Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kematian Palsu Adikku

Kematian Palsu Adikku

Ayah mendengus dingin, “Lebih baik dia nggak kembali lagi selamanya, lebih baik mati di luar sana. Melihatnya saja aku sudah muak!” Mendengar mereka bergantian mencaci-maki, dadaku terasa seperti ditimpa oleh batu besar, sesak dan sakit. Padahal hari itu aku sempat mengirim pesan pertolongan pada mereka, tetapi mereka tak peduli. Mungkin, kematianku adalah bentuk pembebasan bagi mereka. Bahkan andai aku tidak dibunuh dengan kejam, hidupku juga tidak akan lama lagi. Satu tahun lalu, ketika aku pingsan, dokter menemukan bahwa aku mengidap tumor otak.
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai maka di hari kematianku kawan
Baca
+Pustaka
Aku Istri Pertama, Tapi Hanya Jadi Simpanannya

Aku Istri Pertama, Tapi Hanya Jadi Simpanannya

Baginya, kata 'kuat' hanyalah susunan huruf yang tak bermakna saat ini. Siang itu, matahari berdiri tepat di atas kepala saat prosesi pemakaman dilakukan di pemakaman umum kampung mereka. Tanah merah itu perlahan menutup liang lahat, mengubur semua kenangan dan wajah Ibu Mirna untuk selamanya. Dinda dan Lisa, kedua adik Sira, terus meneteskan air mata tanpa mampu menahannya. Namun, di balik suara tangis keluarga yang berduka, ada suara lain yang menambah rasa sakit mereka.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai maka di hari kematianku kawan
Baca
+Pustaka
Misteri Cinta di Lokasi KKN

Misteri Cinta di Lokasi KKN

aku bahagia kok disaat terakhirku, kau ada di sini, seperti lagu westlife yang sering kudengar waktu zaman SMA dulu . 🎵I wanna grow old with you I wanna die lying in your arms I wanna grow old with you 🎶🎼 Aku ingin menua bersamamu Aku ingin mati dipangkuanmu Walaupun aku tidak bisa menua bersamamu, tapi aku bersyukur bisa mati dipangkuanmu, walau itu hanya dalam khayalanku .... **** Tuut ... tuuut ... tuuttt
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 468 kali sebagai maka di hari kematianku kawan
Baca
+Pustaka
Suatu malam Gairah

Suatu malam Gairah

"Sion menurunkanku. Apa yang akan dipikirkan teman-temanmu?" "Saya tidak peduli." Saya tidak memberitahunya bahwa hari ini akan menjadi tentang kami dan hanya kami. Musik diputar saat kami masuk, dan saya menurunkannya. Wajahnya memerah. "Kau akan menjadi kematianku, Zion." Saya tertawa kecil.
1030.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 660 kali sebagai maka di hari kematianku kawan
Baca
+Pustaka
Janji Setia

Janji Setia

“Semua akan pergi, Feme. Tolong, jangan berpikir macam-macam dulu. Kau seperti orang berputus asa saja.” “Bukan putus asa, aku hanya sedang menunggu maut datang. Mautku lebih dekat daripada mautmu.” “Mautku juga dekat, Fem. Aku setiap hari menghadapi musuh. Di antara kita berdua tidak ada yang bisa ditebak siapa yang akan mati terlebih dahulu.”
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai maka di hari kematianku kawan
Baca
+Pustaka
Cinta Diamnya Sang CEO

Cinta Diamnya Sang CEO

“Aku sakit.” “Maka aku pun,” jawaban cepat Sagi membuat Bare terisak-isak sesak. “Aku—bagaimana menjalani hariku tanpamu seorang diri. Tanpa pendukung. Lebih parahnya, di mana hari aku mencintaimu, di hari itu pula aku kehilanganmu. Bukankah jalan kita terlalu kejam?” ***
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai maka di hari kematianku kawan
Baca
+Pustaka
FORBIDDEN INLAWS

FORBIDDEN INLAWS

Tuhan, apakah aku mati? An, apa aku sudah bilang kalau setiap hari aku akan selalu mencintai kamu, dan aku akan menepati janjiku kalau hanya maut yang memisahkan kita? -tbc-
1021.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 661 kali sebagai maka di hari kematianku kawan
Baca
+Pustaka
Pembungkaman Dua Gadis Nahas

Pembungkaman Dua Gadis Nahas

“Oke bos, akan kita lakukan.” Di sini jantung Maya sudah dag-dig-dug. “Kayaknya hari ini bakal jadi hari terakhir gue di dunia.” Ucap Maya dalam hati. “Papa, mama, Kak Luthfi, Kak Ratih semoga kalian bisa menemukan jasad gue nanti, jika gue benar-benar mati hari ini.” Maya menitikkan air mata. Maya menunggu detik-detik kematiannya, dia sudah yakin hari ini bakal mati ditangan dua laki-laki itu.
774 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai maka di hari kematianku kawan
Baca
+Pustaka
Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

) Semua menahan napas. "Toa-koh... i sí ê hit kang, góa tī hia. M̄-kú, góa bē-tàng chò sím-mih." (Bibi... pada hari kematiannya, aku ada di sana. Tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa.) Suaranya pecah.
461 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai maka di hari kematianku kawan
Baca
+Pustaka
BUNGA ABADI

BUNGA ABADI

Ingatan bersamamu, Kenangan bersamamu It's a sorrowful life Itu adalah hidup yang menyedihkan sorrowful day Hari yang Menyedihkan seulpeum-eul igiji mothaneun naege Aku yang tak bisa menang melawan kesedihan sorrowful life sorrowful day Hidup yang menyedihkan, hari yang menyedihkan nae gyeot-eseo tteonajima Jangan pergi dari sisiku chueogsog-e naega salji anhdorog Sehingga aku bisa hidup dalam kenanganmu It's a beautiful life Ini adalah hidup yang indah 🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼🎼
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai maka di hari kematianku kawan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status