Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SUGAR DADDY TERAKHIRKU

SUGAR DADDY TERAKHIRKU

Meski Mae belum memiliki merek kue atau brand, ia tahu benar kalau kuenya tidak akan kalah bersaing dengan mereka. “Mari, silakan. Ada banyak stan lain yang bisa Anda kunjungi.” Gina mengambil celah itu dan menggiring Rowena ke tempat lain, masih dengan ceria—terlalu ceria yang dipaksakan, karena bayangannya tentang membuat Rowena puas sedikit meleset. “Shit!” Mae menghempaskan diri ke kursi sambil mengumpat setelah mereka semua meninggalkan stannya. Mae menyesal. Ia seharusnya lebih bisa menahan diri.
1033.8K viewsCompletedAdded to Library 912 Times as mae nak
Show Reviews (20)
Read
+Library
Sierra
so far belom ada yg bisa gantiin ka ai sbg author terfavorit karna ceritanya itu ga bosenin, tiap novel temanya selalu beda dan alurnya selalu bikin candu buat baca terus. plus yg paling aku suka yaitu tidak ada pembunuhan karakter perempuan seperti kebanyakan novel lain yg pasrah2 aja ditindas wkwk
Silent Heart
Lanjut ke 'Sugar Daddy Terakhirku', sub judulnya aja tertata rapi dan indah. Dan jalan ceritanya bener-bener beda dari novel sebelumnya yang ku baca. Jadi gak bosen sama sekali. Per bab nya selalu bikin penasaran dan banyak kejutan. Gak sabar tunggu karya Kak Ai selanjutnya. Semangat terus ya Kk Ai
Read All Reviews
Suamiku, Sayangilah Aku!

Suamiku, Sayangilah Aku!

Dia sudah berada di markas penelitian sejak 30 tahun yang lalu. Sekarang Mae berusia 50 tahun. Dia sudah memberikan banyak proposal untuk markas penelitian. Mae adalah salah satu anggota inti dan anggota inti juga tidak diperbolehkan keluar dari markas penelitian. "Bu Mae," panggil Ed dengan hormat. Mae duduk di kursi kulit. Dia memakai gelang giok. Biarpun sudah tua, dia tetap tampak elegan. "Kalian sudah kembali," ujar Mae. Ekspresinya terlihat lembut, tetapi tatapannya sangat dingin. Dia terus mengamati Ed dan Hans.
9.3857.1K viewsCompletedAdded to Library 28.3K Times as mae nak
Show Reviews (296)
Read
+Library
Widya Syari Putri
sudah tahu jalur ceritanya sampai anak² mereka TK, tp tetap menunggu versi di sini karena tata bahasa di sini enak untuk dibaca...berharap authornya update banyak bab perharinya supaya cepet² selesai dr part² yg membosankan
S.n
Saat Penny ketahuan Sienna, banyak komentar dan seru, sekarang saat Sienna ketahuan anak keluarga Shankar sepertinya biasa aja ya.... Tapi jadi ngebaca misterinya terungkap setiap kelipatan chapter 700an kayanya he... Sekarang juga kan chapter 1400an...
Read All Reviews
ENAK, PAK DOSEN!

ENAK, PAK DOSEN!

Dengan inisiatif sendiri, Diana mendekap dan memeluk. “Jadilah istri kedua Damar sebelum mama pergi, Nak. Mama gak kuat.” Mama Maya mengucap lirih. Ada apa ini sebenarnya? Kenapa menjadi rumit seperti ini? Pergi? Memangnya pergi ke mana? Mama Maya hanya jatuh biasa bukan? Banyak pertanyaan yang tersusun dalam benak Diana. Apakah ia hanya benturan sedikit saja bisa membuat nyawa seseorang akan melayang?
9.9282.0K viewsCompletedAdded to Library 6.8K Times as mae nak
Show Reviews (32)
Read
+Library
Zizizaq
Suka baca karya orang lain, selain seru buat belajar juga. Ini ceritanya bagus.🤍 baca juga karya Zizizaq 1. Nikah kontrak berbuah cinta 2. Antara mencintai dan melupakan 3. Wanita ketiga duda kaya
OTHOR CENTIL
Hallo, Kak. Maaf kalau ceritanya tidak sesuai ekspektasi Kakaknya, ya. Di bab awal itu sudah jelas, Diana butuh uang karena uang sakunya dibatasi. Soal password kartu ATM itu, Damar juga bilang kok kalau sandinya nanti dikasih tahu lewat pesan.
Read All Reviews
Someone Like You

Someone Like You

Mama Maia ternganga ia mencoba menutup mulutnya menggunakan tangan kanannya, hatinya begitu sakit ketika melihat kondisi putri kesayangannya. "Sayang kamu kenapa Nak?" lirih Mama Maia dengan nada memelas. Mama Maia langsung mendekap erat badan putri kesayangannya dan mencoba menenangkan Maura. "Sudah sayang kamu jangan nangis seperti ini nanti Mama ikutan sedih Nak, kamu tenangkan dulu diri kamu ya sayang," ujar Mama Maia sambil mencoba untuk menenangkan Maura yang sedari tadi menangis sesenggukan.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 223 Times as mae nak
Read
+Library
MAAF

MAAF

Meski dia tahu Cahyo tidak menginginkannya, setidaknya mengabdikan dirinya seumur hidup tidaklah rugi. “Bagus. Kita sarapan sekarang, jangan membuat kesalahan sedikit pun.” Cahyo keluar lebih dulu dan kemudian di susul oleh Yuni. “Selamat pagi, Ma, Pa.” sapa Cahyo setelah sampai di meja makan. “Apa kau akan bekerja hari ini?
103.5K viewsOn holdAdded to Library 77 Times as mae nak
Read
+Library
MATE

MATE

ucap maid itu dengan nada memohon. Alena menatapku sesaat dan aku langsung tersenyum, meyakinkan gadis itu agar memberi maid itu kesempatan untuk bicara. “Siapa namamu?” tanyaku mulai menatap serius maid itu. “Forel, Samisa Forelia,” jawab maid itu kembali menunduk memberi hormat padaku.
109.5K viewsCompletedAdded to Library 370 Times as mae nak
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

Tapi dia mencoba sekuat tenaga, memaksakan dirinya agar bisa mengangkat kepalanya dan dia melihat Bik Enah, seorang wanita paruh baya yang berprofesi sebagai kepala pelayan di mansion. "Ya ampun, nyonya!" Enah terpekik. Lalu dengan sigap Enah membantu Mawar berdiri, dia ingin menangis melihat keadaan majikannya sekarang. Mawar berjalan tertatih-tatih di bantu oleh Enah, badan nya begitu lemas, kepalanya sangat pening dan badannya menggigil kedinginan. "Bagaimana, Bibi bisa tahu aku ada di sini?" Mawa terus memaksakan kakinya melangkah.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 144 Times as mae nak
Read
+Library
MAU KAN, JADI MAMA DIRA?

MAU KAN, JADI MAMA DIRA?

Tapi entah kenapa rasa martabak itu sangat familier bagi Maya. Nama seseorang hinggap di kepala. “Bisma!”
108.2K viewsOngoingAdded to Library 204 Times as mae nak
Read
+Library
Nikahi Mamaku, Om!

Nikahi Mamaku, Om!

“Syukurlah. Mama pikir kamu tidak ada di sini.” Meski ekspresinya masih bingung, anak itu tetap membalas pelukan sang mama. Sambil memberikan tepukan kecil, ia berkata, “Aku tidak kemana-mana, Ma.” Wilona mengangguk-angguk. Lega sekali rasanya mendapati Arjuna baik-baik saja. Sementara di sisi meja yang lain, Arshaka yang kebetulan juga tengah sarapan hanya menatap dengan ekspresi tidak banyak berubah.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as mae nak
Read
+Library
Mama Muda

Mama Muda

Bukan seperti saat ini. Seolah bisa merasakan kepedihan Naomi, Mama Nawang mengusap pipi menantunya itu lembut. "Tidak apa-apa kalau tidak bisa. Kapan-kapan aja ya." "Makasih ya, Ma, karena mau mengerti." Tidak berapa lama, Adrian pulang. Mereka pun makan siang bersama dengan makanan yang dibawa Mama Nawang dari Bandung. Naomi berulangkali kedapatan menambah lauk karena keenakan, dia bahkan makan tanpa menggunakan sendok alias pakai tangan.
1023.4K viewsCompletedAdded to Library 795 Times as mae nak
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status