Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pengantin Pengganti

Pengantin Pengganti

Seorang gadis dengan tampilan fresh menyapaku yang baru saja menempati kursi-meja kerja. "Pagi Mutia, kamu siap memulai training kita?" sahutku tersenyum. Mutia adalah penggantiku yang cuma sempat kulatih hari ini dan besok. Aku mulai dengan lingkup kerja. Selain menjelaskan apa saja tanggung jawabnya, juga mengenalkan website dan aplikasi berbasis data pembelajaran yang membantu updating KBM di seluruh cabang dan unit. "Biarkan dia practising seharian ini, Alia. Kamu bisa beri tugas dan sore kita lihat hasilnya. Sekarang kamu ikut saya, Pak Desta sudah menunggumu?" ujar bu Yani yang mendadak muncul.
1012.5K viewsOngoingAdded to Library 425 Times as matan ta'lim muta'alim
Read
+Library
Pembalasan Dendam Istri TKI

Pembalasan Dendam Istri TKI

Namun, hari ini Mutia ikut berangkat ke kota karena ada pelatihan make up yang bekerja sama dengan salah satu sekolah. Ani yang merupakan teman satu kamar Arini dan Dini juga ikut dalam pelatihan itu. Tepat pukul satu siang mereka sudah memulai pelatihan make up untuk para siswa. Mutia berdiri di depan papan tulis berwarna putih. Sedangkan para siswa yang jumlahnya ada sepuluh murid duduk di atas kursi yang di sediakan. "Sekarang kita mulai dari membersihkan wajah dengan kapas." Kata Mutia memulai pelajarannya siang itu.
1030.7K viewsCompletedAdded to Library 858 Times as matan ta'lim muta'alim
Read
+Library
Disia-siakan Keluarga, Diratukan Ibu Mertua

Disia-siakan Keluarga, Diratukan Ibu Mertua

Salah satu kitab kuning yang paling dikuasai Arkan adalah Ta'limul Muta'alim, dan itulah yang diisinya siang ini. Suara bariton pria itu terdengar menggelegar di aula besar saat berdiskusi dengan kedua kakak laki-laki Tasha, sebagian didominasi semangat karena ini adalah kajian kesukaannya, dan sebagian lagi bahagia karena bisa tampil didampingi istri yang sangat dia cintai.
16.2K viewsOngoingAdded to Library 584 Times as matan ta'lim muta'alim
Read
+Library
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

Setidaknya Matari baru pertama bertemu saat itu. “Waalaikumsalam. Ini dia anak gua yang kedua, Matari, yang kebetulan salah satu murid di SMP negeri yang lo mau masuk besok. Matari, sini salam, ini namanya Pak Haikal, dia calon guru pelajaran Tata Busana di sekolah kamu,” kata Ayah dengan nada semangat. Matari menyalami dengan sopan dan menatap Pak Haikal dengan baik-baik. Calon guru di sekolahnya sekaligus teman Ayah?
1015.0K viewsCompletedAdded to Library 436 Times as matan ta'lim muta'alim
Read
+Library
Antara Fajar dan Senja

Antara Fajar dan Senja

“Oke, untuk tugas akhirnya kalian harus melakukan simulasi mengajar. Buat 3 kelompok, terus sebelum simulasi ke sekolah wajib konsul ke saya!” kata Pak Rahmat saat memberikan pengumuman di kelas. “Siap Pak, nanti saya buatkan kelompoknya.” sahut Tia, sebagai ketua kelas kami. Usai kuliah, Tia memberikan pengumuman di kelas.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as matan ta'lim muta'alim
Read
+Library
Aku Istri Kekasih Sahabatku

Aku Istri Kekasih Sahabatku

Kini dia sudah berada di hadapanku. “Bukan, Tam. Aku nggak ngerti dengan jalan pikiran Pak Firman. Masa iya, dia memintaku untuk menjadi guru les matematika anaknya. Aneh kan? Misalnya kalau Pak Firman serius mencari guru les untuk anaknya, kenapa dia tidak mengambil orang dari jurusan matematika.” Selama aku bercerita, mata Utami membola. “Kamu serius?” tanya Utami setelah aku selesai mengeluarkan keluh.
1017.3K viewsCompletedAdded to Library 639 Times as matan ta'lim muta'alim
Read
+Library
Gus Mantan

Gus Mantan

Nabhan tetap kukuh. "Oh, Papah tahu. Guse habis baca Kitab Ta'limul Muta'allim karya Imam Az Zarnujy, yang mana disebutkan bahwa diantara pantangan penuntut ilmu adalah sembarangan makan dan mengudap dipinggir jalan. Hal itu dilakukan demi menjaga kehormatan diri demi keberkahan ilmunya." "Bener begitu?" tanyaku. Nabhan mengangguk mengiyakan.
1043.1K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as matan ta'lim muta'alim
Read
+Library
Senja di Matamu

Senja di Matamu

Tania membela diri, "Lihat mulutku. Aku hanya mengucapkan empat kata ‘Nggak ada, nggak ada.’ Nama lengkapku sudah dua kata. Mana mungkin aku bisa ngomong gitu banyak dengannya?" Mata pria paruh baya itu berkedip, dan dia mengoreksi dirinya sendiri, "Ini pertemuan kedua kami. Pertemuan pertama bukan di sini. Kami sudah menjelaskan semuanya dengan detail saat pertama kali." Tania bertanya dengan tenang, "Di mana? Ada kamera pengawas di rumahku, di kompleks rumahku, dan di sekolah. Semuanya bisa menunjukkan waktu kejadian."
23.0K viewsCompletedAdded to Library 827 Times as matan ta'lim muta'alim
Read
+Library
Thanks For My Happy Ending

Thanks For My Happy Ending

Tanya Olin setelah dia berada didekat Bintang, tepat di belakang punggung Bintang. "Ya, gue jadi pengajar di sini, tapi hanya guru bantu, Bu Muti yang mengajak" Jawab Bintang dengan menganggukan kepalanya dan tersenyum. "Wah, hebat sekali" Olin membulatkan kedua matanya, tidak menyangka jika pria yang baru dikenalnya itu adalah seorang pengajar yang sudah pasti dia pintar, tentu saja pintar jika tidak mana bisa mengajar.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as matan ta'lim muta'alim
Read
+Library
Hakikat Cinta (Kamu Berhak Bahagia)

Hakikat Cinta (Kamu Berhak Bahagia)

seru Rania sambil menarik tangannya. Seperti yang dilakukannya bersama Salwa, Salman pun ingin menerapkan itu dalam rumah tangganya bersama Jamilah, di antaranya menghidupkan ta’lim dalam rumah. Meski hanya membaca satu atau dua hadis tiap malam. Ia percaya ta’lim akan mendatangkan rahmat dan hidayah. Bukankah berkat ta’lim di rumah Fatimah binti Khattab telah menyentuh hati orang sekeras Umar bin Khattab? Ia juga percaya, suatu saat akan memberi dampak positif pada Jamilah dan kedua anaknya, meski memerlukan waktu yang cukup panjang.
1014.9K viewsCompletedAdded to Library 401 Times as matan ta'lim muta'alim
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status