Sepiring Tumis Pepaya Muda
Apa yang dikatakan Mbak Soraya waktu itu benar, wanita itu cukup sulit ditebak.
"Kau akan mengerti apa yang kukatakan jika sudah bertemu dengan Kinanti, Zia." Kalimat yang diucapkan Mbak Soraya kala itu, kini bergema kembali ditelingaku. Akhirnya aku mengerti, mengapa ia berkata seperti itu. Wanita ini, Kinanti. Seperti memiliki dua sisi wajah yang berbeda.
"Kau wanita yang cantik dan kaya, mbak. Kau juga terpelajar. Apa yang tidak kau bisa kau miliki, aku yakin semua yang kau inginkan bisa kau raih." Ucapku memujinya.
Hot Chapters