Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jodoh Malaikat Pelindung

Jodoh Malaikat Pelindung

terang Badai. "Kalau aja Mas nggak tiap malem ngajak, pasti juga nggak bakalan kebablasan gini kita," sambar Sasa sengit. "Kamu juga! Harusnya kamu tahu kapan masa suburmu, jadi kita bisa hitung harinya dan aku bisa nahan diri," desis Badai tak mau kalah.
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai masa subur lelaki
Baca
+Pustaka
Hush! No Drama Allowed

Hush! No Drama Allowed

Mas Robert terkekeh sambil berdiri membawa piring dan gelas kotor tadi. "Lo jangan mau lama-lama diajak pacaran doang, Yu. Cari yang kayak gue gini lho. Lelaki sejati!" "Berisik. Hayu mana mau laki buncit dekil kayak kamu, Mas," Sam nyengir merasa puas dengan balasannya.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai masa subur lelaki
Baca
+Pustaka
Suamiku direbut Janda

Suamiku direbut Janda

Dia laki-laki, bertelanjang dada. Dengan cepat, Tuan Asmasubrata menuruni jalan menuju sungai, untuk mencapai sosok tubuh itu. Tuan Asmasubrata dan dua pekerjanya, yaitu Asep dan Yayat, berdiri tertegun dan memandang sosok yang tergeletak di depan mereka. Lelaki dewasa tergeletak bertelanjang dada, hanya menyisakan celana panjang yang itu pun sudah koyak. Tubuhnya banyak terdapat luka gores dan lebam.
1058.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai masa subur lelaki
Baca
+Pustaka
DITINGGAL MANTAN DINIKAHI SULTAN

DITINGGAL MANTAN DINIKAHI SULTAN

Dia merasa Andra keras kepala. Namun berbeda dengan Andra. Justru dia diam. Terpaku dengan kalimat Aruna. Yang selalu ia tau bahwa laki laki harus lebih kuat daripada perempuan. Hanya kalimat Aruna, yang ia dengar berbeda. * "Mayang, bagaimana acaramu dengan Dimas kemarin?" tanya Pak Subrata pagi ini. Mayang tersenyum. "Dimas itu romantis Daddy. Ya kalimatnya memang singkat sih. Tapi bisa membuat Mayang terkesan begitu." ujar Mayang. Tampak sekali dia begitu riang.
24.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 536 kali sebagai masa subur lelaki
Baca
+Pustaka
LELAKI CADANGAN

LELAKI CADANGAN

BUG Tubuh Luna terpental ke ranjang, sementara tangan kekar lelaki itu kini berada di depannya. Mata Luna masih melihat dengan jelas wajah lelaki itu, tapi alkohol membuatnya kehilangan konsentrasi sehingga tak bisa membela dirinya lagi ketika lelaki tersebut mulai menjamahnya. BRAK "Jauhkan tanganmu dari Nyonyaku!" Gertak Alex yang sudah muncul di balik pintu.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai masa subur lelaki
Baca
+Pustaka
Lelaki Kontrak Super Kaya

Lelaki Kontrak Super Kaya

Mata Dewa sudah gelap melihat lelaki yang tidak lagi muda, namun masih juga bermain ke tempat lokalisasi. “Tapi, aku sudah membayar mahal!” teriaknya tidak terima dengan perlakuan Dewa. Deg! Dewa terdiam beberapa saat, kemudian menatap Rasti dan pria gemuk itu secara bergantian dengan mata yang melotot. Hatinya merasa tercubit mendengar apa yang dikatakan lelaki itu. Dan memang semua orang yang masuk ke tempat itu pastinya sudah membayar. "Keluar!" teriak Dewa mendorong tubuh lelaki itu dengan kasar.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai masa subur lelaki
Baca
+Pustaka
Tuan Muda Mesum

Tuan Muda Mesum

Gagah berlalu meninggalkan Yasmin yang mengepalkan kedua tangannya karena geram, disangkanya si tuan muda perhatian padanya tapi ternyata lelaki itu datang untuk mengingatkannya akan tisu bekas cebok yang belum diangkut keluar oleh dirinya. Kamvret lu tuan muda mesum! Barusan gue ngucap syukur sama Tuhan karena lu berbaik hati nengokin gue, tapi ternyata ... dasaaaaaar! SUNGGUH TERLALLUH KAMU FERGUSOOO eh RHOMAAAAAAH!
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai masa subur lelaki
Baca
+Pustaka
Marlon Menantu Terhebat

Marlon Menantu Terhebat

ujar teman si lelaki berhidung bulat mengingatkan Marlon sebelum dia pergi meninggalkan mereka sambil membawa nampan berisi sepiring nasi dan segelas minuman teh tawar. Marlon melihat ke sekeliling mencari tempat duduk untuk menyantap makanan yang tampak tidak menyelerakan di tangannya. Lalu, dia memilih meja yang berdekatan dengan seorang lelaki bertubuh gemuk dan berkepala botak yang tampak lahap memakan makanan di hadapannya yang tampak porsinya lebih banyak dari yang dimiliki Marlon.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai masa subur lelaki
Baca
+Pustaka
Lelaki untuk Deline

Lelaki untuk Deline

Biasanya setiap hari Yuka akan berhadapan di kasir dengan si pelanggan sombong dan beringas. "Aneh, apakah lelaki mesterius itu sudah punya kedai tempat nongkrong baru?" ujar Yuka. Kak Maxi dan Glen masih sibuk membersihkan mesin penggiling kopi. Membiarkan Yuka dengan rasa penasarannya. "Apa kau menyukai dia?" tanya Glen dengan sindiran. "You crazy? Aku ini masih waras, Bodoh! Ada banyak pria tampan di luar sana." Yuka memasang wajah tak suka ketika Glen memvonisnya menyukai si pria misterius. Mana mungkin ia mau?
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai masa subur lelaki
Baca
+Pustaka
KITA & MASA LALU

KITA & MASA LALU

teriak Nisma seraya berlari keluar dari toilet. "Eh? Ada orang? Sorry-sorry. Lima hari gak ada panggilan alam." Manik buru-buru menekan tombol kloset duduk. ••••• DEG.. DEG.. DEG.. Jantung Rimbu mendadak ribut ketika sososok pria tanpa cela dari ujung rambut hingga ujung kaki itu berjalan menghampirinya yang kini tengah berteduh di emperan warung bakso. Pria super sempurna yang membuat pesona Aksara sedikit meredup. Pria super sempurna yang bisa mengundang fantasi liar para kaum hawa. Pria super sempurna yang bagi Rimbu, sinting.
9.83.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai masa subur lelaki
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status