Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Remember Me, BE!

Remember Me, BE!

Dia kesal, tetapi juga merasa nyaman pada saat bersamaan. Diva duduk di kursinya, meletakkan tas tangannya di atas meja di bagian kanan. Mejanya tidak terlalu besar, bentuknya segiempat sedikit memanjang. Besok dia akan mulai membawa barang-barang untuk mengisi mejanya agar tidak terlihat kosong seperti lapangan sepak bola. Cukup hatinya saja yang kosong, yang lain jangan.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai meja duduk
Baca
+Pustaka
Mencintai Istri Bos

Mencintai Istri Bos

Wanita pembawa buah-buahan di rumah tadi. Pak Robert juga memberi perintah pada Dion, satpam rumah. Mengangkat meja Gambar. Meja khusus berjenis lipat, memungkinkan untuk membuat gambar dengan cara berdiri maupun dengan duduk. Keren. Jadi kakiku juga tidak kram, bisa berganti posisi sesuai keinginan.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai meja duduk
Baca
+Pustaka
DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

Ada meja dari mahoni berarna karamel panjang yang bisa diisi higga delapan kursi yang saling berhadap-hadapan. Tapi, di sana hanya ada dua orang. Devon menopang dagu. Memperhatikan lamat-lamat. Duduk pada kursi khusus yang terletak di ujung tengah yang desain awalnya sepertinya penuh pernak-pernik—tapi hiasan heboh itu dicopot dan cuma tersisa sandaran besi kuning yang kaku. Duke Dexter baru aja selesai nyelesaiin apa pun yang dia tulis ketika beralih menyapaku. “Nona Rachel. Baik sekali Nona sudah bersedia datang ke sini.”
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai meja duduk
Baca
+Pustaka
Kontrak Cinta Sang CEO

Kontrak Cinta Sang CEO

Meja panjang yang bisa menampung sepuluh orang hanya diisi oleh dua. Nayaka duduk di ujung meja, membaca dokumen sambil menyesap wine merah. Saat Ayla datang, ia hanya mengangkat wajah sebentar. “Duduk.” Ayla menuruti, duduk hati-hati di kursi seberang. Tak ada sapa, tak ada obrolan. Hanya suara sendok garpu yang beradu, dan detak jam yang menggantung di dinding.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai meja duduk
Baca
+Pustaka
Suamiku direbut Janda

Suamiku direbut Janda

Dengan kompensasi yang tidak sedikit tentunya. Duduk sendiri di sebuah meja cafe dengan dua kursi kayu yang berhadapan, Arjuna, lelaki tampan berwajah innocent ini tampak sedang menunggu seseorang. Sembari membuka laptop dan sibuk dengan gadget itu.
1058.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai meja duduk
Baca
+Pustaka
Bayangan Dibalik Cermin

Bayangan Dibalik Cermin

“Ayo kita teruskan. Kita tidak boleh mundur sekarang.” Setelah beberapa menit berjalan, mereka tiba di sebuah ruangan besar yang dipenuhi dengan perabotan tua dan debu tebal. Di tengah ruangan, ada sebuah meja kayu besar dengan buku-buku kuno berserakan di atasnya. “Apa ini?” Budi bertanya, mendekati meja. “Kita mungkin bisa menemukan sesuatu yang berguna di sini.”
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai meja duduk
Baca
+Pustaka
ISTRI SEMPURNA DI HIDUP KEDUA

ISTRI SEMPURNA DI HIDUP KEDUA

Diego. Duduk santai di kursi kulit hitam, dengan tatapan mata yang tajam menatap monitor kecil. Dari alat mungil berbentuk koin yang ditempelkannya di dinding kaca ruang kunjungan, suara percakapan Maia dan Mike tadi mengalir jelas ke telinganya. Ia tersenyum miring, mengangkat alis, seolah menemukan sesuatu yang lebih menyenangkan daripada minuman di tangannya.
1028.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 833 kali sebagai meja duduk
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN ISTRI TERSAKITI

PEMBALASAN ISTRI TERSAKITI

Karena tempat untuk duduk sudah pecah. Kenapa masih dipakai? Bahkan mejanya terbuat dari bekas potongan almari yang sepertinya sudah tidak berfungsi lagi. Devi ikut masuk ke tempat dapur sesuai arahan Si Ibu. “Duduk di sini aja, lebih anget daripada di luar,” tunjuknya ke arah dipan yang terletak di depan perapian. Perapian dari tungku kayu dan dengan beberapa wajan dan Panci yang belakangnya sudah berwarna hitam pekat.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai meja duduk
Baca
+Pustaka
Aku dan Teman Suamiku

Aku dan Teman Suamiku

"Oke, tunggu sebentar ya, Sayang." Zaka memasukkan ponsel ke dalam sakunya. Dan bergegas keluar ruangannya untuk bertemu dengan Mei. Zaka mendapati Mei duduk di meja pojok restoran sunda itu. Mei tersenyum melihat kehadiran Zaka, senyuman Mei selalu saja membuat Zaka terpesona, tubuhnya tinggi semampai, kulitnya putih, rambutnya lurus, bulu matanya lentik, sosok yang sempurna di mata Zaka.
10130.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai meja duduk
Baca
+Pustaka
Istri Yang Tidak Dirindukan

Istri Yang Tidak Dirindukan

Di halaman sebelah kanannya terdapat foto ruang duduk yang luas. “Kau lihat bagaimana majalah-majalahnya disebar di meja kopi itu?” Kata pria itu. “Sebenarnya hanya ada dua jenis orang di dunia ini... Tukang tumpuk dan tukang sebar. Kau termasuk yang mana?”
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai meja duduk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status