Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Tidak Mandul, Mas!

Aku Tidak Mandul, Mas!

Waktu sudah menunjukan pukul satu siang, Naya pun segera bersiap menuju cafe tempatnya bertemu dengan Melisa. Naya memasuki cafe dengan hati berdebar setelah sampai, kakinya melangkah menuju tempat duduk di dekat jendela. Naya duduk sambil bermain ponsel sembari menunggu Melisa datang.
1012.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 272 kali sebagai masalalu cafe
Baca
+Pustaka
Nikahi Aku Mas Cleaning Service!

Nikahi Aku Mas Cleaning Service!

Petugas di balik meja mengetik beberapa saat di layar komputernya, lalu menatap Lula kembali. “Baik, Nona. Unit sebelah Nona Lusty baru saja disewa tiga hari lalu atas nama Fenina. Terdaftar sebagai staf pemasaran di Mona Beauty Group.” Lula mengangguk pelan, mencatat nama itu di dalam ingatannya. Terima kasih atas informasinya.
10500 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai masalalu cafe
Baca
+Pustaka
Ceraikan Aku, Mas!

Ceraikan Aku, Mas!

*Caption-nya: *“Definisi fitnah langsung kualat. Tim Sambal Bawang Bunda!” Siapa yang mengupload? Dokter lestari. Sekalian untuk promosi sambal buatan Azalea. Salah sendiri Bara dan kroninya itu membuat masalah. Ya, walaupun wajah para pelaku ditutup, tetap saja sangat booster order. Dampaknya? Kantin diserbu pelanggan begitu dibuka. “Bu Azalea, saya mau 5 botol. Buat oleh-oleh besuk mertua,” kata seorang bapak dengan gips di kaki.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai masalalu cafe
Baca
+Pustaka
Ceraikan Aku, Mas!

Ceraikan Aku, Mas!

"Makasih, Mas. Aku benar-benar butuh sesuatu yang hangat." Mereka kembali duduk di sudut kafe, tepat di dekat jendela besar yang menghadap ke sungai. Lampu-lampu kota memantul di permukaan air, menciptakan pemandangan yang menenangkan. Pelayan datang membawa dua cangkir cokelat panas dan sepiring kecil stroopwafel. "Gimana perasaan kamu sekarang?" tanya Zayyan hati-hati setelah mereka duduk dalam diam selama beberapa menit.
9.336.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai masalalu cafe
Baca
+Pustaka
Aku istrimu, Mas!

Aku istrimu, Mas!

"Saya mau mintak sarapan anak saya laper dan Mas Riko mau berangkat ke kantor." "Lah, kenapa mintak kesini Mbak. Memangnya Mbak masaknya di dapur sini?" "Eh, Rum. Kamu jangan kurang ajar ya, saya mintak baik-baik kamu malah nyolot adik ipar durhaka kamu memang ya." "Terserah Mbak, tapi maaf pagi ini aku tidak masak karena aku puasa sedang Mas Bayu hanya sarapan kue sisa dan tea sisa tadi malam dapat dari yasinan."
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai masalalu cafe
Baca
+Pustaka
Disayang Bayi Tampan, Dipinang Pamannya yang Arogan

Disayang Bayi Tampan, Dipinang Pamannya yang Arogan

ajakku setelah merapikan semua barang-barang Zain. “Langsung pulang atau mampir ke tempat kedua?” Tanya Mas Barra. “Memangnya Mas mau ajakin kita kemana lagi?” balasku dengan pertanyaan. “Didekat sini ada cafe yang pemandangannya bagus. Tempat nongkrong anak muda sambil minum wedang dan ngemil jagung bakar,” terangnya.
1024.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 647 kali sebagai masalalu cafe
Baca
+Pustaka
KUGUGAT CERAI SUAMI SAAT DIA MEMILIH POLIGAMI

KUGUGAT CERAI SUAMI SAAT DIA MEMILIH POLIGAMI

Alya hanya ingin membuat suasana hati Azka baik-baik saja. Setengah jam dalam perjalanan akhirnya mereka sampai di cafe bianglala. Cafe milik Azka yang kini selalu ramai oleh pengunjung khususnya remaja dan dewasa muda. Tempatnya yang strategis dan kekinian membuat banyak kaum muda yang nyaman mengunjungi cafe itu. Mereka sering mengabadikan momen itu di media sosial masing-masing sampai akhirnya tanpa sadar ikut mempromosikan cafe Azka dengan gratis.
9.9103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai masalalu cafe
Baca
+Pustaka
Kamu Pasti Menyesal, Mas!

Kamu Pasti Menyesal, Mas!

Mas Vino pun me-loud speaker panggilan itu. "Iya, Halo. Assalamualaikum, Mas. Ada apa nih?" Suara Mas Bambang terdengar amat segan dari seberang sana. "Waalaikumsalam. Aku mau minta kamu secepatnya ninggalin Vivin!" kata Mas Vino dengan penekanan. "A...apa maksud dari perkataan Mas Vino? Kenapa saya harus ninggalin Vivin, Mas?" suara Mas Bambang kini bergetar.
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai masalalu cafe
Baca
+Pustaka
Dari Pacar Sewaan, Berakhir di Pelaminan

Dari Pacar Sewaan, Berakhir di Pelaminan

Di supermarket yang kami kunjungi, ada sebuah mini kafe yang lucu dan instagramable. Di tempat itulah aku dan Mas Hadza kini tengah duduk berhadap-hadapan sambil mengaduk cappucino dingin kami. Sedang belanjaan kami diletakkan di pojok kafe. "Mau ngomong apa, Mas?" Mas Hadza nampak gusar sekali. Ekspresi wajahnya nampak seperti kebingungan.
9.769.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai masalalu cafe
Baca
+Pustaka
Benalu Rumah Tangga

Benalu Rumah Tangga

Sambil berjalan masuk ke dalam Resto, Tama masih saja berpikir, dimana dia pernah melihat wanita cantik tersebut. "Silahkan! Aku telah memesan semuanya untuk menyambut kedatangan kalian," ucap Welas. Zya dan Tama, melihat ada banyak makanan dan Juice terhidang di atas meja. Tama yang merasa berkepentingan, merasa janggal dengan sambutan tersebut. "Seharusnya aku yang menyambut seperti ini, tapi kenapa jadi terbalik ya?" bathin Tama. "Oh iya, kita belum saling kenal bukan? Nah, kenalin, namaku Welas," sambil menyodorkan tangannya pada Tama.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai masalalu cafe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status