Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Adik Angkatku, Kekasih Gelapku

Adik Angkatku, Kekasih Gelapku

“Nggak baik kalau langsung mandi sehabis makan.” Amara otomatis menarik napas kecil. Oke. Terlalu dekat. Bahu mereka hampir saling menyentuh. Ini bukan jarak duduk yang ramah untuk orang waras, tapi juga bukan jarak yang bisa diprotes tanpa terdengar dramatis. “Hmm,” gumamnya, mencoba terdengar santai sambil menatap lurus ke depan seperti presenter berita. “Udah keburu laper pake banget, ya?”
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai makan sambil berdiri
Baca
+Pustaka
Nur Cahaya Cinta (Bahasa Indonesia)

Nur Cahaya Cinta (Bahasa Indonesia)

Ia duduk di sana sambil mengutuki dirinya sendiri, karena sudah bersikap seperti orang linglung yang tidak menyadari akan apa yang dilakukannya. ☘☘🏵☘☘ Mereka makan dalam diam, tidak ada yang bersuara, bahkan denting sendokpun tidak terdengar, karena keduanya makan tanpa menggunakan sendok dan garpu. Mereka memakai tangan mereka sendiri untuk menyuap makanan ke mulut mereka. Selesai makan. "Kakak langsung kembali ke kantor?" Tanya Nur memulai pembicaraan.
9.825.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai makan sambil berdiri
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

00 – Makan Siang & Sesi Berbagi Sunyi Tidak ada dialog keras. Para peserta duduk di meja panjang dengan lilin kecil. Mereka makan dalam diam. Setiap gerakan dilakukan dengan kesadaran penuh—dari menyendok nasi, merasakan hangatnya kuah, hingga meneguk air.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai makan sambil berdiri
Baca
+Pustaka
TRAPPED IN PAST LOVE

TRAPPED IN PAST LOVE

ucap Arga. "Yes," kata Caca kegirangan, tangannya mengepal keatas. Lagi-lagi tingkahnya berhasil membuat kedua abangnya tertawa. Kalau saja dia tidak mengenakan topi pasti rambutnya sudah diacak-acak. Setelah mendapat sosis bakar dan susu, ketiganya mencari tempat duduk untuk menikmati makanan tersebut. Tidak mungkin 'kan makan sambil berdiri apalagi berjalan, tidak sopan!
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai makan sambil berdiri
Baca
+Pustaka
Tukar Pasangan (Jodoh)?

Tukar Pasangan (Jodoh)?

Kok, dia gak minta gue belanja? Ah, bodo amatlah! Yang penting sekarang makan. Pak Zian tersenyum ketika melihat gue berdiri melongo di depan meja makan, mungkin dia bahagia karena surprise-nya berhasil. "Sampai kapan kamu berdiri di situ? Ayo, makan. Saya nggak tahu selera kamu apa jadi saya coba bikinkan yang sekiranya pas di lidah kamu. Nggak apa-apa kan?" tanyanya ragu.
9.8396.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.3K kali sebagai makan sambil berdiri
Baca
+Pustaka
Sang Penunggu Pengantin

Sang Penunggu Pengantin

Membuat dia terlihat seperti angkuh, penuh misteri dan sedingin gunung es. “Kalau begitu ayo duduk disini temani aku makan,” balasku memintanya untuk duduk di kursi meja makan bersama dan menemaniku makan. Daripada dia berdiri saja di samping melihat ku yang sedang makan, jujur saja aku tidak terbiasa dengan perlakuan seperti ini. “Saya sudah makan Nyonya,” jawabnya, dan tidak bergeming masih berdiri di sampingku yang sedang duduk di kursi meja makan.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai makan sambil berdiri
Baca
+Pustaka
Sepupu dari Kampung

Sepupu dari Kampung

"Heh, makan apa tuh?!" Mata Zian membulat, mulutnya yang penuh dengan mie menganga. Betapa kagetnya melihat Riri sudah berdiri di sampingnya. Saking nikmatnya, Zian sampai tidak menyadari, Riri dan dua pembantu sudah masuk melalui pintu samping. "Jiah! Makanan nggak sehat. Mie instan campur makanan kaleng. Ini makanan sampah!"
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai makan sambil berdiri
Baca
+Pustaka
Asisten Tuan Angkuh

Asisten Tuan Angkuh

Sontak menatap gadis yang masih berdiri sambil menikmati air kelapa, "Kenapa terus berdiri? Duduklah," "Tidak, Nyonya. Saya lebih nyaman seperti ini," tolak Megan dengan pasti, tak mungkin berani melakukan hal yang menjadi pantangan bagi para pelayan karena dinilai tidak pantas dilakukan. "Kenapa? Duduklah, tidak baik minum sambil berdiri." ucapnya berusaha memaksa, "Ba-bagaimana kalau kita pulang? Pas-pasti Tuan sudah bangun dan mencari Nyonya,"
1015.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 487 kali sebagai makan sambil berdiri
Baca
+Pustaka
Setitik Nila

Setitik Nila

Memikirkan jawaban apa yang akan dilontarkannya, sembari menunggu Djiwa duduk di belakang kemudi. “Gimana kalau drive thru aja, Pak.” Daripada harus makan berdua dengan Djiwa di suatu tempat, lebih baik mereka makan sambil jalan. “Kita bisa beli burger, jadi bisa dimakan sambil jalan.”
1037.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai makan sambil berdiri
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Maria Adjah
sedikit menguras emosi... walau agak ringan dari novel² mbak kanita yg lain nya... tapi tetap alurnya selalu buat penasaran... selalu suka buku² yg d tulis mbak kanita... semangat terus mbak kanita menulis buku² yg lain... aq selalu menunggu karya karya mu yg terbaru mbak...
Meilia
baru kali ini q baca karya mba yg lagi on going, karena sebelumnya q baca yg UD end, tapi baru baca awal aja Uda nyandu pengen terus .. suka sama alurnya, gaya bahasa , tema ny juga menarik dn g bikin bosen... d tunggu typ hari update an nya mba, mg pak djiwa sama nila happy ending pokoknyaa harus.
Baca Semua Ulasan
Istri yang Tak Sempurna

Istri yang Tak Sempurna

Pria itu pun mengangguk pelan dengan satu tangannya mengambil sandwich yang sudah dibuat Aida. 'Makan berdiri seperti makannya kuda. Apa dia nggak tahu adab makan itu harus duduk? Megang makanan juga harus dengan tangan kanan? Dengan santainya dia makan tanpa membaca doa makan lebih dulu berterima kasih pada Tuhan untuk makanan yang sudah dimakannya, itu sama saja dia memberi makan pada setan? Cih.' Aida berbisik begini di saat Reiko baru memasukkan suapan pertama, menelannya dan sesaat kemudian bicara:
967.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai makan sambil berdiri
Tampilkan Ulasan (9)
Baca
+Pustaka
Ri Chi Rich
hai akak semua. terima kasih sudah baca ceritaku. kisah ini adalah kelanjutan dari novelku sebelumnya: Cinta Untuk Nada - Pelakor - Wanita Kedua - Matre - Gimmick -2nd chance in lyon - Dimulai dengan ikatan perjanjian. Dan Istri yang tak sempurna adalah penyempurna novel sebelumnya.
Rika
ceritanya seru dan penasaran..nice.... kadang agak bosen jika alur pikiran tokoh panjang kali dijabarkan. tapi, penulisnya keren dan banyak ilmu interior dll yg dikembangkan.. pasti pintar dan cerdas ni kyk aida si penulis ya... loveee
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status