Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kasih Abadi

Kasih Abadi

tanya Senja. “Please deh Senja jangan potong cerita Kasih!” Senja yang mendapatkan peringatan Sedia hanya bisa terdiam dan mempersilahkan Kasih untuk kembali melanjutkan ceritanya. “Gue ngikutin mereka sampai ke halaman belakang sekolah, dan gue dengar Bang Megan bilang kalau Abadi mengidap DID.” “DID? Kepribadian ganda? Penyakit yang kita bahas pas dirumah gue?” tanya Sedia.
106.3K viewsOngoingAdded to Library 207 Times as mang idin
Read
+Library
Jaring Cinta Sang Bodyguard

Jaring Cinta Sang Bodyguard

Kirman : Mamang bajigur. Sanjaya : Mamang es doger. Fabian : Mamang kue pancong. Irfan : Mamang in-ter-net. Frank : Mamang cilok. Nurhan : Mamang gorengan. Dipta : Mamang basreng. Beni : Mamang buryam. Elvan : Mamang siomay. Ghani : Mamang kupat tahu. Robert : Mamang cuankie. Sudrajat : Mamang nasgor.
3.0K viewsCompletedAdded to Library 115 Times as mang idin
Read
+Library
Istri Manis Om Yuda

Istri Manis Om Yuda

Kayla malah asyik menghabiskan waktu dengan Galih, cucu Mbok lnem yang baru saja pulang dari kota. Galih adalah pemuda sederhana dan terampil membuat sambal yang rasanya mirip dengan sambal buatan mbok Inem. Yuda merasa cemburu saat melihat Kayla tertawa lepas bersama Galih, apalagi ketika Kayla memuji sambal buatan Galih yang katanya hampir mirip dengan buatan Mbok Inem. "Enak banget. Kok bisa mirip banget sama buatan
101.7K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as mang idin
Read
+Library
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

"Paman, kamu munafik!" Kata-kata Mela meluncur tajam dan menusuk tepat pada inti kemunafikan Djewo yang berdiri angkuh di atas tanah duka. Mela menolak untuk terintimidasi oleh pameran kekuasaan pamannya. Ia tahu Djewo hanyalah seorang pengecut yang takut kehilangan segalanya di balik aura angkuhnya.
853 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as mang idin
Read
+Library
Duda Tampan Canduku

Duda Tampan Canduku

' Ardian turun dengan lincah, kakinya sedikit sakit karena terlalu tegang untuk menahan tubuhnya agar tidak terjatuh. "Terima kasih ya Pak!" teriak Ardian yang senang seperti mendapatkan hadiah emas. Ardian masuk ke dalam rumah, dengan senang hati ia mengupas mangga muda yang dagingnya terlihat berwarna kuning dan putih. Ia mencicipi mangga itu dan merasakan rasa asam yang luar biasa. "Begini ya kalau ngidam, huh kecut banget!"
1014.0K viewsCompletedAdded to Library 559 Times as mang idin
Read
+Library
Tetanggaku Rajin (Minta)

Tetanggaku Rajin (Minta)

Tetanggaku Rajin (Minta) Part 5 Jam 2 siang, aku mengisi mangkuk ukuran sedang dengan rendang buatanku untuk kuberikan kepada Mbak Kiki. Sebagai penebus rasa bersalah karena tadi pagi kubiarkan dia yang tak sengaja memakan Dryfood milik Udin kucingku. Akupun penasaran ingin tahu reaksi perutnya seperti apa setelah makan makanan si Udin.
108.4K viewsCompletedAdded to Library 235 Times as mang idin
Read
+Library
Direktur Dingin Itu Mantanku

Direktur Dingin Itu Mantanku

Dia adalah pria yang benar-benar mandiri. All In Corp sudah membuktikan nilai tinggi, dan nilai tersebut jauh melebihi aset keluarganya sendiri, Grup Lin. Bahkan, Alex telah meroket lebih tinggi sebagai Direktur All In dibandingkan Tuan besar Lin, dan dari Grup Lin.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as mang idin
Read
+Library
Dilangkahi Adik

Dilangkahi Adik

Aku yang sedang sibuk dengan aktivitas muntah yang menyiksa sekaligus membuatku panik, tersentak saat menyadari pintu kamar mandi yang sebelumnya memang tak aku kunci, terbuka. Mama? Aku merasakan tulang-tulangku seperti hampir terlepas saat menyadari Mama berdiri kaku di depan pintu kamar mandi milikku. "Apa yang terjadi, Indah?" Nada bicara Mama yang terdengar berat ketika bertanya, terasa bagai awal kiamat sughro yang datang menghampiri di waktu Subuh ini. "Indah … Indah—." Aku gelagapan saat berusaha mencari alasan.
1053.6K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as mang idin
Read
+Library
Senandika

Senandika

"Tumben banget lo traktirin gue ginian." "Btw lo kemana dah, tiga hari gak ada kabar?" "Healing." "Dih? Kemana?" "Gunung." "Mau jadi anak indie ya lo, pulang-pulang tau segalanya tentang dunia." "Emang kenapa, sih? Gue kan udah sering gak masuk tanpa kabar." "Tapi kan nggak pernah lebih dari dua hari. Lia sama Jevan sampe kesusahan nyari alasan buat bikin keterangan lo.”
2.5K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as mang idin
Read
+Library
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

potong Mamah Indri dengan nada separuh marah, separuh bercanda. Papah Adrian ikut nimbrung sambil ngelap keringat. “Udah, udah… jangan nyalahin siapa-siapa. Yang penting kita semua sampai sini dengan selamat.” Kakek Yudistira menepuk bahu Reza.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as mang idin
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status