MY Doctor - Bahasa Indonesia
Mega mengecek infus Mika, dan setelahnya, menyilangkan tangan di depan lengan.
“Toh dokter Raka sudah mengecek jumlah pilnya, kalau masih utuh. Kamu yang bakalan rugi. Dokter Raka, itu.....” Mega menggantungkan kalimatnya. Ia menyukai ekspresi tertekan Mika menunggu kalimatnya selesai.
“Dokter Raka itu profesional banget.” Pungkas Mega sambil berlalu.
“Permisi kalau gitu, obatnya..... “tunuk Mega ke nakas sebelah ranjang Mika,”Jangan lupa di minum.”