Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
RENATA DAN SAMUDERA BIRU

RENATA DAN SAMUDERA BIRU

Mata Renata membeliak. Dadanya teramat sakit dan pengap. Pandangannya perlahan menggelap dan pikirannya yang melemah menampilkan beberapa wajah secara samar-samar. Ibu, ayah, Shiny dan Samudera Biru. Ironis, bahkan disaat terakhir ia masih mengingat wajah keparat yang menyodorkannya pada kematian. Dasar hati sialan!
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai mata sayu sebelah
Tampilkan Ulasan (74)
Baca
+Pustaka
Dewa Amour
Samudra Biru, sungguh nama yang indah dan terkesan kharismatik. Gue suka beet cerita fantasi. Begitu baca blurd novel ini langsung mampir, dan ... jatuh cinta untuk membacanya sampai end. Salut buat yg nulis. Sehat terus ya, Thoorr ...
kinoy.raomi
baca ini karena baca promosi authornya., eh pas baca.. wah gila sih.. langsung jatuh cinta... kerenn.. sukakkk... up yang rajin up nya thor biar bisa nangkring di depan.. sayang kalok cerita sebagus ini sepi2 aja hehe
Baca Semua Ulasan
Terjebak dalam Dunia Bellucci

Terjebak dalam Dunia Bellucci

"Kau tidak terlihat seperti sedang bercanda." "Aku memang tidak pandai bercanda." Aku memutar mata. "Jelas." Ia kembali tertawa pelan. Aku menatap wajahnya. Entah kenapa, aku selalu lupa bahwa Mattheo bisa terlihat seperti ini. Tenang. Tidak dingin. Tidak menakutkan. Hanya seorang pria yang duduk di sampingku di tengah hutan, menatap kunang-kunang.
635 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai mata sayu sebelah
Baca
+Pustaka
Pelayan Kesayangan Sang Pangeran

Pelayan Kesayangan Sang Pangeran

Matanya yang menyala, berubah gelap dalam sekejap. “Karena dunia bangsawan lebih kejam dibandingkan hutan mana pun.” ^^^
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai mata sayu sebelah
Baca
+Pustaka
Panglima Kalamantra

Panglima Kalamantra

Dia seka sudut mulutnya yang menyisakan darah merah dengan setangan katun putih. Pada saat itu juga, sisa warna merah pada rambut Maitreya berubah menjadi putih seutuhnya. Mata gadis itu ikut kehilangan warnanya dan juga berubah menjadi putih. “Maitreya?!” pekik salah satu rekannya. “Aku baik-baik saja!” “Tapi matamu?” “Aku memang terlihat buta, tapi aku bisa melihat kalian dengan sangat jelas.”
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai mata sayu sebelah
Baca
+Pustaka
KUBUAT MADUKU GENDUT

KUBUAT MADUKU GENDUT

RAGIL "Anggur merah yang selalu memabukkan diriku belum seberapa jika dibandingkan dengan senyumanmu. Takotek, kotek dangdut, takotek, kotek, dangdut. Yihaaa!" Aku joget bablas di depan jendela kamar Susi. Sengaja di sini biar dilihat dari dalam. Aku tahu dia pasti lagi tertawa. Soalnya tadi kedengaran meski samar.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai mata sayu sebelah
Baca
+Pustaka
Dua Sisi

Dua Sisi

Sampai di depan pintu, Ameera melongok ke dalam ruangan. “Sepi.” Ameera tampak memikirkan sesuatu. Matanya tertuju pada sebuah lemari yang terletak di ujung ruangan sejajar dengan pintu. “Masak iya, sih, gue mau main ambil sendiri! Entar yang ada gue malah dituduh nyuri lagi.” “Assalamu’alaikum.” Suara seseorang mengejutkan Ameera dari arah belakangnya hingga membuatnya kentara menjingkat sambil menahan degup jantungnya.
108.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai mata sayu sebelah
Baca
+Pustaka
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

Sementara, air di westafel terus saja mengalir. ****** “Yeeeey.. Sampai!!” teriak Emmy kegirangan. Kelima mahasiswa itu sedang bersandar di pagar dek kapal. Mereka memandangi menara khas Lampung, Menara Siger yang menyerupai mahkota tradisional. “Welcome to Lampung,” ucap Lili yang sedang membaca tulisan besar yang ada di tepi daratan. “Laper banget gua. Habis ini kita cari rumah makan ya guys?”
109.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai mata sayu sebelah
Baca
+Pustaka
LORO

LORO

tanya pria muda yang mata sebelah kanannya berbeda dari yang kiri, karena ada tanda lahir yang menyatu dengan pupilnya yang berwarna coklat, menciptakan perpaduan tersendiri yang akan membuat siapapun memperhatikan. "Best result," jawab wanita yang Sabio panggil Oma, wanita yang berdiri mendekati jendela dan menyibak sedikit tirai. Matanya bercokol pada Miss Eva yang terlihat buru-buru, berlari menyusul guru lain yang menunggu. "Kau tahu, Sabrina tak akan menyukai ini kan, Oma?" ucap Sabio menatap kepala yayasan yang diam dalam posisi sama.
9.710.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai mata sayu sebelah
Baca
+Pustaka
Hate to Love

Hate to Love

Mata hazel itu menatap sayu pemandangan di depan sana, menampilkan dua manusia yang salah satunya sangat ia kenali. Meski mata sayu, tetapi ekspresinya menunjukkan wajah yang datar. Tetap tenang menahan emosi yang bergejolak. Ia lalu mencoba mendekati dua manusia itu yang sedang duduk di pinggiran danau dan sepertinya gurauan yang dilontarkan sangat lucu hingga membuat keduanya dapat tertawa lepas.
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai mata sayu sebelah
Baca
+Pustaka
SECRET YOU!

SECRET YOU!

Hitam pekat milik Dito dan coklat muda milik Mitha. Buru-buru Mitha memalingkan wajahnya saat ia merasa tatapan Dito terlalu mengintimidasi. Ini bukan lagi syuting sinetron kan? Padahal ia paling jago kalau soal memberikan tatapan mematikan pada lawan jenis. Namun tatapan Dito berbeda, terlalu kuat untuk dilawan.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai mata sayu sebelah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status