Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hatinya Memohon, Tangannya Merusak

Hatinya Memohon, Tangannya Merusak

Pada makan malam keluarga hari Minggu lainnya di kediaman Brahmani, asisten Luca Brahmani, Eva Miskandar, sedang duduk di kursiku. Tempat itu adalah kursi pertama di sebelah kanan Luca di meja makan panjang dari kayu walnut. Kursi itu diketahui semua orang di dunia mafia Kota Chicandi sebagai milik Nyonya Brahmani. Eva duduk di sana seolah-olah kursi itu memang terlahir untuknya. Pergelangan tangannya yang pucat, sesekali menyentuh lengan baju Luca saat dia menuangkan anggur untuk pria itu. Aku berdiri di ambang pintu dan menatapnya. "Dia duduk di kursiku. Nggak ada yang ingin kamu katakan?" Luca mengangkat pandangan. "Kamu terlambat. Jangan salahkan orang lain karena duduk duluan. Masih ada
2.0K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as makan sambil berdiri
Read
+Library
Tujuh Tahun yang Salah

Tujuh Tahun yang Salah

Aku duduk sendirian di meja makan, tepat di hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-7. Ponselku tiba-tiba berdering. Di layar kunci telepon, ada dua notifikasi pesan masuk yang masih belum terbaca. Pesan pertama datang dari Riki, dia bilang kalau dia harus lembur di kantor malam ini. Sementara pesan yang satu lagi datang dari nomor tidak dikenal. [Pak Riki sungguh luar biasa. Kakak sanggup mengatasinya?] Ada satu foto yang ikut dikirimkan dalam pesan tersebut. Foto itu menampilkan sepasang pria dan wanita yang sedang bercumbu mesra. Aku pun meniup lilin kue ulang tahun pernikahan kami sambil menutup mata dengan penuh kelelahan. [Ayo kita cerai.] Aku mengirimkan pesan balasan ke Riki.
2.8K viewsCompletedAdded to Library 110 Times as makan sambil berdiri
Read
+Library
Senja di ufuk barat

Senja di ufuk barat

Tataya Gamboa
"Hai, Sigung kecil..." Jawabnya tersenyum.Sebenarnya Alana tidak suka dengan panggilan Sigung kecil, namun dia tetap tersenyum dan menerimanya."Bu, apa aku warnai saja rambutku, dengan warna hitam, atau warna merah seperti Ibu..?" Ucap Alana ketika sedang membantu Maria menyiapkan makan siang."Tidak usah sayang, jadilah dirimu sendiri. Sini..." Ajak Ibu sambil membawaku kedepan cermin. "Lihat, wajahmu sangat cantik, kulitmu putih, matamu indah, hidungmu juga mancung, tidak ada satu pun kekurangan dalam dirimu.." Ibu membalikkan badanku menghadapnya. "Asalkan kamu berlapang dada, selalu ramah, dan jujur, kamu akan menemukan tempatmu sendiri.." Ucap Ibu."Iya Bu.." Jawab Alana dengan senyum.Aka
9.92.7K viewsOn holdAdded to Library 64 Times as makan sambil berdiri
Read
+Library
Teror Berdarah

Teror Berdarah

owlysh
Awalnya, kehidupan Yonna terasa biasa saja, pergi ke sekolah dibonceng Luther—pacarnya, makan sambil mengobrol di kantin bersama dua sahabatnya, mengejek Dovis yang selalu menerima penolakan cinta dari Malilah, meski terkadang ia merasa muak dengan sikap kedua orang tuanya yang saling abai ke satu sama lain. Namun, semua itu terasa tidak ada apa-apanya setelah semakin hari, Yonna justru semakin menemukan kejanggalan dalam setiap hal yang ia temui. Banyaknya kasus bunuh diri untuk alasan yang tidak masuk akal, dan puncak ketegangan berada di acara Halloween. Apakah ini adalah tanda awal dari mimpi buruk yang selalu ia jumpai dalam tidur? Arti dari merah? Bagaimana dengan kasus bunuh dir
104.3K viewsCompletedAdded to Library 94 Times as makan sambil berdiri
Read
+Library
My Boss Is My Obsessed

My Boss Is My Obsessed

Queen Natha
“Apa!!!” Deva setengah teriak setelah mendengarkan apa yang dikatakan wanita di depannya yang selalu dipanggil Boss oleh orang-orang di kantornya. Wanita yang duduk santai sambil menatap wajah Deva yang pucat pasi setelah mendengarkan apa yang dikatakannya tanpa wajah bersalah yang bernama Adelia Cantara Hermawan, nama itu terpampang jelas di papan nama di meja kerja wanita itu “Apa kau tuli?” tanya wanita itu. Deva terbelalak, sikapnya langsung salah tingkah di depan wanita itu, dia tidak percaya hari ini dia di lamar oleh bosnya sendiri. “Anda bercandakan,” kata Deva mencoba tertawa dan berharap ini hanya prank belaka, tapi wajah dingin bosnya membuat senyum di bibir Deva langs
1.5K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as makan sambil berdiri
Read
+Library
Setelah Badai Berlalu, Hidup Ini Belum Terlambat

Setelah Badai Berlalu, Hidup Ini Belum Terlambat

Setelah sahabatku melahirkan, aku menggendong bayinya yang menggemaskan sambil bercanda. "Anak pintar, ini ibu angkat dan yang di sana itu ayah angkat." Tiba-tiba, Diego yang berdiri di sampingku menyahut. "Bukan ayah angkat, tapi Ayah." Aku mengira aku salah dengar. Akan tetapi, pria itu malah menarik sudut bibirnya dengan malas, lalu mengulangi ucapannya dengan santai. "Dia anakku." "Tepat di hari ayahmu meninggal, aku dan Shera tidur bareng semalaman. Kita bahkan menghabiskan satu kotak kondom." Tubuhku langsung membeku di tempat. Tenggorokanku terasa seperti disumbat timah, sampai tak bisa mengeluarkan suara. Butuh waktu lama sampai akhirnya aku bisa memaksakan beberapa patah kata keluar
8.4K viewsCompletedAdded to Library 184 Times as makan sambil berdiri
Read
+Library
Terjebak Gairah Si Bos Mesum

Terjebak Gairah Si Bos Mesum

Starla Alexandra tidak pernah menyangka bahwa kehidupannya bisa berubah seratus delapan puluh derajat setelah ia bertemu, dan bekerja sebagai sekretaris dari pria bernama Revanno Immanuel. Seorang Bos muda yang berbakat. Namun, di balik itu semua ada sifat gila yang jarang di ketahui oleh banyak orang. Pertemuan tanpa sengaja itulah yang akan membawa kisah rumit pada mereka. “Ada satu lagi sebenarnya yang belum tertulis di situ.” Starla langsung menatap ke arah Revanno yang tengah duduk bersandar di mejanya sambil bersidekap. “A-apa?” Tanya Starla sedikit ragu. Revanno menyeringai lalu berjalan mendekat dan berdiri tepat di hadapan Starla. “Sleep with me.”
9.7304.8K viewsCompletedAdded to Library 11.0K Times as makan sambil berdiri
Show Reviews (18)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
SweetWater
Hallo semuanya… Jika kalian membaca note saya, saya harap kalian bersedia mampir dan membaca buku baru saya. Judulnya : Penjara Dendam Putra Konglomerat Semoga kalian suka dan menikmatinya. Saya tunggu dukungannya ...️
Read All Reviews
Merenungi Masa Lalu di Bawah Mentari Senja

Merenungi Masa Lalu di Bawah Mentari Senja

Sehari setelah wanita yang dianggap cinta sejati oleh suami Therina itu memfitnah bahwa Therina telah menabraknya dengan mobil, suami Therina bersama kedua putra mereka menggantung adik laki-laki Therina di atas kuali minyak raksasa yang mendidih, mengancam akan menggorengnya hidup-hidup. Therina berlari ke sana seperti orang gila, tetapi para pengawal menahannya dengan kuat. "Sudah tahu kesalahanmu?" Vandero berdiri di samping dengan setelan rapi. Sorot matanya dingin dan tajam, suaranya pun terdengar dingin, "Setelah ini, masih berani menyakiti Sylva lagi?" "Aku nggak menabraknya!" Therina menangis sambil meronta. "Vandero, lepaskan adikku! Dia baru delapan belas tahun, baru saja diterima
7.5K viewsCompletedAdded to Library 233 Times as makan sambil berdiri
Read
+Library
Penantian Yang Tak Berujung

Penantian Yang Tak Berujung

Michael selalu punya kebiasaan membuatku menunggu. Demi membantu perusahaan suamiku melewati masa sulit, aku yang sedang hamil lima bulan, rela pergi menegosiasikan kerja sama di malam tahun baru. Saat orang-orang di meja makan menyinggung soal suamiku, aku langsung reflek mencari alasan untuk membelanya. Aku bertanya padanya kapan dia datang menjemputku dan Michael malah menyuruhku untuk tunggu sebentar lagi. Nyatanya, dia malah bersembunyi di dalam mobil yang hanya berjarak sepuluh meter dariku, bermesraan dengan gadis yang pernah dia santuni. Sementara aku yang sedang hamil dibiarkan berdiri sendirian di tengah salju. Dalam perjalanan pulang, kami terjebak kemacetan parah. Di saat itulah
3.0K viewsCompletedAdded to Library 98 Times as makan sambil berdiri
Read
+Library
Ketika Dendam Berbicara

Ketika Dendam Berbicara

Istriku punya penyakit migrain bawaan dan setelah tiga tahun menikah, akhirnya aku berhasil mengembangkan obat khusus untuknya. Sambil membawa kotak makan siang, aku bersiap pergi ke kantor istriku untuk mengantarkan obat ini langsung kepadanya. Namun, setibanya di sana, aku malah disangka selingkuhan oleh sekretarisnya. Dia menumpahkan isi kotak makanan di atas kepalaku, lalu merobek bajuku di depan umum, bahkan menginjak satu-satunya obat khusus yang aku punya. "Seorang sopir, berani sekali memakai pakaian yang nggak pantas begini." "Hari ini, aku akan tunjukkan padamu nasib yang pantas diterima oleh seorang selingkuhan." Lalu dengan bangga dia melapor kepada istriku. "Bu Nadya, aku sudah
7.4K viewsCompletedAdded to Library 273 Times as makan sambil berdiri
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status