Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Berondong Pilihan Polwan Cantik

Berondong Pilihan Polwan Cantik

ujarnya Bu Ulfa. “Jadi semuanya sudah jelas yah Bu Ranti dan pak Jamal kalau mulai detik ini tidak ada lagi hubungan apapun antara adikku Akmal Amelio Arshaka dengan Nafisah, stop berbicara kepada orang kalau kalian masih ada ikatan!” ujarnya Arsyila lagi. Pak Jamal menatap mencemooh ke arah Bu Ulfa, “Saya yakin calon menantumu itu hanya orang dari kalangan rendahan tidak seperti keluarga kami yang keturunan bangsawan!”
101.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 44 Beses bilang marfu'atul asma
Read
+Library
Pembantu Cantiknya Tuan Muda

Pembantu Cantiknya Tuan Muda

"Sudah jauh-jauh hari aku menyiapkan nama untuknya." "Siapa, Mas?" "Ashraf Rahsya Kaustav." "Bagus, Mas, tapi sulit di baca dan dihafal." Belum 1 menit Nurmala sudah lupa. “Nanti kamu catat dan hafalkan,” Alfian menoleh melihat Nurmala. "Artinya apa, Kak?" tanya Sarah. "Laki-laki bagai permata, terhormat, tegas dan berjiwa kepemimpinan."
103.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 124 Beses bilang marfu'atul asma
Read
+Library
PREMAN DILAMAR SHALEHAH

PREMAN DILAMAR SHALEHAH

Ia mengibaskan sorban di bahunya dengan lagak songong dan berjalan dengan angkuh. Rijal Atta Al-Faruq, nama lengkap lelaki yang hendak melamar Aisha, Aisha Ulya Sakinnatazzahra. Lelaki itu berjalan dengan penuh percaya diri saat netra matanya melihat santri putri mengintipnya dari lantai dua asrama pondok pesantren milik almarhum kakek Aisha yang di teruskan oleh ustadz Harun itu. "Ini putra, Anna! Rijal Atta Al-Faruq, mengenyam pendidikan yang cukup tinggi bahkan prestasinya sudah puluhan kali," ucap H. Hameed seraya tersenyum.
109.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 269 Beses bilang marfu'atul asma
Read
+Library
JODOH ISTIKHARAH

JODOH ISTIKHARAH

Kemudian, Angga dan Dea sama-sama terdiam, menunggu detik-detik Arfan yang akan mengucapkan ijab kobul di depan ayahnya dan keluarga yang menghadiri acara ini. “Arfan Alfariz saya nikahkan engkau dengan putri saya yang bernama Dea Ashifa dengan mas kawin 100 gram perhiasan emas dibayar tunai,” ucap Ayah Fadly. “Saya terima nikah dan kawinnya Dea Ashyfa untuk saya dengan mas kawin tersebut dibayar tunai,” sahut Arfan dengan suara yang lantang.
103.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 65 Beses bilang marfu'atul asma
Read
+Library
MAAF MAS, BUKAN SALAH RAHIMKU

MAAF MAS, BUKAN SALAH RAHIMKU

Aku menarik nafas lega saat berhasil menghubungi umi. "Alhamdulillah," batinku. "Wa'alikumsalam, gimana keadaan abi, Mi?" "Abi terkena serangan jantung, Lis, saat ini sedang di tangani dokter," "Innalilahi, Umi. Abi di rawat di mana?" tanyaku dengan cemas. Aku mendengarkan dengan seksama, nama rumah sakit yang ibu sebutkan. "Ya udah, Umi tunggu Lisa di situ!"
101.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 42 Beses bilang marfu'atul asma
Read
+Library
Jodoh di Tangan Mama

Jodoh di Tangan Mama

Wangi segar dan manis dari pomegranade yang digunakan di parfum racikan terbaru sang istri adalah aroma yang belakangan ini Asa sukai. “Iya.” Asa tidak akan menyembunyikan fakta tersebut, apalagi sekarang kondisi Athalia sudah membaik. Istri Asa itu tidak lagi terlihat takut atau terpukul saat mendengar nama seseorang yang berhubungan dengan Marcell. “Wah… aku nggak nyangka dia akan ditangkep dengan cara seperti ini.”
5.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 181 Beses bilang marfu'atul asma
Read
+Library
Asmara Ibu Asrama

Asmara Ibu Asrama

tanya Errin yang merasakan cemas dan takut. "Ah, kami ..." "Alfonso!" Alfonso menoleh cepat ke belakang mendengar panggilan itu. "Alf! Di mana? Jawab hooiii!" Errin kesal Alfonso tidak meneruskan jawabannya. Alfonso terpana. Di depannya, Astri muncul dengan gaun putih cantik nan elok. Riasan lengkap di wajahnya membuat ibu asrama putri itu tampak sangat anggun. Kepalanya masih mengenakan mahkota gemerlap dengan kerudung meskipun cadar yang harusnya menutupi wajah telah disingkapkan ke belakang kepala.
105.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 207 Beses bilang marfu'atul asma
Read
+Library
Asmara di Kehidupan 303

Asmara di Kehidupan 303

Dewa Pangatur Nasib berpamitan. Dewa Pangatur nasib memutar tubuhnya perlahan. Tubuhnya lalu berubah menjadi sinar biru dan melesat ke langit, meninggalkan Raja Akhirat yang masih berdiri terpekur. *** “Kemana saja kau, baru datang sekarang!” sungut Iyem yang sudah lama menunggu. Bila sampai masakan untuk paman Bimantara terlambat, semua yang bertugas di dapur akan kena masalah.
2.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 66 Beses bilang marfu'atul asma
Read
+Library
ASAL KAU BAHAGIA

ASAL KAU BAHAGIA

Farid mencubit kecil ujung hidung Nayla. "Istri CEO!" Nayla menjawab dengan kelakar. "Istri CEO mana yang usilnya kelewatan begini?" Farid melayani candaan Nayla. "CEO Amar Perkasa Nusantara, Farid Atqan Al-Amar," balas Nayla. "Nanti kalau bertemu biar aku kasih pelajaran pada suaminya," ucap Farid dengan raut wajah pura-pura serius." "Farid, itu kan, kamu sendiri!" Nayla menjawab dengan kekanak-kanakan.
102.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 100 Beses bilang marfu'atul asma
Read
+Library
HASRAT TERPENDAM SANG PUTRA MAHKOTA

HASRAT TERPENDAM SANG PUTRA MAHKOTA

“Dan ini… perwakilan pengacara keluarga kita dari Australia.” Elkan hanya mengangguk sopan, meski sorot matanya waspada. Si pria tua menyodorkan map dokumen dengan stempel resmi dan emblem elegan. “Ini,” katanya sambil menatap Elkan. “Ada nama Anda di dalam.” Ibu mertua Elkan mencibir, “Ngapain juga nama dia ada di urusan keluarga kami?”
1.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 22 Beses bilang marfu'atul asma
Read
+Library
PREV
1
...
345678
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status