Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
CEO ATASANKU ITU SUAMIKU

CEO ATASANKU ITU SUAMIKU

kata ayah Gempita yang akhirnya membuat Gempita bersabar. Dari arah kejauhan datang seorang gadis cantik berhijab ala modern dengan memakai kaca mata hitam serta make up sensual menghadirkan aura kagum tersendiri. "Selamat siang, maaf sudah lama menunggu," kata Arsyila mulai menyapa mereka untuk menjalankan perannya. "Oo, iya, silakan duduk. Hampir saja mau di tinggal," kata Gempita nampak tidak suka dengan Arsyila.
2.4K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as mas angga
Read
+Library
Adinda

Adinda

“Kak Giyo!” pekik Tiwi. “Aku harus bagaimana?” tanya Adinda cemas. “’Loh! Kenapa malah bagaimana, Din? Kamu angkat telepon itu, dan tanya sekarang dia ada di mana?” tuntun Angel yang memang selalu lebih tenang dibanding kedua sahabatnya. “Oke!” “Halo, iya, Kak?” ujar Adinda saat menerima panggilan tersebut.
1018.2K viewsOngoingAdded to Library 364 Times as mas angga
Show Reviews (41)
Read
+Library
Adiarizki
Terima kasih banyak juga untuk Rea yang sudah berkenan mengirimkan Permatanya, hingga detik ini Autoa sendiri masih belum percaya. REA begitu solid dalam memberikan Autoa semangat untuk selalu maju, dan belajar.
Kejora Bersinar
Terima kasih sudah menghadirkan cerita yang berbeda, Toa.🙏💗💗 Kalau selama ini aku baca kisah CEO/Molioner. Orang kayalah inti nya, talernyata sama Autoa kehidupan sederhana jadi cerita yang menarik dan enak dibaca.❤❤❤🤗
Read All Reviews
ASI Untuk Putra Sang CEO

ASI Untuk Putra Sang CEO

ucap Heri. Ia tak mungkin berterus terang pada sang ibu jika dirinya akan menyerahkan Alana pada seorang pria hidung belang. Ya, Arman si bandar judi memang pria hidung belang. Pria itu kerap menikmati wanita wanita penghibur di luar sana.
1019.5K viewsOngoingAdded to Library 720 Times as mas angga
Read
+Library
Mas Duda (Indonesia)

Mas Duda (Indonesia)

tanya Wika pada akhirnya tak tahan untuk protes juga. Pras tersenyum manis seraya merangkum wajah Wika dalam tangkupan kedua tangannya. "Jika di depan banyak orang kamu panggil saya bapak. Tapi, jika kita sedang berduaan seperti ini, maka kamu cukup panggil saya mas." "Apa? Mas?" Pras mengangguk, "aneh." Dahi Pras mengernyit, "aneh kenapa?" "Ya anehlah pak, tetiba saja bapak minta untuk di panggil mas kalau kita sedang tidak bersama orang banyak."
9.7145.7K viewsCompletedAdded to Library 4.1K Times as mas angga
Read
+Library
Janji Mas Ali

Janji Mas Ali

Namun ia tak sadar… Dari celah anyaman bambu warung itu, sepasang mata tengah memperhatikan sejak tadi. Ali Anggara. Rahang lelaki muda itu mengeras. Tangannya mengepal kuat hingga uratnya menonjol. Dadanya terasa terbakar melihat perempuan yang ia cintai justru berada dalam pelukan ayah kandungnya sendiri. Tatapan Ali penuh amarah… sekaligus cemburu yang menyesakkan. Setelah suara mesin sepeda motor Pak Lurah benar-benar menghilang di kejauhan, suasana warung kembali sunyi. Hanya suara napas Lastri yang masih belum teratur memenuhi ruangan sempit itu.
278 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as mas angga
Read
+Library
Tunggu Pembalasanku, Mas!

Tunggu Pembalasanku, Mas!

Bagian 3 "Dasi kamu kok' berantakan, Mas?" "Iya, soalnya Mas gerah!" "Gerah? Kan ada AC? AC-nya tidak dihidupin ya? Sini biar aku cek ke dalam!" "Tunggu!" Mas Hanif menghalangiku, tapi aku langsung saja menerobos masuk.
1034.9K viewsOngoingAdded to Library 1.4K Times as mas angga
Read
+Library
PESONA MAS IPAR

PESONA MAS IPAR

Lalu melipir lewat samping kost-kostan yang khusus perempuan. Aku berjalan keluar dari gang. Mengabaikan sakit kepala yang menyerang. Menyetop angkutan umum warna merah yang melintas di depanku. Klinik Salsabila tujuanku. Di dalam angkutan umum, berkali-kali aku membuka nomor kontak Mas Arsen, yang sudah berganti nama menjadi, "Orang Asing". Antara ingin menelepon dan mengabari apa yang dikatakan Mas Harris, namun juga tidak ingin. Memangnya dia masih peduli padaku? Peduli perasaanku? Sepertinya tidak. Kalau peduli, dia pasti pulang semalam. Akhirnya aku memilih memasukkan kembali ponselku ke dalam saku baju.
106.4K viewsCompletedAdded to Library 231 Times as mas angga
Read
+Library
Ketika Hati Mulai Mendua

Ketika Hati Mulai Mendua

kataku pada Angga. "Iya Ma!" Angga turun dari mobil dan menuju kampusnya ditemani Mas Fandi. Aku dan Anggi keluar dari mobil dan duduk di taman dekat parkiran. Klunting klunting [Anis, mana Fandi? Aku mau bicara dengannya.] Sebuah pesan dari Mbak Sisi. Aku abaikan pesan itu. Huh mengganggu saja! Drtt....drtt Drtt....drtt
10101.7K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as mas angga
Read
+Library
KITA & MASA LALU

KITA & MASA LALU

Si Pengunjung Pria berdeham, "Cash. Saya bayar cash aja." Sementara tepat di seberang kafe komik milik Rimbu, seorang pria bersetelan training hitam tak kalah sibuknya. Pria berpenampakan bak boyband Korea kenamaan itu, Aksara, adalah pemilik sekaligus pelatih seni bela diri muay thai. Aksara tampak bersemangat memaki murid-muridnya yang tidak berlatih dengan sungguh-sungguh. Aksara menghampiri salah satu muridnya yang masih berstatus siswi SMA. "Kamu sengaja salah biar saya benerin?"
9.83.1K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as mas angga
Read
+Library
Suratan Takdir Sang Anak Paranormal

Suratan Takdir Sang Anak Paranormal

respon Angi. Mereka mulai menuruni tangga masjid yang terdiri dari lima anak tangga itu. Kemudian Adhimas melepas baju kemejanya dan segera menutupi pundak Angi yang tak tertutup itu. Terlihat badan atletisnya yang tegap dan ramping. Otot bisepnya menghiasi pundak dan kedua tangannya yang membuatnya semakin terlihat gagah. Badan atletis itu hanya terbalut oleh kaos singlet putih yang ketat. Membuatnya semakin tampan tak terkalahkan. “Terima kasih, Adhimas,” ucap Angi yang kemudian membetulkan posisi kemejanya hingga presisi. Tercium aroma parfum berkesan woody dan maskulin dari kemejanya.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 291 Times as mas angga
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status