Mahar 50 Juta dari Si Petani
Tidak berotak dan sangat tidak pantas dilontarkan oleh manusia ke manusia yang lain.
"Ah nanti juga kentara dari maharnya, kalau murah pasti udah buka segel. Udah biasa di kampung kita mah," kata Laela lagi.
Dilsah hendak menyahut, tapi Emak Lamba dengan segera mengusap punggung calon menantunya dan berbisik. "Kamu marah adalah tujuan dia, Nduk. Jangan cemas, Akbar punya tabungan untuk mahar kamu nanti, dan Insya Allah sangat pantas. Emak bisa pastikan itu."