DIKIRA MISKIN
celetukku.
"Vermak apa? Aku cuma luluran biar seger aja, kok," jawab Mbak Ranti. Mukanya merah karena malu.
"Sudah saatnya Mbak Ranti cari mangsa," bisikku di telinganya.
"Memangnya aku buaya apa, cari mangsa segala." Mbak Ranti cemberut yang disambut gelak tawa dari kami bertiga.
"Bukan buaya, tetapi singa," timpal Mas Yudi.