Deportation
"Fine, thanks, Mae."
"And, ini pasti Nina, right?" sapanya sambil mengulurkan tangan untuk bersalaman.
Nina langsung menyambutnya.
"Wah, kok mbaknya tahu?" balas Nina tak kalah sopan.
Mereka pun langsung akrab. Mae, nama wanita itu sangat senang pula bertemu dengan orang yang berasal dari negaranya. Beberapa menit saja keduanya sudah terlibat pembicaraan yang panjang seperti dua sahabat yang sudah lama tidak bersua.
Hot Chapters