[BUKAN] PELAKOR
Memeluk Ibunya dan menumpahkan semua keluh kesahnya.
"Sekarang makan dulu. Perut kenyang, biasanya otak memang lebih lancar berpikir. Macam Mama biasakan kalian sarapan kalau pergi sekolah dulu, apalagi mau ujian. Mama ambilkan?" Galen tak perlu menjawab karena Ibunya sudah bangkit dan mulai menyedok nasi. Menu kesukaan Galen yang dimaksud, sambal hijau tidak pedas, ikan goreng dan rebusan daun ubi, dimakan begitu saja pakai tangan. Semenjak ada Emery Galen jarang makan seperti ini, karena tanpa sadar Galen jadi terbiasa mengikuti table manner budaya Emery. Galen menunduk, ia tak bohong jika ia merindukan Emery. Sangat.
Hot Chapters