Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cintaku Mati Bersama Kontrak yang Usai

Cintaku Mati Bersama Kontrak yang Usai

"Jangan bohong deh. Kita ini sudah jadi teman sekamar selama empat tahun. Masa aku nggak ngerti kamu?" "Rara, jujur saja. Kalau kamu bilang kamu tercerahkan, ya seharusnya kamu kelihatan lebih lepas dan lebih bebas. Tapi kamu? Maaf ya, aku terus terang saja ...." "Kalau orang kehilangan orang tua, kehilangan suami dan anak, lalu bangkrut dalam semalam, nah, itu baru cocok sama tatapan matamu yang kosong tadi." Mendengar perkataan Zoya, Tamara hanya terpaku, lalu perlahan menundukkan kepala.
9.6182.0K viewsCompletedAdded to Library 6.6K Times as matinya kepakaran
Show Reviews (30)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Adinri Rizki
Ceritanya seru dan mampu membangkitkan berbagai emosiku, selain itu disetiap halamannya selalu berakhir membuatku penasaran utk segera menggeser halaman berikutnya. Good job author, keep up the good work :)
Read All Reviews
PAPAKU MASIH BUJANGAN

PAPAKU MASIH BUJANGAN

“Dih! Kamu tau darimana? Jangan jangan malah mayat mayat itu sebenernya happy banget bisa mati dan ninggalin semua masalah berat di dunia ini. Kita nggak tau gimana isi pikiran mayat mayat itu? Kamu cuma kerjaannya kan cuma otopsi doang, bukannya bicara sama arwah. Jadi kamu juga nggak tau gimana mereka setelah mati kan? Kali aja mereka happy kan?” Dirga hanya bisa menghela nafas mendengar penuturan Maya. Memang benar apa yang dikatakan Maya, Dirga cuma dokter forensik yang tidak bisa bicara dengan arwah, tapi tentu saja bukan itu poin dari ucapan Dirga.
1015.4K viewsOngoingAdded to Library 598 Times as matinya kepakaran
Read
+Library
Cintaku T'lah Mati

Cintaku T'lah Mati

Seperti yang kuduga, dia tidak percaya sepatah pun dari ucapanku. Sebelum keluar, aku mendengarnya bergumam dengan kesal, "Gila. Demi cerai denganku, sampai-sampai doain diri sendiri mati." Keesokan harinya, aku mengirim pesan ke Mark, menanyakan kapan dia ada waktu. Dia membalas tidak sempat. Beberapa hari setelahnya, jawabannya selalu sama.
10.7K viewsCompletedAdded to Library 300 Times as matinya kepakaran
Read
+Library
PEMBALASAN DEWA MAUT

PEMBALASAN DEWA MAUT

Kekejaman Dewa Maut tampak mengerikan, mayat-mayat itu menghitam dan mengeluarkan asap tipis, bukti racun yang mematikan. Ki Maruta, yang menyaksikan pembantaian itu dari tempatnya berdiri, kini diliputi ketakutan yang ekstrem. Dia melihat sendiri bagaimana dua murid terbaiknya setelah Santaka, Darpa dan Kupra, tewas di hadapan Dewa Maut yang tak tersentuh. “Iblis! Kau benar-benar Iblis!” raung Ki Maruta, matanya liar.
102.8K viewsCompletedAdded to Library 88 Times as matinya kepakaran
Read
+Library
Mati Kembar

Mati Kembar

timpal Nadia dengan pertanyaan yang aku tidak tahu juga jawabannya. “Oh, Tuhan! Kenapa ini semua bisa kejadian begini? Anak seusia mereka harus mengalami kematian yang mengenaskan begini?” Bisa kurasakan kesedihan yang mendalam dari matanya Nadia. Iya, mungkin ikatan emosi antara kedua putri ku dengan gadis itu begitu kuat.
105.8K viewsOngoingAdded to Library 180 Times as matinya kepakaran
Read
+Library
Mayat Berkepala Terbalik

Mayat Berkepala Terbalik

Kepalanya dipenuhi banyak pertanyaan yang tidak bisa terjawab dengan akal sehat. Kenapa Syafira menjadi hantu dan gentayangan di rumah? Apa karena kematiannya yang tidak wajar? Dicekik, dipelintir kepalanya hingga terbalik? Apakah Syafira ingin dirinya mencari kebenaran di balik kematiannya? Ingin pelakunya dituntut hukuman mati? Haish! Kepala Amanda jadi pusing. Tak kunjung menemukan jawaban yang tepat.
897 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as matinya kepakaran
Read
+Library
Shadow of The Past

Shadow of The Past

Dia takut jika dia tak bisa membantu seorang teman. Suara Kei kembali terdengar beberapa saat kemudian. Dia mencengkeram tepi jas sekolah Airi. Kaku dalam suaranya amat kentara, seolah dia memaksakan kalimat yang sejak lama terkunci di dalam mulut. "Kematiannya bukan karena sakit," kata Kei dengan nada rendah, "bukan komplikasi atau serangan jantung. Semuanya omong kosong."
1030.0K viewsCompletedAdded to Library 958 Times as matinya kepakaran
Read
+Library
Eksistensi Putra Guntur

Eksistensi Putra Guntur

Panca yang mendengarnya, jelas saja dibuat penasaran mengapa mereka mengetahui namanya dan begitu berniat menyudutkan, yang padahal dia tidak pernah berurusan dengan mereka. "Jangan banyak bacot! Katakan saja, sebenarnya apa yang kalian inginkan?" "Huha. Hahahaha! Hahahaha! Berpura-pura naif. Dasar munafik!" hardik Sabit Kematian. Kemudian Kapak Tengkorak mengambil beberapa langkah, menyejajarkan posisinya dengan Sabit Kematian. "Tikus kecil kita ini tidak takut mati, Sabit. Jangan menahan diri saat bertarung dengannya."
108.0K viewsOngoingAdded to Library 272 Times as matinya kepakaran
Read
+Library
Aku Mati Karena Sebuah Lelucon April Mop

Aku Mati Karena Sebuah Lelucon April Mop

Semua kehangatan itu… Telah mati sepenuhnya. Tepat pada saat dia berkata kepadaku… [Bertahanlah sebentar lagi.]
2.7K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as matinya kepakaran
Read
+Library
Dua Sisi

Dua Sisi

Santun, diam dan tidak tertebak pikirannya. "Kita tidak bisa merubah takdir, Pak Gilang. Semesta sudah mempunyai rencana dalam melaksanakan titah Yang Maha Kuasa. Tetapi ada yang ingin saya katakan kepada Bapak. Saya sudah kehilangan bepak kandung saya, apakah Bapak masih juga tega merampas wanita saya? Kematian Kematian bepak saya itu murni urusan takdir dan mutlak. Yang artinya memang sudah tidak dapat diubah. Orang yang sudah mati memang tidak akan bisa hidup lagi.
1029.8K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as matinya kepakaran
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status