Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tersesat Di Dunia Pendekar

Tersesat Di Dunia Pendekar

Barisan pohon rindang memberikan nuansa sejuk ketika matahari tengah berada tepat di atas kepala. Ia memikirkan tentang rumah, kantor, pekerjaan dan teman-temannya. Sudah sekitar beberapa hari ia terjebak di dunia asing itu. Meski mudah baginya untuk beradaptasi dengan lingkungan baru, namun hatinya justru mengatakan hal yang berbeda. "Duduk di bawah pohon untuk menenangkan diri adalah cara yang tepat untuk bermeditasi," ungkap Jaka Tira. Ia menghampiri pemuda itu.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 375 kali sebagai meditasi jawa kuno
Baca
+Pustaka
Tanah Larangan: Jangan Bawa Pulang Apa pun

Tanah Larangan: Jangan Bawa Pulang Apa pun

Lampu minyak bergoyang-goyang padahal tidak ada angin. Ki Harjo duduk bersila, matanya terpejam. Ia mulai merapalkan mantra dalam bahasa Jawa Kuno yang terdengar seperti gemuruh dari dasar bumi. Suaranya berat, bergema di antara dinding-dinding rumah tua itu. Reza berjongkok di dekat peti, jantungnya berdegup keras di telinga. Ia merasa seperti diawasi — bukan oleh mata manusia, tapi oleh sesuatu yang lebih tua, lebih purba.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai meditasi jawa kuno
Baca
+Pustaka
Menantu Penguasa yang Tak Terlihat Kaya

Menantu Penguasa yang Tak Terlihat Kaya

Hatinya tidak pernah goyah. Metode ini disebut "mangkuk air tenang". Meditasi diibaratkan seperti semangkuk air jernih, bebas dari kotoran dan debu. Urusan duniawi adalah seperti serpihan debu yang jatuh ke dalam air, yang pada akhirnya akan mengendap ke dasar dengan sendirinya. Seperempat jam berlalu.
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai meditasi jawa kuno
Baca
+Pustaka
Lahirnya Legenda Ksatria Abadi

Lahirnya Legenda Ksatria Abadi

Jaka Tole berjalan sejauh lima kilometer dari gua, kemudian setelah puas berkeliling dia kembali kedalam gua untuk beristirahat. Karena merasa bosan dan tidak melakukan apapun, ingatan ilmu silat dan berbagai keahlian seperti ilmu pengobatan, formasi, dan banyak keahlian lainnya yang masuk kedalam kepalanya, sesaat setelah dia membuka kitab Kuno bertuliskan Jawa Kuno. Setelah itu Jaka Tole segera mempraktekkan jurus-jurus silat yang masuk kedalam kepalanya.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai meditasi jawa kuno
Baca
+Pustaka
MR. D

MR. D

sebuah tembang Jawa kuno sebagai pengantar tidur untuk bayi yang berarti menenangkan si bayi agar tidak menangis terdengar sayup-sayup dari salah satu bukit gunung Anjasmara. “Woi siapa kau jangan lari, ayo kejar!" teriak Ki Bargowo mengomandoi anak buahnya untuk mengejar sumber suara dari senandung tembang Jawa kuno tentang mendiamkan anak yang tengah menangis di tengah malamnya. Meninggalkan desa Kembang Sri yang telah terbakar di seluruh bagian desanya tak bersisa.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai meditasi jawa kuno
Baca
+Pustaka
The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

Beruntung ada putri Alingga yang membantu Taja sampai ke tempat itu. Melewati anak air terjun, mereka berhenti di satu hilir, tidak jauh dari pusat air terjun paling besar. Ada rongga di balik air terjun itu. "Banyak rongga di sekitar sini. Tempat paling tenang untung meditasi. Biasanya, beberapa praja dan orang kanuragan menuju kemari pada musim meditasi," kata Putri Alingga. Beberapa kali ia mencuri pandang pada Taja yang terpukau menghadap langit yang cerah.
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai meditasi jawa kuno
Baca
+Pustaka
Jenderal Naga Perkasa

Jenderal Naga Perkasa

Thea mengangguk. Dia menjawab dengan jujur, "Aku bosan di rumah dan membaca beberapa halaman. Teks ini ditulis dalam aksara kuno dari seribu tahun yang lalu dan mencatat beberapa teknik akupuntur. Aku tidak mengerti banyak, tetapi metode meditasinya tampak menarik. Itu memungkinkan seseorang untuk tenang. Begitu pikiran seseorang jernih, itu akan membuatnya lebih mudah untuk memikirkan hal-hal yang rumit."
9.992.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai meditasi jawa kuno
Baca
+Pustaka
Kutukan Wasiat Kakek

Kutukan Wasiat Kakek

"Bismillahirrahmanirrahim, ya Allah kang Maha Agung, kulo nyuwun perlindungan panjenengan, mboten kulo dhateng tumindak sopo wae sing mboten sae. Kitab iki kulo persembahaken kagem kasucian." Mantra itu berlanjut, dilafalkan dalam bahasa Jawa kuno yang bercampur dengan doa-doa Islami. Para murid Mbah Karso menaburkan kemenyan ke dalam bara yang membara di tengah lingkaran. Aroma harum bercampur mistis mulai memenuhi udara, menutupi hawa panas dan bau busuk yang sebelumnya menyelimuti halaman.
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai meditasi jawa kuno
Baca
+Pustaka
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Di antara ingatan-ingatan yang kacau dan sulit dipahami itu, hanya satu adegan itu yang sangat jelas. Di puncak gunung, seorang pemuda berambut hitam duduk bersila di tengah angin dan salju, dikelilingi oleh puluhan pendengar, yang juga duduk bersila. Nadanya mantap, dan ia sedang menjelaskan metode kultivasi yang menggabungkan ritme pernapasan dengan pengaturan mental. "Jadi itu adalah 'Teknik Meditasi Asal'?" Draven bergumam pelan.
9.78.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai meditasi jawa kuno
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Ratu menggunakan ini untuk sebuah ritual suci. "Baiklah, wasiat yang akan ku berikan padamu adalah aku akan memberikanmu satu petunjuk kitab sakti paling dicari di tanah Jawa ini. Kitab itu bernama Kitab Tangan Sewu. Sebuah kitab yang didalamnya terdapat ajian hebat milik seorang mahaguru yang konon ceritanya dia itu adalah seorang titisan Dewa Siwa." ucap Ratu sambil perlahan menurunkan jarit yang dia kenakan. Itu benar-benar membuat Jaka semakin tak bisa menahan hasratnya. Keringat dingin keluar dari pori-pori tubuhnya. Sekuat tenaga Jaka menahan efek kekuatan Embun Sikunir. "Lalu, berita apa yang bisa kau berikan kepadaku Ratu?" tanya Jaka lagi.
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai meditasi jawa kuno
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status