Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tuduhan Mandul dari Mertua dan Adik Ipar

Tuduhan Mandul dari Mertua dan Adik Ipar

tanya Angga setengah memprotes. “Ma–maaf. Saya cuma … bingung mau manggilnya gimana,” sahut Syahna takut-takut. “Panggil Mas, dong. Biar mesra,” balas Angga lagi seraya mengerling nakal ke arah da*da Syahna yang terbuka karena kancing kemejanya tak sengaja terbuka. Syahna mengikuti arah tatapan mata Angga dan dia terkejut saat melihat kancing kemejanya terbuka hingga menampakkan gundukan indahnya.
12.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 427 kali sebagai mas angga
Baca
+Pustaka
BABY SITTER MAS GANTENG

BABY SITTER MAS GANTENG

"Nggak khawatir juga sih, cuma berat aja kalau harus ngangkat kamu yang pingsan seperti kemarin." Aish, yang kaya gini, nih habis diangkat terus dijatuhin. Sakit. Salah aku juga yang udah kepedean duluan. "Iya Mas, terima kasih banyak kemarin ....." "Nggak usah di anggap serius, saya cuma bercanda! Ya sudah, kita ketemu dibawah nanti jam tujuh ya!" pesannya sebelum dia kembali melanjutkan aktivitasnya.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai mas angga
Baca
+Pustaka
ASAL KAU BAHAGIA

ASAL KAU BAHAGIA

*** “Bayu Anggara, anak Teknik Mesin.” Tiga tahun lalu Nayla menunjukkan foto seorang pemuda pada Nara saat sang adik bertandang ke kamarnya. Pemuda itu tampak gagah dengan sepeda motor dan ransel di bahunya. Rambutnya yang mulai panjang tergerai seperti tertiup angin. Tampan sesuai selera gadis-gadisj muda. “Dia nembak gue kemarin.” Nayla tersenyum malu-malu. “Cute, nggak?”
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai mas angga
Baca
+Pustaka
Anak Untuk Mas Agam

Anak Untuk Mas Agam

Begitulah Anes. "Pergilah," kata Agam. Anes langsung merasa lega saat sudah mendapati senyum terbaik Agam. "Aku pasti pulang tepat waktu." Anes mengusap lengan Agam sekali lalu pergi tanpa menoleh lagi. Jika tidak mengingat dia sedang di mana mungkin Agam sudah berakhir dengan beberapa botol alkohol, atau paling tidak berdiam diri di sudut ruangan dan merenungi nasibnya.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai mas angga
Baca
+Pustaka
Sang Bangsawan

Sang Bangsawan

ucap seorang wanita bertubuh cukup tinggi dengan rambut pirang kecokelatan, Angela. Perawakannya hampir seperti Mariana, namun bedanya Angela lebih berisi dan kulitnya pun hampir seputih porselen. Bibirnya yang merah, dengan rambut diikat kuda tinggi. Pakaian bangsawannya sedikit terbuka, hingga memperlihatkan dengan jelas kulit putih mulusnya. Aslan tidak tahu siapa Angela ini, namun sedari tadi Aslan dapat mengetahui bahwa Albert bermain mata dengannya.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai mas angga
Baca
+Pustaka
Bahagia Tanpamu, Mas!

Bahagia Tanpamu, Mas!

Astagfirullah Ku elus dadaku yang terasa sesak. Bisa-bisanya dia berkata seperti itu setelah dia memberiku nafkah sedikit. Memangnya dia pikir ayam dan daging bisa turun dari langit tanpa mengeluarkan uang. "Apa kamu pikir masak ayam tidak pakai uang. Jangan suka protes lauknya tempe jika kamu hanya mampu memberiku jatah bulanan lima ratus ribu. Hari gini uang segitu dapat apa Mas?"
1033.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 793 kali sebagai mas angga
Baca
+Pustaka
Lare Angon : Pendekar Gembala Sakti

Lare Angon : Pendekar Gembala Sakti

Ucap Lare Angon. "Kemampuanku tidak lebih tinggi dari Juragan Prana. Bahkan meski kami bergabung tak akan bisa menghadapi semua yang datang." Citraguna menggeleng. "Kalau begitu panggilah bantuan!" Lare Angon berkata penuh harap.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai mas angga
Baca
+Pustaka
Renggali

Renggali

raung Ansel dengan muka yang menyebalkan. “Huh! iya-iya! Gua tahu kok. Tidak usah berlebihan begitu! Dan? Tolong jauhkan mukamu yang MENGERIKAN itu dari pandanganku,” cetus Arav sambil memalingkan kepalanya. “Itu bisa membuat bola mataku copot,” lanjutnya sambil bergumam. “Berpikir normal sedikit kenapa sih!” pungkas Ansel berbicara sendiri sembari berjalan duluan.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai mas angga
Baca
+Pustaka
ANSEN Menantu Naga Merah

ANSEN Menantu Naga Merah

Sebil membatalkan serangannya dan kemudian mundur ke belakang. "Siapa kau? Mengapa kau menghalangiku; Apakah kau ingin mati yah?" Sebil berkara dengan sangat marah. Dia tidak menyangka akan datang seorang Pendekar Hebat. Dia kemudian menatap pemuda itu, Dia terlihat masih muda dan sangat tampan. Ansen lalu berkata dengan tenang, "Aku Ansen; Maaf aku turut campur, Tapi aku melarangmu membunuh mereka semua!"
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai mas angga
Baca
+Pustaka
Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian

Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian

Ini benar-benar surga dunia. “Kau benar-benar nakal Aang,” kata Agna seraya menyelipkan tangannya ke balik kaos yang Angga kenakan dan tanpa sadar menancapkan kukunya di punggung pria itu. Membuat sang pemuda mendesah pelan.
1055.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai mas angga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status