JERAT HASRAT TETANGGA TAMPAN
“Jalanan masih ramai kok. Lagian, tadi kita sempat minum wine. Aku enggak mau kamu mengantarku dalam keadaan sedikit mabuk.”
Andreas bersedekap di atas ranjang. “Aku enggak mabuk. Kita hanya minum segelas tadi. Kurasa itu enggak masalah.”
“Nope, baby. Aku pulang sendiri aja,” Malinka berjalan ke pinggir ranjang, membungkukkan tubuhnya dan mencium bibir Andreas. “I love you,” mata wanita itu berbinar cerah saat mengatakannya.
Satu tangan Andreas menyampirkan beberapa helai rambut Malinka ke belakang kuping. “Aku melupakan sesuatu.”