Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mata Elang

Mata Elang

sahut Vanya. “Apa kau bilang!!! Mau nyari mati ya!!!” teriak Mawar yang sudah naik pitam. Disaat Mawar marah sesaat dia sadar jika tidak ada Anita, dia menahan amarahnya dan berkata, “Dimana Anita?? Siapa yang mengizinkannya masuk?” Haishhh!!! Cepat sekali dia sadarnya!! Mbak Anita cepatlah!! Batin Vanya, dia kuatir rencananya terbongkar dan itu tidak ada di catatan.
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai mata hinata
Baca
+Pustaka
Air Mata di Hari Persandingan

Air Mata di Hari Persandingan

imbuhnya lagi saat tatapan penuh tanya dari Bramantyo itu semakin membuat dirinya bahagia. Nemun, entah bagian mana yang membuat Bram akhirnya mengikuti penjaga lapas yang mengantarkannya menemui sosok wanita berhijab yang ingin berjumpa dengan dirinya tersebut. Seorang wanita duduk dengan wajah menunduk saat Bram sudah tiba. "Assalamu'alaikum, Ai!"
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai mata hinata
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Maduku

Tetanggaku Maduku

Tamatlah riwayatnya. Ayu menekan sebuah video yang Sari sodorkan. Dan, hatinya benar-benar terbakar sempurna saat melihat adegan tak senonoh di video itu. Tanpa bisa dicegah, air matanya luruh jua. Dengan jelas, pemeran video syur itu adalah Rahman dan Sari. Laki-laki yang selalu dihormati dan dicintai setulus hati itu tengah mendesah dengan peluh surgawi. Kenikmatan yang berbalut dosa.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai mata hinata
Baca
+Pustaka
Cinta Gita

Cinta Gita

Aku Gita. Nama panjangku Sagita Maira. Aku duduk di bangku SMA kelas XII. Keseharianku hanya ke sekolah, tempat les, bermain dengan ketiga temanku dan menemani kekasihku main basket atau sekedar duduk di taman sekolah, menunggu jam lesnya tiba.
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai mata hinata
Baca
+Pustaka
Cinta Sagita

Cinta Sagita

Itu pasti, selama Tuhan menghendaki. Mata Sagita terpejam, ia membayangkan betapa manis dan tampannya wajah Jidan. Sagita ingin tahu lebih dalam, jika ia memikirkan Jidan apakah jantungnya berdebar kencang seperti saat ia memikirkan Danar, dulu?
1015.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 314 kali sebagai mata hinata
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
Aku langsung berdiri kembali setelah terhuyung dan ditangkap oleh Mas Wira. Sebisa mungkin aku melemparkan senyum ke arah Hafiz. Aku menyambut uluran tangan Hafiz. “Fita.” Setelahku, Mas Wira juga berjabat tangan dengan Hafiz. “Wira.” “Jangan kelamaan mandangin Fita, Fiz. Dia ini calon istrinya Mas Wira.” Alfa memperingati Hafiz. “Ntar naksir.”
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai mata hinata
Baca
+Pustaka
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

Atau mungkin sudah, namun Matari dan Sandra sama-sama tidak melihatnya. Narita, tampak setinggi Matari, namun jauh lebih langsing. Rambutnya lurus dan terlihat sedikit kaku akibat pelurusan rambut salon yang seadanya. Tapi meskipun begitu, wajahnya cantik dan tampak ramah. Dia langsung tersenyum saat melihat Matari dan Sandra mendekatinya. “Narita ya?” celetuk Matari sambil menyalami Narita. “Gue Matari, nanti lo bakalan sekelas sama gue. Jadi, lo bisa ikut gue ke kelas.”
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 366 kali sebagai mata hinata
Baca
+Pustaka
Air Mata Maduku

Air Mata Maduku

Rasanya sungguh malu bertemu mata dengannya saat ini. "Ooo ... jadi ini wanita yang membuatmu hampir mati, Dev?" Aku tersentak mendengar suara seorang wanita di belakangku. Mataku membulat saat melihat seorang wanita paruh baya namun masih sangat cantik dengan pakaiannya yang sangat elegan dan sopan. Rambut pendeknya dengan model oval sebahu, membuatnya semakin berwibawa dan pantas disegani.
9.6291.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.9K kali sebagai mata hinata
Baca
+Pustaka
Lima Samurai Batavia

Lima Samurai Batavia

Tentunya, semua ini akan membuat Hide selalu mengingat hari-hari lalu besama Sakurako. "Dimulai dari yang berada di sebelah kanan saya," Yukiko menengadahkan tangan, ujung keempat jemari kanannya tertuju pada Hina, "namanya Hinagi Ode. Dia usianya paling muda. Mungkin belum menginjak lima belas tahun." "Apa kemampuanmu?" potong Ayame. Hina sekelabat menatap mata Ayame yang menyorot tajam. Tatapan wanita itu begitu mengintimidasi. Gadis ini cepat-cepat merunduk dan memutuskan untuk tak menatapnya lagi.
107.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai mata hinata
Baca
+Pustaka
Tesis Filantropis

Tesis Filantropis

"Misato Edogawa. Seorang detektif juga. Sudah berkali-kali dia datang kemari dan berdebat dengan Dale. Aku tidak ingin ikut campur." Henry yang pada dasarnya penasaran akut dan suka ikut campur tanpa pikir panjang menghampiri keduanya. "Selamat sore semuanya! Sepertinya ada masalah menarik di sini?" Misato Edogawa. Gadis Asia itu memicing ke arahnya.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai mata hinata
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status