Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SAHABATKU MADUKU

SAHABATKU MADUKU

BAB 67 Kemarahan "Aku 'kan hanya menggodamu saja, tidak serius ingin kopi pahit," ujar Atha membuat Anisa mengerucutkan bibirnya. "Pokoknya kamu harus habiskan! titik." Anisa langsung bangkit saat mendengar suara tangisan Haidar, meninggalkan Atha yang terbengong melihat tingkahnya. "Harusnya tadi aku tidak mengodanya," keluh Atha lalu menyeruput kopi dan mengeryit tidak suka karena pahit sekali.
1010.7K viewsCompletedAdded to Library 353 Times as mad out game
Read
+Library
Marry My Maid

Marry My Maid

Dan Robby semakin menambah kecepatan mobil nya membelah jalanan ibukota. *** Mindy terlihat sedang menekan bel rumah mertua Cyra berulang kali. Namun, belum ada juga respon dari dalam. “rumah nya kok sepi, apa Cyra masih tidur? Ah tapi tidak mungkin.” Ujar Mindy bermonolog sendiri. Saat ia hendak menghubungi Cyra, tiba-tiba pintu rumah itu terbuka menampilkan sang asisten rumah tangga. “bi.” Sapa Mindy tersenyum ramah.
9.1K viewsCompletedAdded to Library 319 Times as mad out game
Read
+Library
Aku Tak Mau DiMadu

Aku Tak Mau DiMadu

"Aku malah khawatir Mas Boy diguna-guna." "Diguna-guna?!" Umi Mae terkejut mendengar pernyataan itu, matanya membesar. "Kamu ini bicara apa? Nggak mungkin, Nak!" tegasnya tak percaya. "Itu bisa saja, Umi." Yumna mengangguk dengan mantap, matanya penuh keyakinan "Dan aku yakin ... yang guna-guna Mas Boy pasti Naya, supaya nanti Mas Boy luluh dan mau menikahinya."
107.9K viewsCompletedAdded to Library 230 Times as mad out game
Read
+Library
MADU, YANG DIBELI OLEH MERTUAKU

MADU, YANG DIBELI OLEH MERTUAKU

MADU, YANG DIBELI OLEH MERTUAKU Bab 12 Hamil "Huwek!" "Huwek!" "Kamu kenapa, Mel?" "Gak tahu, Mbak. Nyium bau nasi goreng malah mual banget. Huwek ... huwek."
5.4K viewsCompletedAdded to Library 167 Times as mad out game
Read
+Library
Batal Di Madu

Batal Di Madu

“Aduh Vio, syukur kalau dia tahu, jadi enggak seenaknya marah-marah enggak jelas, “ rutuk Oma Dora sambil berdiri berniat untuk membukakan pintu kamarnya. *** Pintu kamar pun terbuka. Tampak berdiri tegap sekarang pria tampan dengan raut wajah yang sedikit sulit ditebak antara marah dan bingung. “Ada apa?” tanya Oma Dora tersenyum kecil. “I—itu ... anu ...O—Oma ...” “Kenapa kamu menjadi gagap gitu? Mencari Vio atau Oma sih? Kamu terpesona ya pada pandangan pertama dengan Oma? Seperti di sinetron ya? Biasanya kan diawali dengan pertengkaran setelah itu pandang -pandangan, dan berakhir di pelaminan,” goda Oma Dora tersenyum memperlihatkan deretan gigi palsunya yang putih.
7.7K viewsCompletedAdded to Library 154 Times as mad out game
Read
+Library
Muda dan Liar

Muda dan Liar

Aku yakin, Paman takkan berani menggangguku lagi. Semalam aku tidak bisa tidur dan kantung mataku menjadi lebar seperti panda. Menyebalkan! Aku jadi harus memakai banyak makeup untuk menutupinya. Padahal aku tidak suka memakai banyak makeup karena kulitku begitu sensitif. “Tamara!” “Iya Mom!”
4.0K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as mad out game
Read
+Library
TUMBAL UNTUK MADUKU

TUMBAL UNTUK MADUKU

Saat itulah tiba-tiba tubuhnya merasakan ada sesuatu yang aneh, buku kuduknya mulai berdiri kala dia merasakan angin kencang yang tiba-tiba mulai menerpa tubuhnya. Dalam gelapnya hati yang diliputi api kebencian dan dendam, tiba-tiba terdengar suara aneh yang saat itu mulai merajai hatinya untuk selalu berbuat buruk kepada madunya. "Sabar Alana, kau tidak perlu marah dan menghancurkan batu itu, aku akan membantumu untuk mengeluarkan wanita itu dari keluarga suamimu. Namun, yang perlu kau tau, kau harus menjadikan madumu sebagai tumbalnya. Apa kau sanggup melakukan hal itu?"
106.0K viewsCompletedAdded to Library 210 Times as mad out game
Read
+Library
MADU DARI MERTUA

MADU DARI MERTUA

Menahan emosinya sendiri. "Gila. Dia pasti mulai menyusun rencana. Apalagi ini rencana dia," gerutu Aryo. Ponsel Aryo pun berdering. Saat ia melihat ponselnya, ternyata nama Prita memanggil. Emosinya semakin kuat dan ingin memaki Prita. [Mau apalagi kamu? Mau maki aku lagi? Mau marah lagi? Marah, ayo maki aku lagi sampai kamu puas!" pekik Aryo.
1023.0K viewsCompletedAdded to Library 551 Times as mad out game
Read
+Library
BAD TRIP

BAD TRIP

Maka dar itu dengan suara yang masih sama rendahnya dia melanjutkan, “Benar, kamu akan menjalani masa pemulihan paling singkat enam bulan. Kalau kondisi psikis dan fisik kamu sudah dinyatakan baik dan sembuh, segera bisa ke luar dari sini.” Nadia menggeleng keras. Tak percaya dengan apa yang didengarnya. “Nggak, aku nggak mau. Aku mau pergi dari sini, aku mau pulang. Nggak mungkin, Ma. Ini semua becanda, kan?” Nadia menatap tajam mamanya yang haanya diam, tanpa ekspresi. Kebisuan sang mama membuat Nadia terpukul. Pandangannya yang kabur beralih ke Jocyelin lagi, “Aku pengen pulang!” teriaknya ketika bulir bening meyeruak dari sudut mata.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as mad out game
Read
+Library
Sad Boy

Sad Boy

[Marco, aku ingin bertemu denganmu] pesan terkirim dengan cepat. [Aku tidak sudi] balas Marco yang masih kesal. [Ini penting, aku tidak ingin bercanda. Katakan dimana kau sekarang?] Nalan mulai emosi, ingin rasanya ia memberikan bogem mentah ke wajah sahabatnya itu. [Ck! Siapa yang bercanda?] [Marcoooooo😠😠😠] Nalan mulai geram disertai gambar marah ia membalas pesan.
106.1K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as mad out game
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status