH

Lambat tapi pasti keinginan sang papa akan Aruna wujudkan, apa aku sanggup menghadapi kenyataan yang akan terjadi ya Allah, gumam Aruna. Tapi siapa yang akan aku jadikan maduku, bukankah aku sendiri yang minta akan mencarikan madu untukku sendiri? Aruna terkekeh menertawakan dirinya sendiri, konyol bukan? Bahkan aku memikirkan siapa wanita yang akan menjadi maduku? Miris sekali nssib cintamu Aruna. Aruna menghembus nafas kasar, lalu memutuskan memainkan ponselnya diruang tamu sambil menunggu suaminya pulang.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai mad dog ff
Baca
+Pustaka
Calon Mertuaku Menjadi Maduku

Calon Mertuaku Menjadi Maduku

Apapun ceritanya, hidup harus dijalankan sampai Izrail memanggil. Mobil yang membawa Akbar perlahan keluar dan hilang dari pandangan Bu Nova. Hari pertama aku melepaskanmu untuk pergi menjumpai maduku. Ucap Bu Nova dalam hati. "Papa sudah pergi ma?" tanya Rizal yang baru keluar dari dalam kamarnya. "Iya...kenapa?" tanya Bu Nova balik. "Semoga mama salah satu bidadarinya Allah disurga kelak." Doa Rizal pada sang mama.
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 368 kali sebagai mad dog ff
Baca
+Pustaka
Poison (Racun untuk Maduku)

Poison (Racun untuk Maduku)

kata Nyimas. "Iya, Nyimas. Tapi yang ingin kulenyapkan adalah maduku itu!" jawabku. "Teteskanlah air susu ini pada setiap makanan dan minuman madumu, niscaya dia akan lenyap perlahan-lahan. Dia tidak akan mati sebelum kau puas melihatnya menderita," ucap Simbah sambil memberiku setetes air susu dalam botol bening seukuran ibu jari.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai mad dog ff
Baca
+Pustaka
Maduku Sayang

Maduku Sayang

Jika aku bisa dibentak, maka dia harus lebih bisa. Aku membuka aplikasi F******k dan memasang status di sana. 'Memiliki adik madu tidak selamanya membuat hati terluka. Kenapa? Iya, kalau akur pasti bikin nyaman karena ada waktu istirahat dari pekerjaan rumah.'
9.927.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 786 kali sebagai mad dog ff
Baca
+Pustaka
MADU DARI MERTUA

MADU DARI MERTUA

Fani menyeka airmatanya "Maaf, Bunda, boleh kasih saya waktu?" ucap Fani. "Ya, Bunda paham." "Boleh saya bicara dengan Mama saya?" "Ya, silakan." Sania pun meninggalkan Fani dan Renny berdua. Hanya berbicara empat mata. "Ma, Mama yakin dengan semua ini, Ma?" tanya Fani terisak. "Mama sangat yakin." "Mama sudah memikirkan semuanya. Ini yang terbaik buat kamu, Fani," ujar Mama Renny.
1023.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 532 kali sebagai mad dog ff
Baca
+Pustaka
Driving Me Mad

Driving Me Mad

Daffa sudah tidak tahan lagi, ia berlari dan menarik tangan Shine kuat, hingga gadis itu hampir terjatuh dari kursi putarnya. Shine nampak terkejut, begitu pula dengan Jim. Pria itu terpaku setengah sadar menatap Daffa yang mendelik menatapnya. "Brengsek," umpat Daffa pelan pada Jim, kemudian membawa Shine pergi. Karena setengah mabuk, Shine terlalu lemah untuk memberontak. "Siapa kau?" "....." "Apa yang kau lakukan?"
9.939.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 987 kali sebagai mad dog ff
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status