Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jangan Pegang, Coach

Jangan Pegang, Coach

Line mati. Mey duduk terpaku. Percakapan barusan lebih gampang sekaligus lebih susah dari yang dia bayangin. Priya jelas marah, kecewa, sakit hati. Tapi tetap bermartabat. Nggak ada drama lebay. Nggak ada ancaman. Cuma rasa sakit yang diucapin dengan jujur, plus harapan kalau rasa sakit itu ada gunanya.
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 466 kali sebagai matanya sayu
Baca
+Pustaka
Terjerat Obsesi Kakak Ipar

Terjerat Obsesi Kakak Ipar

Naomi tertawa, jari-jarinya yang panjang mengetik balasan: "Jangan khawatir, Matt❤️" Senyumnya—manis seperti madu, tapi beracun seperti sianida—terpantul di kaca jendela.
1029.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai matanya sayu
Baca
+Pustaka
Suamiku Mati Kutu

Suamiku Mati Kutu

Tap love dan komen untuk penyemangat Author Pesan Siaran 22.Revsi Bab 22 Pesan Siaran Yang Membuat Suamiku Mati Kutu Aku pejamkan mataku sesaat untuk mengatur debaran jantung yang rasanya hendak lompat. Sesaat kemudian dengan tangan bergetar aku membuka kain penutup mayat kas Rumah Sakit yang menutupi tubuh mayat.
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 710 kali sebagai matanya sayu
Baca
+Pustaka
Tersesat

Tersesat

Meski demikian Zimat masih berteriak-teriak kesakitan. “Wis sak munu ae disik Mat, sesuk aku tak rene maneh. Kudune alon-alon ora keno dikasari. Engko suwu-suwi lak pulih,” (sudah segitu dulu Mad, besok aku ke sini lagi. Harusnya memang pelan-pelan tidak bisa dikasari. Nanti lama-lama kan pulih, Red-).
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai matanya sayu
Baca
+Pustaka
Bukan Wanita Pilihanmu (Hanya Istri Pengganti)

Bukan Wanita Pilihanmu (Hanya Istri Pengganti)

Matanya mengikuti langkah panjang Xavier yang menjauh, dan sebuah desahan frustrasi lolos dari bibirnya. “Semakin dingin dan semakin sulit untuk dikendalikan,” gumamnya kesal.
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai matanya sayu
Baca
+Pustaka
Cinta Mati Bersama Kekecewaan Masa Lalu

Cinta Mati Bersama Kekecewaan Masa Lalu

Namun dia tidak menyadari, ponselku tergeletak di atas sofa dan sudah lama mati karena kehabisan baterai. Satu kali tak terangkat. Dua kali tak terangkat. Tiga kali tak terangkat. Saat panggilan keempat langsung masuk ke kotak suara, Warren yang kehilangan kesabaran langsung memaki, "Arabella! Kalau mau cerai bilang saja terus terang! Nggak perlu main perang dingin seperti ini!" "Sekarang rumah ini jadi bukan rumah, berantakan begini! Kalau berani, pulanglah sekarang juga, kita langsung urus perceraian!"
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai matanya sayu
Baca
+Pustaka
Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

“Wajahmu kelihatan beda dibanding sore tadi.” Mataya mencoba tersenyum. “Beda gimana, Kak?” “Sore tadi waktu kita video call, kamu kelihatan ceria banget. Sekarang senyumnya masih ada, tapi matamu kelihatan lagi kepikiran sesuatu.” “Perasaan Kakak aja deh.” Mataya berusaha terdengar biasa. “Aku baik-baik aja kok.” “Yakin?” “Iya. Mungkin cuma capek aja. Dari pagi bantu masak, beberes rumah, sama nyiapin acara. Badanku lumayan pegal.”
1063.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai matanya sayu
Baca
+Pustaka
Hati yang Remuk dan Mati

Hati yang Remuk dan Mati

"Maafkan aku, Sheila, aku terlambat..." Saat dia bicara, dia menampar dirinya sendiri beberapa kali, dan tersedak, "Seharusnya aku nggak manjakan Steph, harusnya aku datang ke Veridia untuk mencarimu sejak awal. Apa kamu kesakitan? Ditabrak mobil, kamu pasti menangis kesakitan." "Aku ingat kamu paling takut sakit, dulu kamu sedikit tergores saja, kamu langsung nangis sedih..."
36.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai matanya sayu
Baca
+Pustaka
Transaksi Hati Ibu Pengganti Anak Presdir

Transaksi Hati Ibu Pengganti Anak Presdir

Matanya sayu, suaranya gemetar. “Kalian... kalian membunuh anakku...,” ucapnya dengan napas terengah. Tubuhnya mulai goyah. Dunia di sekelilingnya berputar. Kepalanya ringan. Suhu tubuhnya turun drastis. Lalu… Braak!
9.897.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai matanya sayu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status