Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Story Adik Iparku di Akad Nikah Suamiku

Story Adik Iparku di Akad Nikah Suamiku

Hingga akhirnya aku melihat Masli sedang berjalan ke sini sambil memayungi wajah putihnya dengan kedua tangannya, sebab sinar matahari sangat menyengat kulit. “Masuk, deh. Acara mertuamu ada di ujung dekat kolam ikan. Ada Renita juga di sana. Tabitha biar aku yang pegang,” ucapnya setelah aku membuka kaca jendela, lalu menurunkan stroller dan meletakkan Tabitha ke dalamnya. Aku berjalan masuk ke dalam cafe, sementara Masli membawa Tabitha untuk melihat bunga-bunga di sebuah taman dekat pintu masuk.
1028.3K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as masalalu cafe
Read
+Library
Janji Mas Ali

Janji Mas Ali

Ali mengangkat wajahnya perlahan, berusaha mengumpulkan keberanian yang sejak tadi terasa menciut di dalam dada. “Iya,” jawabnya akhirnya. Suaranya terdengar lebih mantap dari yang ia kira. “Aku menginap di warung Lastri.” Untuk pertama kalinya, Ali berani menatap langsung ke mata Subrata tanpa menunduk. Sesuatu yang selama ini tak pernah ia lakukan. Tatapan ayah dan anak itu saling bertemu dengan hawa panas yang memenuhi ruang tamu.
170 viewsOngoingAdded to Library 4 Times as masalalu cafe
Read
+Library
Di balik Kematian Adikku

Di balik Kematian Adikku

Mata Beni melebar menatap rumah besar. "Kalau masnya nggak punya duit banyak, jangan ngimpi ke sana, Mas," lanjut Mas penjual, " di dalam sana ada cafe, kelab malam, penginapan gitu buat wik-wik hahaha," tertawa lagi dia. "Aku harus menyelamatkan Anna!"
107.6K viewsCompletedAdded to Library 205 Times as masalalu cafe
Read
+Library
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Reva langsung memesan minuman selera mereka, “Saya ‘Cincau Susu Gula Merah’ ya Mas,” pesan Reva pada sang barista. “Saya King Manggo Thai’,” pesan Julia. “Kita duduk di sudut itu ya Mas,” Reva menunjuk meja di sudut kanan cafe, setelah dia membayar pesanan mereka. “Baik Mbak, silahkan di tunggu sebentar ya,” sang barista mengangguk tersenyum.
9.962.8K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as masalalu cafe
Read
+Library
Pembalasan Istri yang Disia-siakan

Pembalasan Istri yang Disia-siakan

"Makasih ... Aku yang seharusnya mengatakan hal itu. Ayo kita makan! Dan setelah ini, aku akan mendengarkan semua yang kau katakan." Mereka berdua memasuki sebuah Cafe yang letaknya paling ujung dari deretan toko-toko dan restoran yang telah mereka lewati tadi. Disamping cafe ini terdapat sebuah gang kecil menuju sebuah masjid tua yang sejak lama tidak beroperasi, namun terlihat kokoh dari kejauhan.
3.7K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as masalalu cafe
Read
+Library
Terjebak Gairah Paman Billionaire

Terjebak Gairah Paman Billionaire

Dia pun bersikap tenang lantas menjawab dengan sedikit ragu. “Bo-boleh." Keduanya pun kembali makan, hingga Masayu menatap Malik yang sedang menyuapkan makanan ke mulut. “Sekarang kamu kerja apa?” tanya Masayu. “Aku kerja di pabrik, tapi hari ini memang sedang ambil libur,” jawab Malik lantas tersenyum. Masayu tiba-tiba merasa canggung dengan percakapan keduanya, hingga Celine rewel membuat Masayu buru-buru menggendongnya meski di sana ada sang pengasuh.
10101.5K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as masalalu cafe
Read
+Library
Memergoki Suamiku Dengan Gundiknya

Memergoki Suamiku Dengan Gundiknya

Mas Tara mentoel daguku. Kami berjalan menuju ruang makan yang ada di lantai bawah. Aluna sudah duduk manis di kursi kesayangannya kala kami datang. "Baunya harum, kamu masak apa, Ma?" "Sambal teri dan goreng ayam, Mas." "Kamu tahu saja apa kesukaanku." Mas Tara segera mengambil nasi dan lauk. Dia tahu aku sedang kerepotan menyuapi Aluna.
1078.7K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as masalalu cafe
Read
+Library
AIR MATA PERNIKAHAN

AIR MATA PERNIKAHAN

ucapku kepada Mas Bara sambil memberikan cangkir kecil ini. “Apa ini, Bella?” Tanya Mas Bara melihat minuman yang berwarna kuning kecoklatan itu. “Itu susu telur madu jahe mas,” jawabku tersenyum. “Hem, enak banget baunya,” hidung Mas Bara di dekatkan kepada cangkir. Kini Mas Bara langsung menyeruput minuman itu dengan nikmat. “Gimana enak 'kan Mas?” tanyaku penasaran.
107.5K viewsOngoingAdded to Library 165 Times as masalalu cafe
Read
+Library
Hëna: Arranged by The Moon (Indonesia)

Hëna: Arranged by The Moon (Indonesia)

Rasanya hidup kembali normal untuk beberapa saat. Vudu Café selalu ramai di jam makan siang, sehingga Elora dan Javier harus mengantre untuk memesan makanan. Sembari menunggu giliran, mereka sibuk memilih berbagai hidangan penutup yang berjajar rapi di balik etalase kaca di sebelah kasir. Hari ini kafe menyediakan keik lemon dengan markisa, pai apel, cheesecake, keik wortel, muffin cokelat, serta masih banyak lagi pilihan yang selalu berhasil membuat Elora bingung.
1010.7K viewsCompletedAdded to Library 426 Times as masalalu cafe
Read
+Library
Suami Pelitku Menyesal Setelah Berpisah Denganku

Suami Pelitku Menyesal Setelah Berpisah Denganku

Ujarnya memindai seluruh wajahku, membuatku menjadi salah tingkah. " Neng kita makan disitu yuk!" Ajaknya menunjuk ke sebuah cafe lesehan. "A kita sholat dimana?" Tanyaku melihat ke sekeliling cafe. "Silahkan Akang, Teteh selamat datang di cafe kami," ucap seorang pelayan cafe menyambut kedatangan kami. "Teh private room ya, ada mushola nya Teh?" tanya Wahyu. Pelayan pun mengantar kami ke privat room.
1022.6K viewsCompletedAdded to Library 474 Times as masalalu cafe
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status