Aku Menyerah, Mas!
ucap Mas Abraham seraya merangkul tubuhku.
“Saya juga permisi, Mas Dilan. Soalnya lusa istri saya mau menjalani operasi caesar, jadi saya harus standby di rumah!”
“Terima kasih, Gus. Saya tidak tahu harus dengan cara apa membalas kebaikan Gus Azmi.”
“Tidak perlu berterima kasih, Mas. Kita itu saudara sesama muslim, jadi harus saling tolong menolong!”
Aku menyunggingkan bibir sambil membukakan pintu untuk mereka berdua.