Jebakan Cinta sang CEO
Di matanya, aku hanya dianggap sebagai robot superego.
“Pak! Tidak peduli bagaimana Bapak tidak menganggap saya sebagai perempuan, faktanya jenis kelamin saya di KTP tertulis ‘perempuan’, tubuh yang sedang Bapak pandang ini adalah perempuan. Jiwa yang ada di badan ini juga perempuan!” Ayo kita lihat, apa yang akan dia katakan.
“Tapi….” Pak Malik mengepalkan tangan. “Tidak ada perempuan lain di sini selain kamu.” Dia berbicara tanpa membuka mulut, hanya menggerakkan bibirnya. Memang boleh kesal begitu?