Belahan Jiwa
Mengapa sekarang…
Ketika akhirnya mereka berdiri berhadapan di bandara, di hari kepulangan Ben ke Indonesia, dengan susah payah Ben berkata, “Kamu akan tetap ada dalam hatiku. Di suatu relung tersembunyi, takkan terusik oleh apa pun.”
Ben meremas tangannya, membawanya ke bibirnya, mengecupnya dalam-dalam dan menguatkan diri, “Tapi saat ini, aku tak bisa lagi membiarkannya berkembang. I’m so sorry. This is our ending. -Maafkan aku. Ini adalah akhir kita.”
Bab Populer