Mantan Pacarku Adik Suamiku
Baru saja keluar rumah, aku berpapasan dengan Laras yang baru pulang sekolah, masih sempat melambai pamitan pada seseorang, laki-laki, di ujung gang.
"Itu Dimas ya?" godaku sambil mengancingkan kancing rok.
Laras mendadak salah tingkah. "Bukan siapa-siapa kok, Kak. Kok kakak malah mau pergi lagi? Ketemu pacar lagi ya?"
"Nggak ada pacar-pacaran," elakku cepat. "Kamu tuh yang tiap hari pulang bareng Dimas terus. Jangan alihkan topik."
"Ih, kita cuma temenan, Kak!" Laras membela diri, pipinya mulai memerah.