Dimadu Saat Koma
Sungguh, perpisahan pagi ini terasa sangat berat karena Mas Adnan baru akan pulang Minggu depan.
Ah, kuusir semua rasa negatif yang mulai memasuki hatiku, aku kembali membawa Dara bercanda dan membalik badan hendak masuk ke dalam rumah.
"Tuh lihat! Mau-maunya ya, Mbak Inara di madu? Padahal dia itu masih muda, masih cantik, kalaupun cerai pasti masih banyak laki-laki yang ngantri buat jadi suaminya."