Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mati Kembar

Mati Kembar

Aku dikejutkan oleh si kembar yang tiba-tiba berdiri di belakang Beni dengan senyum merekah yang terpancar jelas pada mereka. “Kata papa, Mama lagi sakit, ya?” tanya Andin berjalan ke arah aku berbaring. “Andita sedih kalau liat mama sakit begini,” timpal Andita segera memelukku dengan wajahnya yang begitu sedih melihat keadaanku. “Nggak apa-apa, Sayang. Mama Cuma kecapean aja, kok.” Aku mencoba membuat mereka tidak kuatir pada Mamanya.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 182 Times as matanya sayu
Read
+Library
Senja di Matamu

Senja di Matamu

Mata Tania yang berkaca-kaca tampak sayu, dan suaranya lembut, "Percaya, percaya." Tania menggigit bahunya dengan keras. "Siapa suruh kau macam-macam!" Tatapan Harry menggelap, dia menjadi semakin tak terkendali. Akhirnya, Tania menutup matanya dan tertidur lelap. Malah kemabukan Harry yang telah mereda setelah ‘olahraga’ tadi, jadi dia menatap wanita berpipi kemerahan di pelukannya. Perkataannya tulus.
23.2K viewsCompletedAdded to Library 903 Times as matanya sayu
Read
+Library
Satu Malam Lagi, Mantan Suami!

Satu Malam Lagi, Mantan Suami!

Dasar manusia batu mesum! “Kenapa Mama sedih?” tanya Salsa, suaranya menggema, dia kelihatan ceria, pipinya mengembang dengan rambut yang dikepang dan wajahnya pun dilukis. Pasti itu ulah Mama mertuaku. “Mama nggak sedih, Salsa.” Aku menjawab, melirik ke arah Nata yang sibuk dengan layar laptopnya. “Terus kenapa mata Mama kayak matanya Papa kalau lagi sedih?”
105.9K viewsOngoingAdded to Library 222 Times as matanya sayu
Read
+Library
Hati Yang Terluka

Hati Yang Terluka

Iya Bu" kata Laila pelan. Hanya itu yang bisa Laila lontarkan. Laila sudah kebal dengan semua perkataan, hinaan, ataupun ejekan ibu mertua yang selalu menusuk ke dalam hatinya. Semua perkataan mertuanya sudah menjadi asumsi sehari-hari. Jadi tidak heran jika hatinya sudah keras layaknya batu dan tidak mudah untuk mencair. Menangis, ya itulah yang saat ini ia lakukan. Air matanya tak bisa dihentikan walau hatinya sudah kebal. Tidak bisa dibayangkan jika Laila terkena baby blues syndrome, pasti hidupnya kacau sekali.
635 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as matanya sayu
Read
+Library
Satu Malam Singkat dengan Kakak Tiriku

Satu Malam Singkat dengan Kakak Tiriku

Matanya berkaca-kaca seolah sedang menahan air mata. "Ini ...." Suaranya bergetar. "... apa?"
102.4K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as matanya sayu
Read
+Library
Ah! Mantap, Sayang

Ah! Mantap, Sayang

“A—apa?” “Bahkan, aku menyesal hidup di dunia ini dan berharap tak dilahirkan sejak dulu kalau pada akhirnya ... aku harus hidup dalam kesengsaraan seperti ini,” lanjut Hazel sembari menatap kosong ke arah layar laptopnya yang masih menyala. “Tapi sayangnya, kalau aku mati konyol hanya karena kekurangan materi, maka akan ada mulut yang menertawakanku.”
106.0K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as matanya sayu
Read
+Library
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Matanya menyala bagai bara, memancarkan cahaya putih yang memaksa jantung siapapun berdetak lebih cepat. Ia menyeringai tipis, senyumnya dingin, tapi di sana ada sedikit kekaguman. “Dan kau …” bisiknya pelan, suaranya hampir seperti gumaman maut, “…terlalu cantik untuk mati sekarang.” Bibirnya menyeringai lebih lebar. “Tapi sayangnya, kau memilih berdiri di sisi yang salah.”
1052.9K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as matanya sayu
Read
+Library
Rayuan Maut Para Tetanggaku

Rayuan Maut Para Tetanggaku

Matanya yang sayu kini menatapku dengan tatapan yang sangat dalam, penuh dengan gairah yang terpicu oleh energi di desa ini. "Bima... jangan tinggalkan aku dulu. Aku merasa... aku merasa sangat panas," rintihnya sambil membuka jubah mandinya yang sudah compang-camping. Permintaan Sabrina seolah menjadi kunci pembuka bendungan nafsu yang sedang kutahan mati-matian. Aku tahu aku harus segera ke Goa, tapi zat di tubuhku berteriak bahwa pelepasan terakhir ini adalah syarat mutlak agar aku punya kekuatan untuk mencapai mata air keramat.
1083.0K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as matanya sayu
Read
+Library
Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Skandal Asmara Putri yang Terlarang

POV Matilda Tatapan Otto mengisyaratkan rasa geli yang penuh teka-teki—atau mungkin sesuatu yang bahkan lebih dingin. “Aku melakukan apa yang harus kulakukan.” Suaranya pelan, lugas, seolah menyatakan kebenaran yang tak tergoyahkan. “Aku tidak akan mengaku menyesal telah mengkhianati ibumu, tetapi aku dapat mengatakan bahwa aku tidak menikmatinya—meskipun dia tidak hidup untuk menyaksikannya. Beberapa hal memang harus dilakukan.”
103.7K viewsCompletedAdded to Library 81 Times as matanya sayu
Read
+Library
Hasrat Terlarang: Gairah Tersembunyi Istriku

Hasrat Terlarang: Gairah Tersembunyi Istriku

Matanya sayu lagi. “Aneh ya...” bisiknya. “Aku capek, badanku lemas... tapi kok aku masih pengen lagi? Rasanya ada yang kurang.” Aku tersenyum miring, tanganku masih bermain di perut ratanya yang licin oleh minyak. “Kurang apa? Aku ada di sini.” Amanda menggigit bibir bawahnya, ragu sejenak sebelum akhirnya jujur.
9.8212.2K viewsCompletedAdded to Library 6.2K Times as matanya sayu
Show Reviews (21)
Read
+Library
Teguh Imam
sebenernya bagus sih crita awalnya karena kesetiaan kepada Amanda istri sahnya tp semakin lama critanya menyimpang dari seharusnya..ayah mertua yg seharusnya melindunginya malah menggagahi Amanda menantunya sendiri,sedangkan Rey suaminya malah selingkuh..aku harap Rey bisa berubah tetap pada Amanda
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status