Demi Ibu, Aku Jual Keperawanan
Babak di mana rasa takut dan penderitaan telah digantikan oleh kekuatan, perlindungan, dan keadilan yang dingin tapi benar.
Sekitar 40 menit, Mobil akhirnya memasuki halaman mansion. Lampu taman menyala hangat, memantul di kaca mobil, menciptakan bayangan yang tenang setelah kekacauan tadi. Malika menatap jendela, matanya masih sayu, namun nafasnya mulai stabil. Ia tahu, Pedro dan komplotannya kini hanya tinggal mimpi buruk yang bisa ia kenang, tidak lebih.
Alex membuka pintu untuk Malika terlebih dahulu. “Ayo, Baby. Kita turun,” ucapnya dingin tapi lembut, suaranya tetap menahan amarah yang tersisa.