Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sepuluh Selir Ratu Arischa

Sepuluh Selir Ratu Arischa

Kael terlalu jauh untuk menjangkaunya tepat waktu. SWUSH! Sebuah anak panah melesat menembus kabut dengan akurasi yang mengerikan. SPLAT! Anak panah itu tidak menancap di kulit tebal monster itu, melainkan tepat menembus bola mata kirinya yang merah. "GWOOOAAARRHH!" Monster itu menjerit, membatalkan serangannya pada Elara dan memegangi wajahnya yang buta sebelah.
101.8K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as mata panah
Read
+Library
Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Setelah mengucapkan kalimat panjang lebar itu, Laura berlalu dari sana dengan angkuhnya. Sementara itu Santi dan Mira hanya bisa kesal sendiri melihat sikap angkuh Laura yang kelewat itu. "Sombong banget, sih, Laura. Mentang-mentang anak kesayangannya Mami!" geram Mira yang sudah mengepalkan jemarinya kesal. "Dia lagi merasa di atas awan, tuh, makanya kayak gitu." Santi menenangkan. "Tapi dia lupa roda kehidupan itu berputar, nggak selamanya roda di atas."
101.1K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as mata panah
Read
+Library
Dear Mantan

Dear Mantan

Apalagi jomblo, yang sudah tidak sabar mendamba jodoh yang tak kunjung datang. Alya ikut penasaran, lantas memutuskan untuk menunda dokumen. Mengalihkan pandangan pada pria yang tengah menjadi sorotan seantero Kantor. Degg. Masih tak percaya dengan apa yang baru dilihat, ia mengucek matanya. Hingga menghasilkan tanda merah di mata kiri dan kanan. Bagaimana mungkin, jika si pemilik Perusahaan tempat ia bekerja. Adalah sosok pria yang pernah menjadi masa lalunya!
1012.7K viewsOn holdAdded to Library 406 Times as mata panah
Read
+Library
Anara

Anara

Lalu mengirim pesan teks pada Anara. [Brengsek! Lo nipu gua] Centang dua, lalu berubah biru. [Bagus deh, kalo lo udah tau!] Bryan meremas ponsel di tangan, wajahnya yang tadi terlihat datar, kini tampak panik. [Lo jangan main-main! Lo tau kan, gua bisa ngelakuin apa sama lo!] [Emang apa yang bisa lo lakuin?] disertai emot tertawa ngakak.
9.93.0K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as mata panah
Read
+Library
Air mata yang Kutumpahkan

Air mata yang Kutumpahkan

Panji meradang. "Bukan saya yang bilang. Tapi Mas sendiri yang bilang. Mas... Mas... kuman di seberang jalan, Mas nampak. Tapi gajah di pelupuk mata, malah Mas abaikan. Begini ini kalau--" "Diam! Kamu dan Mas itu tidak ada bedanya. Kamu pikir Mas percaya kalau anak dalam kandungan kamu itu anak, Mas?" Panji mendekatkan wajahnya pada Keira. Sorot matanya menatap penuh penghinaan.
1091.8K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as mata panah
Read
+Library
Matahari yang Ingin Terbenam

Matahari yang Ingin Terbenam

Kalau kata gue mah dia mending maskotnya Dufan, beneran! . . . MANDA POV Bahkan dengan menyebut namanya saja, gue udah ngerasa bahagia. . . . . . Hai! Sekarang kalian ada di sudut pandang Amanda Siti Aura. Manggilnya Manda aja ya! Jangan panggil Siti kayak si Iqbal. Awas aja!
102.8K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as mata panah
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
Benar-benar begitu menyejukkan. Kami menuruni jalan mengarah ke sebuah papan yang ada bertuliskan ‘Puncak Becici’. Tapi, kami tidak ke arah situ. Mas Wira berbelok ke kiri ke arah sebuah ayunan putih. Dia duduk di ayunan tersebut, dan menepuk tempat di sampingnya sebagai kode untukku duduk di sampingnya.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as mata panah
Read
+Library
Air Mata Rani

Air Mata Rani

jelas Rani. Tapi tanggapan Mita masih sama, gadis itu bahkan menaik turunkan kedua alisnya berulang kali. Sedangkan Rani hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat sikap sahabatnya itu. “Tapi menurut analisaku ya, Ran, Andra itu ada rasa lho sama kamu,” goda Mita yang segera disanggah olehnya. “Apaan sih kamu, Mit, analisamu ngawur tau!” sanggah Rani seraya bangkit dan berjalan meninggalkan Mita seorang diri.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as mata panah
Read
+Library
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

Tampaknya ia terlalu meremehkan wanita itu. Jenderal kedua langsung mengejarnya bersama pasukannya. Ratu Anggini segera menaiki kudanya, memutar balik dan memacu kudanya sambil berseru, “Mundur!!!” Jenderal kedua Raja Borate terkenal dengan julukan si Mata Elang. Ia bisa memanah apel di atas kepala dari jarak tujuh puluh meter sambil berkuda tanpa pernah meleset. Ketika ia membidik serasa ia sedang bersemedi di gunung, ditemani gemericik air sungai mengalir, desir angin sepoi, dan suara burung bercengkerama. Selain itu ketepatan mengukur membuatnya seakan hanya memanah dalam jarak 10 cm saja dari target. Kini ia mengekor Ratu Anggini, meregangkan busurnya dan mengeker bahunya.
106.4K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as mata panah
Read
+Library
Dekapan Panas Empat Suami Binatang Perkasa

Dekapan Panas Empat Suami Binatang Perkasa

Violet pun melangkah keluar bersama Dylan, membiarkan Vian sendiri. Sedangkan Vian memperhatikan tongkat di tangannya dengan saksama. Matanya yang tajam dari klan elang membuatnya menyadari setiap detail-detail kecil. Tapi satu simbol menarik perhatiannya. Di bagian paling ujung tongkat, terdapat ukiran kecil berbentuk seperti mata. Bukan mata biasa. Mata dengan tiga garis vertikal di tengahnya, seperti pupil yang retak.
1016.3K viewsOngoingAdded to Library 570 Times as mata panah
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status